UNPI • UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA
Imbas Corona, Perpusnas Fokus Layanan Digital Membaca
unpi/republika • Selasa, 12 Mei 2020 13:45 Wib
Imbas Corona, Perpusnas Fokus Layanan Digital Membaca
Sumber Foto : jarndyce.co.id
UNPI-CIANJUR.AC.ID - Perpustakaan Nasional RI (Perpusnas) akan mengubah strategi kerja agar target Perpusnas tetap tercapai. Hal ini dilakukan sehubungan dengan disahkannya pemotongan anggaran Perpusnas sebesar sebesar Rp 202 juta atau 30,9 persen dari anggaran sebelumnya.

Keputusan ini merupakan hasil Penyesuaian anggaran belanja berdasarkan Perpres RI No 51 Tahun 2020, Perpustakaan Nasional terkena pemotongan anggaran sebesar Rp 106 juta. Selanjutnya berdasarkan Surat Menteri Keuangan No S-302/MK.02/2020 Perpusnas terkena penambahan pemotongan anggaran sebesar Rp 97 juta, sehingga total pemotongan menjadi Rp 204 juta atau 30,9 persen dengan sisa anggaran perpusnas menjadi Rp 454 juta.

"Pemangkasan anggaran sini sebenarnya menghambat sejumlah program prioritas yang sudah disusun termasuk di dalamnya membangun aplikasi dan Big Data," ujar Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando, dilansir Republika.

Kondisi ini juga mendapatkan keprihatinan dari para anggota Komisi X DPR. Namun Komisi X DPR meminta Perpusnas untuk tetap fokus dalam menjelankan fungsi utama Perpusnas sekaligus harus teliti dan efisiensi program prioritas yang dibutuhkan masyarakat.

Anggota Komisi X Fraksi PDIP Sofyan Tan menambahkan anggaran minimal Perpusnas mempunyai anggaran Rp 1 triliun. "Tapi di atas sana belum memahami pentingnya perpustakaan dan fungsinya sebagai salah satu jalan mencerdaskan bangsa. Kami bisa toleransi pada saat pemotongan Rp 100 miliar tetapi kok dilakukan pemotongan lagi," ucapnya.

Anggota Komisi X DPR Hetifah mengatakan anggaran tersebut mengalami pemotongan untuk melawan virus tetapi juga harus memikirkan aspek pembangunan bagi kecerdasan bangsa.

"Banyak sekolah belum mengetahui iPusnas. Perpusnas bisa meluaskan jangkauan kesitu. Kenalkan pada orang tua murid, sehingga kebermanfaatan iPusnas bisa dirasakan semua pihak. Perbanyak buku-buku populer yang disukai anak-anak dan remaja agar antriannya tidak terlalu panjang khususnya di masa pandemi," ucapnya.

Di samping itu, penguatan pada jaringan internet dan layanan berbasis media sosial dengan lebih fleksibel. Buku-buku terapan agar dibuat secara tutorial. Pustakawan pun diminta agar lebih produktif menggunakan media sosial seperti Youtube, Instagram, Facebook dan Twitter mengulas tokoh publik dan politisi dari berbagai sudut pandang dan tema yang bervariasi.

Menanggapi sejumlah masukan yang disampaikan para anggota komisi X, Syarif menambahkan Perpusnas sudah melakukan MOU kepada seribu rektor perguruan tinggi. Sedangkan usulan pengayaan konten-konten koleksi populer yang digandrungi kaum milenial dan remaja, pihaknya berjanji dalam waktu dekat akan menyanggupi.  

Untuk mendukung keputusan pemotongan anggaran ini, menurut Kepala Biro Hukum dan Perencanaan Perpusnas, Joko Santoso,  Perpusnas akan mengubah strategi yang lebih menekankan efisiensi dan efektivitas. "Mengacu pada Perpres Nomor 54 Tahun 2020 tentang Perubahan Postur APBN, maka ada beberapa kegiatan yang terpaksa kami hilangkan dan kurangi, di luar perjalanan dinas," ucapnya.
Berita Terkini
Pandemi Covid-19 Ubah Pendekatan Para Pendidik
Jumat, 05 Juni 2020 12:40 Wib • unpi/republika
Pendidikan Jarak Jauh, Strategi Pembelajaran Harus Berubah
Jumat, 05 Juni 2020 10:38 Wib • unpi/republika
Berita Populer
Apa itu STEM (Science Technology Engineering Math)?
Jumat, 24 Agustus 2018 09:15 Wib • unpi/Lifewire
Provinsi Jawa Barat Raih Swasti Saba 2017
Rabu, 29 Nopember 2017 12:00 Wib • glg/infopublik
Perkembangan Teknologi Pengaruhi Tingkat Pengangguran
Jumat, 17 Februari 2017 09:21 Wib • glg/antara
Olahraga +
Awal Mula Kejuaraan Dunia Balap Motor Terbentuk
unpi/antaranews • Jumat, 14 Juni 2019 14:17 Wib
Meski Puasa Intensitas Olahraga tak Perlu Dikurangi
unpi/republika • Senin, 13 Mei 2019 16:00 Wib
Lalu Zohri, Manusia Tercepat Asia Tenggara
unpi/cnnindonesia • Selasa, 23 April 2019 15:00 Wib
Politik dan Hukum +
Mahasiswa harus menjadi Garda Terdepan Tolak Politik Uang
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 12:40 Wib
Mahfud MD: Milenial Rugi kalau Tidak Memilih
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 14:14 Wib
Pelajar Indonesia Tempuh 13 jam Perjalanan untuk Pemilu di Moskow
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 11:20 Wib
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi +
Indonesia akan Daftarkan Enam lagi Aksara Daerah jadi Nama Domain
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 14:00 Wib
Kemenristek Siapkan Perangkat Pendukung Kenormalan Baru
unpi/medcom.id • Selasa, 23 April 2019 10:48 Wib
Indonesia Online Fest 2020 digelar 15-17 Mei
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 14:10 Wib
Sosial +
Kominfo Dukung Layanan Konseling Sejiwa
unpi/kemkominfo • Selasa, 23 April 2019 10:30 Wib
Peneliti: Pastikan Pekerja Indonesia Terserap Pasar Kerja
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 09:00 Wib
Akhir Pandemi Mundur jika Masyarakat Nekat Mudik
unpi/medcom.id • Selasa, 23 April 2019 12:23 Wib
Pendidikan +
Pandemi Covid-19 Ubah Pendekatan Para Pendidik
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 12:40 Wib
Pendidikan Jarak Jauh, Strategi Pembelajaran Harus Berubah
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 10:38 Wib
Pendidikan Karakter Penting untuk SDM Unggul
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 09:00 Wib

PROGRAM STUDI UNPI

Universitas Putra Indonesia, saat ini memiliki 4 fakultas

FAKULTAS EKONOMI
Menyiapkan sarjana di bidang manajemen yang mampu mengelola perusahaan dalam proses pemasaran, sumber daya manusia serta mampu menyelesaikan masalah perusahaan.
FAKULTAS TEKNIK
Menyiapkan sarjana dalam bidang teknik yang mampu menguasai dan menyelesaikan masalah dengan komputer dan berperan sebagai pembuat perangkat lunak komputer
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
Menyiapkan sarjana yang mampu mencari, mengolah, menulis dan menyampaikan berita secara efektif melalui media massa yang sesuai dengan kode etik jurnalistik
FAKULTAS SASTRA
Menyiapkan Sarjana dalam bidang Sastra Inggris yang mampu mengembangkan lembaga kerja yang menggunakan komunikasi lisan dan tulisan dalam Bahasa Inggris