UNPI • UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA
Kaum Milenial, Waspadai Agenda Tersembunyi Revolusi Industri 4.0
Kaum Milenial, Waspadai Agenda Tersembunyi Revolusi Industri 4.0
unpi/sindonews • Kamis, 26 September 2019 14:45 Wib
Kaum Milenial, Waspadai Agenda Tersembunyi Revolusi Industri 4.0
Sumber Foto : forbes.com
UNPI-CIANJUR.AC.ID - Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi negara (BSSN) mengingatkan agar kaum milenial tidak hanyut dalam penggunaan teknologi canggih belakangan ini. Karena ada agenda tersembunyi dari Revolusi Industri 4.0 yang diadopsi di Indonesia.

Wakil Kepala BSSN, Komjen Pol Drs. Dharma Pongrekun mengingatkan agar kaum milenial selalu berpegang pada jati dirinya sebagai mahluk ber-Ketuhanan dalam menghadapi dan mengantisipasi Revolusi Industri 4.0 yang penuh ketidakpastian.

"Revolusi industri sebetulnya adalah rekayasa kehidupan yang akan menjauhkan manusia dengan fitrahnya sebagai mahluk ciptaan Tuhan," katanya dalam seminar yang diadakan Dewan Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu komunikasi UIN Syarief Hidayatullah, beberapa waktu lalu.

Dalam paparannya, Dharma menjelaskan revolusi industri hanya satu dari agenda besar globalisasi untuk merevolusi kehidupan manusia agar menjadi mahluk ateis atau tidak bertuhan. "Tujuan akhirnya menjauhkan manusia dari Tuhan, dengan cara merekayasa pola pikir manusia," katanya, dilansir Sindonews.

Menurut Dharma, globalisasi memiliki tiga agenda besar, yaitu money, power, dan control. Program money, sudah sukses dengan bersatunya sistem ekonomi seluruh dunia. Program power juga sudah sukses dengan masuknya sistem global ke dalam sistem dan struktur pemerintahan di seluruh dunia. Ketiga, program control , hampir 80% sudah terpenuhi.

"Globalisasi ujung-unjungnya merekayasa kehidupan manusia agar masuk ke dalam sistem ateis atau tidak bertuhan," katanya. Life engineering tersebut, lanjut Dharma, dilakukan secara terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).

Karena itu Dharma mengimbau kaum melenial untuk lebih bijak di dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Karena teknologi ini memang didesain untuk memanipulasi mindset manusia. "Kemajuan teknologi ini hanya pengalihan konsentrasi kita supaya kita tidak punya cukup waktu untuk mengingat Tuhan," katanya.

Menurut Dharma, sekarang ini sarana TIK yang begitu masif dipakai manusia sehari-hari adalah smartphone. Di dalam alat disisipi aplikasi-aplikasi yang memiliki roh kemewahan, roh pornografi dan roh candu.

Sebab itu, alat ini membuat manusia bisa asyik berjam-jam, sampai lupa waktu salat. Padahal manusia bisa hidup karena roh dari Tuhan. "Nah roh itulah yang coba diganggu melalui smartphone. Dunia nyata Allah yang punya. Dunia maya, Allah-nya maya juga,” katanya.

Solusinya, menurut Dharma, segenap remaja harus kembali kepada nilai-nilai luhur bangsa, yaitu menjadi bangsa yang ber-Ketuhanan. "Kalau Sila Pertama Pancasila ini sudah kita amalkan dalam kehidupan kita sehari-hari, otomatis sila-sila berikutnya akan terwujud," terangnya.

Pada bagian akhir Dharma menghimbau kepada kaum milienal agar segera menjadi orang pintar sehingga pada waktunya Indonesua memiliki Teknologi Industri Nasional yang diawaki oleh anak-anak bangsa sendiri.

Selain dapat memajukan ekonomi dalam negeri, hal ini juga dapat menjaga data keamanan seluruh bangsa Indonesia dan tidak tergantung dengan bangsa lain. "Supaya kita tidak menjadi robot atau budak bangsa asing," katanya.
Berita Terkini
Mendikbud Berkomitmen Memerdekakan Unit Pendidikan
Selasa, 19 Nopember 2019 13:31 Wib • unpi/republika
Kemendikbud Utamakan Teknologi Digital
Selasa, 19 Nopember 2019 12:30 Wib • unpi/antaranews
Berita Populer
Apa itu STEM (Science Technology Engineering Math)?
Jumat, 24 Agustus 2018 09:15 Wib • unpi/Lifewire
Provinsi Jawa Barat Raih Swasti Saba 2017
Rabu, 29 Nopember 2017 12:00 Wib • glg/infopublik
Perkembangan Teknologi Pengaruhi Tingkat Pengangguran
Jumat, 17 Februari 2017 09:21 Wib • glg/antara
Olahraga +
Awal Mula Kejuaraan Dunia Balap Motor Terbentuk
unpi/antaranews • Jumat, 14 Juni 2019 14:17 Wib
Meski Puasa Intensitas Olahraga tak Perlu Dikurangi
unpi/republika • Senin, 13 Mei 2019 16:00 Wib
Lalu Zohri, Manusia Tercepat Asia Tenggara
unpi/cnnindonesia • Selasa, 23 April 2019 15:00 Wib
Politik dan Hukum +
Mahfud MD: Milenial Rugi kalau Tidak Memilih
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 14:14 Wib
Pelajar Indonesia Tempuh 13 jam Perjalanan untuk Pemilu di Moskow
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 11:20 Wib
Kemenpora: Generasi Milenial jangan Golput
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 09:10 Wib
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi +
Kominfo Luncurkan Program Literasi Privasi dan Keamanan Digital
unpi/kemkominfo • Selasa, 23 April 2019 14:40 Wib
Ini Fitur Whatsapp untuk Lindungi Privasi dan Keamanan Data Digital
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 10:00 Wib
Cepat atau Lambat Indonesia Pasti Gunakan PLTN
unpi/kemenristek/BRIN • Selasa, 23 April 2019 09:06 Wib
Sosial +
Pemahaman Dunia Kerja Harus Diberikan Sejak Dini
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 11:00 Wib
Intoleran Akibat Tidak Biasa Berpikir Reflektif
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 09:09 Wib
Presiden: Pemindahan Ibu Kota Negara Bukan Sekedar Pindah Tempat
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 13:53 Wib
Pendidikan +
Mendikbud Berkomitmen Memerdekakan Unit Pendidikan
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 13:31 Wib
Kemendikbud Utamakan Teknologi Digital
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 12:30 Wib
Mahasiswa Harus Punya Kemampuan Menulis Karya Ilmiah
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 15:00 Wib

PROGRAM STUDI UNPI

Universitas Putra Indonesia, saat ini memiliki 4 fakultas

FAKULTAS EKONOMI
Menyiapkan sarjana di bidang manajemen yang mampu mengelola perusahaan dalam proses pemasaran, sumber daya manusia serta mampu menyelesaikan masalah perusahaan.
FAKULTAS TEKNIK
Menyiapkan sarjana dalam bidang teknik yang mampu menguasai dan menyelesaikan masalah dengan komputer dan berperan sebagai pembuat perangkat lunak komputer
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
Menyiapkan sarjana yang mampu mencari, mengolah, menulis dan menyampaikan berita secara efektif melalui media massa yang sesuai dengan kode etik jurnalistik
FAKULTAS SASTRA
Menyiapkan Sarjana dalam bidang Sastra Inggris yang mampu mengembangkan lembaga kerja yang menggunakan komunikasi lisan dan tulisan dalam Bahasa Inggris