UNPI • UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA
Hubungkan Perguruan Tinggi-Industri, Kemendikbud Akan Buat Platform
unpi/sindonews.com • Jumat, 24 Juli 2020 13:00 Wib
Hubungkan Perguruan Tinggi-Industri, Kemendikbud Akan Buat Platform
Sumber Foto : stocky.id
UNPI-CIANJUR.AC.AD - Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud Nizam menggagas platform penghubung antara perguruan tinggi dengan dunia usaha dan industri. Platform ini akan diberi nama Kedai Inovasi untuk membantu membangun kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi dan kemajuan bangsa.

Nizam menyoroti permasalahan tidak pernah terwujudnya link and match antara perguruan tinggi dengan dunia kerja secara konkret. Selama ini, lulusan perguruan tinggi dianggap belum siap untuk terjun di dunia kerja. Bahkan terkadang industri menilai bahwa lulusan perguruan tinggi belum sesuai dengan kebutuhan di dunia kerja. Inilah, lanjut dia, pentingnya melakukan sinkronisasi antara kebutuhan dunia kerja dengan perguruan tinggi.

Lebih lanjut, Nizam menjelaskan dengan adanya link and match antara kampus dengan industri dan dunia usaha, akan ada keterkaitan dan hubungan antara penelitian dan inovasi di perguruan tinggi dengan industri dan dunia nyata. Perguruan tinggi dapat menghilirkan hasil-hasil riset dan inovasinya.

Sementara, di sisi lain industri dan masyarakat dapat memanfaatkan inovasi kampus serta memberikan umpan balik berupa kebutuhan maupun permasalahan-permasalahan untuk dicarikan solusi oleh kampus melalui riset dan inovasi.

“Siklus ini akan membentuk link and match antara kampus dengan dunia nyata, industri dan dunia usaha. Riset-riset di kampus dapat mengalir ke hilir dan permasalahan dan kebutuhan di hilir dapat masuk ke hulu untuk dicarikan solusinya oleh kampus,” katanya pada webinar Mempertemukan Ekosistem Industri dan Kampus: Arah Peta Peluang Kerja di Masa Depan yang diselenggarakan secara daring oleh Universitas Paramadina.

Nizam mencontohkan, banyak sekali produk inovasi kampus di bidang pertanian antara lain berbagai macam inovasi benih, bibit, peralatan atau metode pertanian 4.0 dengan menggunakan robot-robot canggih yang dapat digunakan untuk mengembangkan sektor pertanian dan membina para petani. Selain itu perguruan tinggi juga dapat menghubungkan pusat-pusat produksi pertanian dengan supermarket, restoran, pariwisata maupun sektor ekspor untuk pemasaran hasil pertanian. Ini akan membangun perekonomian masyarakat.

“Apalagi jika berbagai perguruan tinggi melakukan sinergi membina, mendampingi masyarakat, memberi nilai tambah pada produk UMKM dan industri kecil akan memiliki dampak yang dahsyat bagi perekonomian nasional," jelasnya.

Untuk itu Nizam memandang perlunya suatu platform inovasi yang dapat menghubungkan antara perguruan tinggi dengan masyarakat, industri maupun dunia usaha. Platform ini diharapkan memperkuat relevansi antara kebutuhan masyarakat, industri dan dunia usaha dengan hasil-hasil penelitian, invensi dan inovasi yang dilakukan oleh kampus.

Nizam berinisasi memberi nama Kedai Inovasi untuk platform yang sedang dikembangkan ini. Kedai menurut Nizam merujuk suatu tempat yang sangat egaliter. Di dalam platform tersebut tidak ada lagi batasan birokrasi antara perguruan tinggi, industri maupun masyarakat. Mahasiswa, dosen, masyarakat umum, petani, dan berbagai elemen masyarakat lainnya dapat berinteraksi, melakukan sinergi dan kolaborasi tanpa melihat batas-batas sosial.

Di dalam Kedai ini diharapkan dapat mempertemukan permasalahan nyata di lapangan dengan solusi dari perguruan tinggi. Selain sebagai tempat yang egaliter, Kedai menurut Nizam juga merupakan akronim dari Kedaulatan Indonesia. “Jadi Kedai Inovasi memiliki makna Kedaulatan Indonesia untuk inovasi dan teknologi," ujar Nizam.
Berita Terkini
Tuntutan Industri 4.0 bagi Pekerja Milenial
Jumat, 18 September 2020 22:00 Wib • unpi/kompas.com
Kemendikbud sebut terjadi lompatan perguruan tinggi dalam berinovasi
Senin, 14 September 2020 17:03 Wib • unpi/antaranews.com
BPPT Deteksi 14 Jenis Virus Corona yang Mewabah di Indonesia
Senin, 14 September 2020 11:03 Wib • unpi/cnnindonesia
Berita Populer
Apa itu STEM (Science Technology Engineering Math)?
Jumat, 24 Agustus 2018 09:15 Wib • unpi/Lifewire
Provinsi Jawa Barat Raih Swasti Saba 2017
Rabu, 29 Nopember 2017 12:00 Wib • glg/infopublik
Pentingnya Pengamalan Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-hari
Senin, 25 September 2017 14:00 Wib • glg/infopublik
Olahraga +
Awal Mula Kejuaraan Dunia Balap Motor Terbentuk
unpi/antaranews • Jumat, 14 Juni 2019 14:17 Wib
Meski Puasa Intensitas Olahraga tak Perlu Dikurangi
unpi/republika • Senin, 13 Mei 2019 16:00 Wib
Lalu Zohri, Manusia Tercepat Asia Tenggara
unpi/cnnindonesia • Selasa, 23 April 2019 15:00 Wib
Politik dan Hukum +
 Pentingnya Paten Bagi Sebuah Penemuan
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 16:56 Wib
Mahasiswa harus menjadi Garda Terdepan Tolak Politik Uang
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 12:40 Wib
Mahfud MD: Milenial Rugi kalau Tidak Memilih
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 14:14 Wib
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi +
Tuntutan Industri 4.0 bagi Pekerja Milenial
unpi/kompas.com • Selasa, 23 April 2019 22:00 Wib
Kemampuan Literasi Digital Masyarakat Mulai Berkembang
unpi/republika.co.id • Selasa, 23 April 2019 13:34 Wib
Peningkatan Transaksi Fintech Jadi Sinyal Baik Pemulihan Ekonomi
unpi/medcom.id • Selasa, 23 April 2019 14:23 Wib
Sosial +
 Konsep Ilmu Sosial Barat tak Relevan di Abad ke-21
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 16:06 Wib
Strategi Komunikasi Pada Masa Krisis
unpi/detik.com • Selasa, 23 April 2019 18:22 Wib
Pendidikan +
Kemendikbud sebut terjadi lompatan perguruan tinggi dalam berinovasi
unpi/antaranews.com • Selasa, 23 April 2019 17:03 Wib
Ditjen Dikti gandeng Hutchison 3 Indonesia sedia kuota bagi mahasiswa
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 19:18 Wib
Indonesia Butuh Bangun Kampus Siber UT Bisa Jadi Pelopor
unpi/medcom.id • Selasa, 23 April 2019 17:54 Wib

PROGRAM STUDI UNPI

Universitas Putra Indonesia, saat ini memiliki 4 fakultas

FAKULTAS EKONOMI
Menyiapkan sarjana di bidang manajemen yang mampu mengelola perusahaan dalam proses pemasaran, sumber daya manusia serta mampu menyelesaikan masalah perusahaan.
FAKULTAS TEKNIK
Menyiapkan sarjana dalam bidang teknik yang mampu menguasai dan menyelesaikan masalah dengan komputer dan berperan sebagai pembuat perangkat lunak komputer
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
Menyiapkan sarjana yang mampu mencari, mengolah, menulis dan menyampaikan berita secara efektif melalui media massa yang sesuai dengan kode etik jurnalistik
FAKULTAS SASTRA
Menyiapkan Sarjana dalam bidang Sastra Inggris yang mampu mengembangkan lembaga kerja yang menggunakan komunikasi lisan dan tulisan dalam Bahasa Inggris