Relawan Covid-19 Perkuat Jaringan dalam Aplikasi Recon
unpi/medcom.id • Selasa, 14 April 2020 14:30 Wib
Sumber Foto : kemdikbud.go.id
UNPI-CIANJUR.AC.ID - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menghimpun 15.695 relawan kemanusiaan untuk menangani virus korona (covid-19). Mereka semua bakal terintegrasi dalam aplikasi Relawan Covid-19 Nasional (Recon).
"Aplikasi ini akan digunakan sebagai platform untuk manajemen relawan mahasiswa covid-19, terutama dari mahasiswa kedokteran, keperawatan, dan kesehatan masyarakat," kata Plt. Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti), Kemendikbud, Nizam dalam Konferensi Video, Senin 13 April 2020.
Selain bisa berkoordinasi, laman relawan.kemdikbud.go.id ini juga difasilitasi pemantauan pasien. Dengan cara menyediakan layanan konsultasi dan screening secara daring.
"Konsultasi serta pemantauan ODP (Orang Dalam Pengawasan), PDP (Pasien Dalam Pengawasan) masyarakat hingga nanti dirujuk ke RS yang tepat atau melakukan isolasi diri, karantina diri sesuai dengan arahan dalam platform," jelas Nizam, dilansir Medcom.id.
Nizam menyebut, implementasi dari program dalam laman itu akan lebih banyak berada di Fakultas Kedokteran. Terutama yang telah bergabung dengan Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI).
Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Aris Junaidi menambahkan, para relawan nantinya akan menjalankan fungsi Recon di masyarakat. Mulai dari komunikasi, informasi dan Edukasi (KIE) untuk mendampingi masyarakat.
"Recon juga berfungsi sebagai media pemantauan evaluasi kegiatan relawan sebagai upaya keberlanjutan dan peningkatan kualitas," jelas Aris.
Recon nantinya juga akan berkolaborasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sinergi ini diperlukan untuk kecepatan informasi guna penanganan covid-19.