UNPI • UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA
Perguruan Tinggi Harus Bicara Masa Depan
Perguruan Tinggi Harus Bicara Masa Depan
unpi/republika • Jumat, 11 Oktober 2019 13:35 Wib
Perguruan Tinggi Harus Bicara Masa Depan
Sumber Foto : tempo.co
UNPI-CIANJUR.AC.ID - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, Perguruan Tinggi (PT) mengatakan, riset yang menghadirkan teknologi sangat penting. Terlebih bagi Perguruan Tinggi (PT) yang harus terus berupaya melakukan riset dan menciptakan inovasi di bidang teknologi.

Sebab, sebuah PT tidak akan bisa maju dan berkembang tanpa adanya riset. Yang mana, riset itu akan menghadirkan inovasi seperti teknologi yang dapat diimplementasikan untuk menjawab permasalahan bangsa.

Untuk itu, setiap PT harus mengajarkan terkait perkembangan teknologi. Yang mana, hal ini berkaitan dengan teknologi yang akan terus berkembang di masa depan.

"Kita selalu bangga akan masa lalu, tapi yang kita hadapi bukan masa lalu. Namun masa depan. Universitas yang mengajarkan masa lalu itu sama saja dengan museum, karena museum berbicara masa lalu. Universitas harus berbicara masa depan," kata JK, dilansir Republika.

Ia mengatakan, seluruh umat manusia saat ini sangat bergantung kepada teknologi. Tanpa teknologi, suatu bangsa tidak akan bisa maju.

Ke depan, kata JK, sebuah PT harus memiliki tiga fungsi utama. Yakni, pendidikan, riset dan pengabdian kepada masyarakat.

"Tanpa teknologi hidup ini tidak akan bisa maju. Hidup ini tergantung kepada apa yang kita hasilkan. Jadi harus inovatif, harus ada risetnya yang dapat diimplementasikan," kata JK.

Dengan begitu, ia pun menegaskan, khususnya rektor untuk dapat menerapkan pengajaran terkait teknologi. Karena, teknologi sangat cocok dengan kebutuhan saat ini dan masa yang akan datang.

JK pun menyebut bahwa teknologi ini terus berkembang cepat. Bahkan dua kali lebih cepat dalam periode 18 bulan. Teknologi ini, lanjutnya, berawal dari riset dan pendidikan.

Ia menjelaskan, pendidikan di dunia memiliki dua jalur. Yakni, pertama jalur liberal education atau pendidikan yang bebas.

Liberal education ini mengajari seseorang untuk berpikir terus secara kreatif.  Jalur pendidikan ini lah yang dianut di Amerika.

"Jadi mandiri, agar mahasiswanya lebih berpikir cepat dan cerdas. Maka di Amerika pendidikan lebih terbuka," jelasnya.

Liberal education, lanjutnya, dapat menghasilkan inovasi. Sehingga, sebagian besar sumber inovasi berasal dari Amerika karena menganut jalur pendidikan tersebut.

"Hampir semuanya desain, ciptaan dari Amerika karena pendidikannya memberikan kekebasan untuk perpikir. Mengajarkan tentang filosofi, berkemampuan. Maka di Amerika mata pelajaran kecil, tapi diskusinya banyak," jelas JK.

Jalur kedua, yakni pendidikan dengan basis keterampilan. Pendidikan ini dianut seperti negara Jepang, Jerman, Prancis dan Korea Selatan.

Pendidikan di jalur ini mengasah kemampuan seseorang untuk membuat dan menciptakan sesuatu. Untuk itu, di Indonesia diterapkan dua jalur pendidikan tersebut.

"Kita berpikir dua-duanya harus jalan. Maka tahun yang akan datang program pemerintah adalah bagaimana mendidik keterampilan kita," katanya.

Untuk itu, ia kembali menegaskan agar suatu pendidikan khususnya di PT untuk mengajarkan teknologi dan melihat masa depan.

Terlebih, di Indonesia sendiri memiliki ribuan PT yang mana dapat mencetak lulusan yang memiliki kemampuan yang dibutuhkan sesuai perkembangan zaman.

"Universitas menghasilkan orang yang berpikir, pendidikan vokasi, teknik, menghasilkan supaya dapat menciptakan keterampilan,"

"Saya yakin Unisa akan seperti itu karena basiknya keterampilan. Seperti bidan, itu profesi yang terampil," ujarnya.
Berita Terkini
Mendikbud Berkomitmen Memerdekakan Unit Pendidikan
Selasa, 19 Nopember 2019 13:31 Wib • unpi/republika
Kemendikbud Utamakan Teknologi Digital
Selasa, 19 Nopember 2019 12:30 Wib • unpi/antaranews
Berita Populer
Apa itu STEM (Science Technology Engineering Math)?
Jumat, 24 Agustus 2018 09:15 Wib • unpi/Lifewire
Provinsi Jawa Barat Raih Swasti Saba 2017
Rabu, 29 Nopember 2017 12:00 Wib • glg/infopublik
Perkembangan Teknologi Pengaruhi Tingkat Pengangguran
Jumat, 17 Februari 2017 09:21 Wib • glg/antara
Olahraga +
Awal Mula Kejuaraan Dunia Balap Motor Terbentuk
unpi/antaranews • Jumat, 14 Juni 2019 14:17 Wib
Meski Puasa Intensitas Olahraga tak Perlu Dikurangi
unpi/republika • Senin, 13 Mei 2019 16:00 Wib
Lalu Zohri, Manusia Tercepat Asia Tenggara
unpi/cnnindonesia • Selasa, 23 April 2019 15:00 Wib
Politik dan Hukum +
Mahfud MD: Milenial Rugi kalau Tidak Memilih
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 14:14 Wib
Pelajar Indonesia Tempuh 13 jam Perjalanan untuk Pemilu di Moskow
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 11:20 Wib
Kemenpora: Generasi Milenial jangan Golput
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 09:10 Wib
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi +
Kominfo Luncurkan Program Literasi Privasi dan Keamanan Digital
unpi/kemkominfo • Selasa, 23 April 2019 14:40 Wib
Ini Fitur Whatsapp untuk Lindungi Privasi dan Keamanan Data Digital
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 10:00 Wib
Cepat atau Lambat Indonesia Pasti Gunakan PLTN
unpi/kemenristek/BRIN • Selasa, 23 April 2019 09:06 Wib
Sosial +
Pemahaman Dunia Kerja Harus Diberikan Sejak Dini
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 11:00 Wib
Intoleran Akibat Tidak Biasa Berpikir Reflektif
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 09:09 Wib
Presiden: Pemindahan Ibu Kota Negara Bukan Sekedar Pindah Tempat
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 13:53 Wib
Pendidikan +
Mendikbud Berkomitmen Memerdekakan Unit Pendidikan
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 13:31 Wib
Kemendikbud Utamakan Teknologi Digital
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 12:30 Wib
Mahasiswa Harus Punya Kemampuan Menulis Karya Ilmiah
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 15:00 Wib

PROGRAM STUDI UNPI

Universitas Putra Indonesia, saat ini memiliki 4 fakultas

FAKULTAS EKONOMI
Menyiapkan sarjana di bidang manajemen yang mampu mengelola perusahaan dalam proses pemasaran, sumber daya manusia serta mampu menyelesaikan masalah perusahaan.
FAKULTAS TEKNIK
Menyiapkan sarjana dalam bidang teknik yang mampu menguasai dan menyelesaikan masalah dengan komputer dan berperan sebagai pembuat perangkat lunak komputer
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
Menyiapkan sarjana yang mampu mencari, mengolah, menulis dan menyampaikan berita secara efektif melalui media massa yang sesuai dengan kode etik jurnalistik
FAKULTAS SASTRA
Menyiapkan Sarjana dalam bidang Sastra Inggris yang mampu mengembangkan lembaga kerja yang menggunakan komunikasi lisan dan tulisan dalam Bahasa Inggris