UNPI • UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA
Peneliti: Pastikan Pekerja Indonesia Terserap Pasar Kerja
unpi/republika • Rabu, 29 April 2020 09:00 Wib
Peneliti: Pastikan Pekerja Indonesia Terserap Pasar Kerja
Sumber Foto : knowyourguru.com
UNPI-CIANJUR.AC.ID - Peneliti Pusat Penelitian Kependudukan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Nawawi Asmat mengatakan perlunya memastikan tenaga kerja Indonesia benar-benar terserap pasar kerja melalui peningkatan kualitas sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. "Para pencari kerja tentunya harus mempersiapkan diri dengan segala keahlian yang dibutuhkan oleh pasar kerja," kata Nawawi di Jakarta, Selasa (28/4).

Nawawi menuturkan persaingan mendapatkan pekerjaan saat ini semakin tinggi di tengah tingkat pengangguran yang semakin meningkat akibat meningkatnya kasus pemutusan hubungan kerja (PHK). Sementara setiap tahunnya, tidak kurang dua juta pencari kerja baru memasuki pasar kerja di Indonesia.

Nawawi menuturkan selama ini lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) mendominasi tingkat pengangguran di Indonesia. "Ini artinya ada hal yang salah dalam desain pendidikan SMK kita yang tidak maksimal terserap di pasar kerja," tuturnya, dilansir Republika.

Misalnya, lulusan SMK jurusan administrasi perkantoran yang sudah kelebihan (oversupply). Sementara, permintaan untuk lulusan bidang permesinan dan teknologi informasi tergolong sangat tinggi tetapi ketersediaan atau pasokan tenaga kerjanya masih kurang.

Menurut Nawawi, desain pendidikan SMK semestinya disesuaikan dengan karakteristik ekonomi Indonesia, khususnya yang dapat mendukung pengembangan sektor unggulan dan potensi ekonomi lokal. Terkait dengan tantangan global, tenaga kerja Indonesia harus bisa bersaing tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga harus mampu menangkap peluang pasar di luar negeri.

Untuk itu, katanya, sistem pendidikan tinggi di Indonesia harus mampu menciptakan lulusan yang siap bersaing di pasar kerja, termasuk menciptakan kesempatan kerja. Indonesia saat ini sedang menikmati bonus demografi.

Namun, bonus demografi bisa menjadi jendela peluang (window of opportunity) bagi penguatan ekonomi bangsa jika pengembangan sumber daya manusianya disiapkan dengan baik. "Tetapi sebaliknya akan menjadi 'door to disaster' jika kita gagal dalam meningkatkan upaya investasi sumber daya manusia, terutama pekerja usia muda," ujar Nawawi.

Nawawi menuturkan hingga saat ini mayoritas tenaga kerja Indonesia masih didominasi oleh lulusan pendidikan rendah, yakni sekolah menengah pertama (SMP) ke bawah. Ada peningkatan yang signifikan tenaga kerja berpendidikan sekolah menengah atas (SMA) dan SMK akibat dari program wajib belajar 12 tahun.

Berbagai program peningkatan kualitas tenaga kerja harus terus konsisten dijalankan, terutama dengan merancang ulang pendidikan vokasi, balai latihan kerja dan koordinasi antar-kelembagaan yang mengurusi pendidikan dan pelatihan tenaga kerja.
Berita Terkini
Kemdikbud Inisiasi Asesmen Kurikulum Pendidikan Tinggi dengan Iduka
Kamis, 17 Desember 2020 14:00 Wib • unpi/berita satu
Beda Efikasi dan Efektivitas, Faktor Penentu Kualitas Vaksin
Selasa, 15 Desember 2020 15:00 Wib • unpi/cnnindonesia
Berita Populer
Apa itu STEM (Science Technology Engineering Math)?
Jumat, 24 Agustus 2018 09:15 Wib • unpi/Lifewire
Provinsi Jawa Barat Raih Swasti Saba 2017
Rabu, 29 Nopember 2017 12:00 Wib • glg/infopublik
Pentingnya Pengamalan Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-hari
Senin, 25 September 2017 14:00 Wib • glg/infopublik
Olahraga +
Awal Mula Kejuaraan Dunia Balap Motor Terbentuk
unpi/antaranews • Jumat, 14 Juni 2019 14:17 Wib
Meski Puasa Intensitas Olahraga tak Perlu Dikurangi
unpi/republika • Senin, 13 Mei 2019 16:00 Wib
Lalu Zohri, Manusia Tercepat Asia Tenggara
unpi/cnnindonesia • Selasa, 23 April 2019 15:00 Wib
Politik dan Hukum +
 Pentingnya Paten Bagi Sebuah Penemuan
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 16:56 Wib
Mahasiswa harus menjadi Garda Terdepan Tolak Politik Uang
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 12:40 Wib
Mahfud MD: Milenial Rugi kalau Tidak Memilih
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 14:14 Wib
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi +
Di HUT UNPITV menyelenggarakan UNPITVMedia Festival 2020
unpi/Humas YPYMT • Selasa, 23 April 2019 11:24 Wib
Jaga Kelangsungan Bisnis, Transformasi Digital Sudah Menjadi Kebutuhan
unpi/sindonews.com • Selasa, 23 April 2019 13:00 Wib
Sosial +
Selamat hari KORPRI Ke-49
unpi/humas YPYMT • Selasa, 23 April 2019 15:22 Wib
 Konsep Ilmu Sosial Barat tak Relevan di Abad ke-21
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 16:06 Wib
Pendidikan +
Kemdikbud Inisiasi Asesmen Kurikulum Pendidikan Tinggi dengan Iduka
unpi/berita satu • Selasa, 23 April 2019 14:00 Wib
Kampus Dibuka Januari 2021, Pembelajaran Tatap Muka dan Online
unpi/cnnindonesia • Selasa, 23 April 2019 16:15 Wib
Kemendikbud Terbitkan Buku Panduan Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi
unpi/sindonews.com • Selasa, 23 April 2019 14:00 Wib

PROGRAM STUDI UNPI

Universitas Putra Indonesia, saat ini memiliki 4 fakultas

FAKULTAS EKONOMI
Menyiapkan sarjana di bidang manajemen yang mampu mengelola perusahaan dalam proses pemasaran, sumber daya manusia serta mampu menyelesaikan masalah perusahaan.
FAKULTAS TEKNIK
Menyiapkan sarjana dalam bidang teknik yang mampu menguasai dan menyelesaikan masalah dengan komputer dan berperan sebagai pembuat perangkat lunak komputer
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
Menyiapkan sarjana yang mampu mencari, mengolah, menulis dan menyampaikan berita secara efektif melalui media massa yang sesuai dengan kode etik jurnalistik
FAKULTAS SASTRA
Menyiapkan Sarjana dalam bidang Sastra Inggris yang mampu mengembangkan lembaga kerja yang menggunakan komunikasi lisan dan tulisan dalam Bahasa Inggris