UNPI • UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA
Pakar Usulkan Standar Baru Mata Kuliah di Perguruan Tinggi
unpi/medcom.id • Kamis, 14 Mei 2020 11:30 Wib
Pakar Usulkan Standar Baru Mata Kuliah di Perguruan Tinggi
Sumber Foto : ctsradios.co.uk
UNPI-CIANJUR.AC.ID - Pakar kurikulum dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Said Hamid Hasan mengusulkan adanya standar mata kuliah baru yang diterapkan di Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dan perguruan tinggi pada umumnya. Standar tersebut untuk menindaklanjuti program Kampus Merdeka yang diluncurkan beberapa waktu lalu.
 
"Saya usulkan pusat membuat standar mata kuliah di perguruan tinggi. Seperti di luar negeri, mereka membagi mata kuliah ke dalam tiga kategori sesuai tingkat kesulitan, yakni mata kuliah introduction, intermediate, danadvance," kata Hamid dalam Diskusi Daring Strategi LPTK Dalam Menyukseskan Merdeka Belajar, Rabu, 13 Mei 2020.
 
Kemudian lanjut Said, di dalam kurikulum LPTK tersebut nantinya akan mengatur mata kuliah wajib mana mata kuliah pilihan. Baik untuk introduction, intermediate, dan advance.

"Yang wajib untuk introduction sekian SKS (satuan kredit semester), yang pilihan sekian SKS, yang intermediate wajibnya sekian, pilihan sekian, yang advance wajib sekian, pilihan sekian," ujarnya, dilansir Medcom.id.
 
Model standarisasi ini akan bermanfaat, salah satunya ketika mahasiswa akan mengambil mata kuliah lintas prodi dan lintas perguruan tinggi. Mata kuliah yang akan diambil mahasiswa di prodi maupun di kampus lain harus sesuai dengan kategori kesulitan yang dibutuhkan.
 
"Misalnya mahasiswa membutuhkan mata kuliah kategori advance, maka saat dia mengambil di perguruan tinggi lain harus mengambil mata kuliah yang advance pula," terangnya.
 
Kebijakan turunan Kampus Merdeka menurut Said harus segera dibuat secara lebih rinci. Sebab ia melihat kebijakan Kampus Merdeka maupun Merdeka Belajar masih bersifat 'gelondongan', sehingga secara teknis dibutuhkan kebijakan turunan lainya.
 
Dengan begitu, kata Hamid, kurikulum yang diterapkan di perguruan tinggi bisa fleksibel. “Artinya ketika ada isu baru maka tinggal ditambahkan di manapun. Meski masih menjadi pilihan, tetapi levelnya jelas,” ungkapnya.
 
Selain itu, yang menjadi penting adalah mengatur kembali sistem penilaian SKS, agar bisa menyesuaikan dengan kurikulum tersebut. "Harus ada definisi SKS yang baru," ucapnya.
Berita Terkini
Pandemi Covid-19 Ubah Pendekatan Para Pendidik
Jumat, 05 Juni 2020 12:40 Wib • unpi/republika
Pendidikan Jarak Jauh, Strategi Pembelajaran Harus Berubah
Jumat, 05 Juni 2020 10:38 Wib • unpi/republika
Berita Populer
Apa itu STEM (Science Technology Engineering Math)?
Jumat, 24 Agustus 2018 09:15 Wib • unpi/Lifewire
Provinsi Jawa Barat Raih Swasti Saba 2017
Rabu, 29 Nopember 2017 12:00 Wib • glg/infopublik
Perkembangan Teknologi Pengaruhi Tingkat Pengangguran
Jumat, 17 Februari 2017 09:21 Wib • glg/antara
Olahraga +
Awal Mula Kejuaraan Dunia Balap Motor Terbentuk
unpi/antaranews • Jumat, 14 Juni 2019 14:17 Wib
Meski Puasa Intensitas Olahraga tak Perlu Dikurangi
unpi/republika • Senin, 13 Mei 2019 16:00 Wib
Lalu Zohri, Manusia Tercepat Asia Tenggara
unpi/cnnindonesia • Selasa, 23 April 2019 15:00 Wib
Politik dan Hukum +
Mahasiswa harus menjadi Garda Terdepan Tolak Politik Uang
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 12:40 Wib
Mahfud MD: Milenial Rugi kalau Tidak Memilih
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 14:14 Wib
Pelajar Indonesia Tempuh 13 jam Perjalanan untuk Pemilu di Moskow
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 11:20 Wib
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi +
Indonesia akan Daftarkan Enam lagi Aksara Daerah jadi Nama Domain
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 14:00 Wib
Kemenristek Siapkan Perangkat Pendukung Kenormalan Baru
unpi/medcom.id • Selasa, 23 April 2019 10:48 Wib
Indonesia Online Fest 2020 digelar 15-17 Mei
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 14:10 Wib
Sosial +
Kominfo Dukung Layanan Konseling Sejiwa
unpi/kemkominfo • Selasa, 23 April 2019 10:30 Wib
Peneliti: Pastikan Pekerja Indonesia Terserap Pasar Kerja
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 09:00 Wib
Akhir Pandemi Mundur jika Masyarakat Nekat Mudik
unpi/medcom.id • Selasa, 23 April 2019 12:23 Wib
Pendidikan +
Pandemi Covid-19 Ubah Pendekatan Para Pendidik
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 12:40 Wib
Pendidikan Jarak Jauh, Strategi Pembelajaran Harus Berubah
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 10:38 Wib
Pendidikan Karakter Penting untuk SDM Unggul
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 09:00 Wib

PROGRAM STUDI UNPI

Universitas Putra Indonesia, saat ini memiliki 4 fakultas

FAKULTAS EKONOMI
Menyiapkan sarjana di bidang manajemen yang mampu mengelola perusahaan dalam proses pemasaran, sumber daya manusia serta mampu menyelesaikan masalah perusahaan.
FAKULTAS TEKNIK
Menyiapkan sarjana dalam bidang teknik yang mampu menguasai dan menyelesaikan masalah dengan komputer dan berperan sebagai pembuat perangkat lunak komputer
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
Menyiapkan sarjana yang mampu mencari, mengolah, menulis dan menyampaikan berita secara efektif melalui media massa yang sesuai dengan kode etik jurnalistik
FAKULTAS SASTRA
Menyiapkan Sarjana dalam bidang Sastra Inggris yang mampu mengembangkan lembaga kerja yang menggunakan komunikasi lisan dan tulisan dalam Bahasa Inggris