UNPI • UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA
Pakar Keamanan AS: Jaringan 4G Rentan Kena Serangan Siber
unpi/cnnindonesia • Kamis, 05 Desember 2019 10:00 Wib
Pakar Keamanan AS: Jaringan 4G Rentan Kena Serangan Siber
Sumber Foto : open4business.com.ua
UNPI-CIANJUR.AC.ID - Perusahaan solusi keamanan siber asal Amerika Serikat (AS), Palo Alto Networks menyebut celah keamanan konektivitas 4G masih terbilang rentan disusupi serangan siber pada 2020 seperti serangan malware, IP-spoofing, DDoS dan lainnya.

Menurut Field Chief Security Officer APAC Kevin O'Leary menjaga celah keamanan 4G dinilai menjadi tantangan bagi para operator telekomunikasi. Sebab, belum beragamnya standar keamanan untuk perangkat-perangkat berbasis long term evolution (LTE).

Masalah keamanan 4G pun dinilai sebagai gambaran persoalan keamanan konektivitas 5G nantinya jika telah diterapkan secara masif.

"Jika tantangan ini tidak segera diantisipasi, selain mobile ISP akan menjadi titik sasaran serangan siber di kemudian hari, kemungkinan mereka juga akan menjadi tempat terbukanya celah vulnerability seperti pada sistem IoT yang tidak aman," katanya saat acara Palo Alto Networks 2020 di Sentral Senayan, Jakarta, Selasa (2/12).

Selain itu, Palo Alto Networks mengutip catatan dari GSMA yang memprediksikan bahwa 4G masih akan menjangkau 68 persen pengguna tahun 2025 di kawasan Asia-Pasifik.

Sebab, masih tingginya pengadopsian model LTE di area pedesaan karena panjang gelombang yang dipancarkan oleh jaringan 4G lebih panjang dibanding 5G.

"Melihat masih minimnya uji coba pagelaran 5G yang sukses saat ini, pembangunan infrastruktur 5G diprediksikan baru akan terjadi secara masif dalam kurun waktu 10 tahun. Bahkan sejumlah negara APAC baru saja mencicipi teknologi 4G," terang O'Leary, dilansir CNNIndonesia.

Sebelumnya, perusahaan solusi keamanan siber lain yakni Kasperksy Lab melaporkan serangan DDoS kuartal kedua 2019 meningkat sebesar 18 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Menurut Kaspersky, berdasarkan laporan DDos kuartal 2 2019, jumlah serangan memang turun hingga 44 persen jika dibandingkan kuartal 1 2019. Tipe serangan terbanyak berupa lapisan aplikasi uang sulit dikelola dan dilindungi. Serangan tipe ini meningkat hingga 32 persen dibandingkan dengan kuartal 2 tahun sebelumnya.

Jenis serangan ini menargetkan fungsi atau API aplikasi tertentu, tidak hanya untuk menggunakan jaringan, tetapi juga sumber daya server. Mereka juga lebih sulit untuk dideteksi dan dilindungi, karena memiliki permintaan yang terlegitimasi.
Berita Terkini
SDM Unggul Ciptakan Teknologi-Inovasi Pecahkan Masalah Lingkungan
Jumat, 17 Januari 2020 14:30 Wib • unpi/antaranews
Kemendikbud Dorong PTN Berstatus Badan Hukum
Jumat, 17 Januari 2020 11:00 Wib • unpi/republika
Berita Populer
Apa itu STEM (Science Technology Engineering Math)?
Jumat, 24 Agustus 2018 09:15 Wib • unpi/Lifewire
Provinsi Jawa Barat Raih Swasti Saba 2017
Rabu, 29 Nopember 2017 12:00 Wib • glg/infopublik
Perkembangan Teknologi Pengaruhi Tingkat Pengangguran
Jumat, 17 Februari 2017 09:21 Wib • glg/antara
Olahraga +
Awal Mula Kejuaraan Dunia Balap Motor Terbentuk
unpi/antaranews • Jumat, 14 Juni 2019 14:17 Wib
Meski Puasa Intensitas Olahraga tak Perlu Dikurangi
unpi/republika • Senin, 13 Mei 2019 16:00 Wib
Lalu Zohri, Manusia Tercepat Asia Tenggara
unpi/cnnindonesia • Selasa, 23 April 2019 15:00 Wib
Politik dan Hukum +
Mahfud MD: Milenial Rugi kalau Tidak Memilih
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 14:14 Wib
Pelajar Indonesia Tempuh 13 jam Perjalanan untuk Pemilu di Moskow
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 11:20 Wib
Kemenpora: Generasi Milenial jangan Golput
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 09:10 Wib
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi +
Peneliti Indonesia-Inggris Kolabroasi Bidang Riset dan Inovasi
unpi/kemenristek/BRIN • Selasa, 23 April 2019 13:36 Wib
Ahli Vulkanologi: Ada Potensi Penularan Erupsi Gunung Api
unpi/cnnindonesia • Selasa, 23 April 2019 10:06 Wib
Indonesia Butuh Lebih Banyak Programmer
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 14:00 Wib
Sosial +
SDM Unggul Ciptakan Teknologi-Inovasi Pecahkan Masalah Lingkungan
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 14:30 Wib
Bonus Demografi dapat Menjadi Bencana jika Tidak Terampil
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 10:12 Wib
Intoleransi Kendala Utama Majunya Bangsa Indonesia
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 09:00 Wib
Pendidikan +
Kemendikbud Dorong PTN Berstatus Badan Hukum
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 11:00 Wib
Cegah Radikalisme dan Intoleransi di Lembaga Pendidikan
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 13:34 Wib
Stafsus Presiden Usulkan Program Anak Muda Baper
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 12:48 Wib

PROGRAM STUDI UNPI

Universitas Putra Indonesia, saat ini memiliki 4 fakultas

FAKULTAS EKONOMI
Menyiapkan sarjana di bidang manajemen yang mampu mengelola perusahaan dalam proses pemasaran, sumber daya manusia serta mampu menyelesaikan masalah perusahaan.
FAKULTAS TEKNIK
Menyiapkan sarjana dalam bidang teknik yang mampu menguasai dan menyelesaikan masalah dengan komputer dan berperan sebagai pembuat perangkat lunak komputer
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
Menyiapkan sarjana yang mampu mencari, mengolah, menulis dan menyampaikan berita secara efektif melalui media massa yang sesuai dengan kode etik jurnalistik
FAKULTAS SASTRA
Menyiapkan Sarjana dalam bidang Sastra Inggris yang mampu mengembangkan lembaga kerja yang menggunakan komunikasi lisan dan tulisan dalam Bahasa Inggris