UNPI • UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA
Media Sosial Bisa Menjadi Alat Diplomasi Kebahasaan
unpi/republika • Kamis, 11 Juli 2019 12:30 Wib
Media Sosial Bisa Menjadi Alat Diplomasi Kebahasaan
Sumber Foto : blog.westmonroepartners.com
UNPI-CIANJUR.AC.ID - Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Sutrisna Wibawa mengungkapkan penggunaan media sosial dapat berfungsi sebagai diplomasi publik. Media sosial bisa menjadi alat kekuatan lunak untuk mempengaruhi pengguna lainnya dalam membuat dan berinteraksi dengan pesan.
 
"Keberhasilan diplomasi ditandai banyaknya respons suka (like) dan komentar (comment) pada gambar dan keterangan gambar (caption) yang dibuat," kata Sutrisna, dalam Seminar Internasional Kebahasaan, di Jakarta, Selasa (9/7).
 
Sehingga, ia mengatakan Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan juga harus berada di media sosial. Guru Besar Filsafat Jawa ini berharap konten-konten positif mengenai kebahasaan dan kesusastraan yang disebarluaskan lebih menggaet generasi milenial, yaitu generasi Y (lahir sekitar tahun 1980 sampai dengan 1995) generasi Z (lahir sekitar tahun 1995 sampai 2010).
 
"Media sosial memang dirancang bukan untuk hal-hal serius dan berat. Tetapi kita juga bisa menggunakannya sebagai media untuk mencari dan mendapatkan ilmu pengetahuan. Cuma kemasannya, penyajiannya harus dibuat ringan dan menyenangkan," ujar Sutrisna, dilansir Republika.
 
Pemahaman yang sama diungkapkan Pradipta Dirgantara, salah satu pemakalah dalam seminar internasional kebahasaan ini. Ia mengakui peran media sosial sangat penting dalam pengembangan program diplomasi kebahasaan.
 
Ia mencontohkan program Kalawarta yang disiarkan oleh TVRI Jawa Barat yang sempat diasuhnya menggunakan Facebook untuk meningkatkan interaksi dengan audiens. Dengan demikian, program tersebut selain dapat dinikmati oleh pemirsa di wilayah Jawa Barat, juga dapat dinikmati oleh audiens di luar negeri.
 
"Kira-kira satu dari sepuluh penonton acara kita menonton dari luar negeri melalui streaming. Mereka orang Sunda yang tinggal di luar negeri yang kangen mendengar percakapan dalam bahasa Sunda," ujar Pradipta.
 
Lebih lanjut, Pradipta berharap agar semakin banyak media televisi lokal mengangkat program kebahasaan. Misalkan berita atau gelar wicara yang menggunakan bahasa daerah masing-masing. Media sosial dapat digunakan untuk meningkatkan interaksi penonton yang juga merupakan warganet yang didominasi milenial.
 
"Sebanyak 26 persen dari penonton punya aktualisasi diri sebagai bahasa daerah yang bisa dibanggakan. Jadi ketika mereka ngomong, mereka bangga pakai bahasa daerah," kata dia lagi.
 
Menurutnya, akun media sosial pemerintah memang perlu membangun kedekatan dengan warganet yang didominasi generasi milenial. Namun, ia berharap agar akun-akun tersebut tidak terjebak dengan tren penggunaan bahasa Indonesia yang kurang baik saat berinteraksi dengan warganet.
Berita Terkini
Perpusnas Luncurkan Buku Ikon Peradaban dan Ilmu Pengetahuan
Senin, 09 Desember 2019 14:50 Wib • unpi/infopublik
Lebih 50% Anak Indonesia Terpengaruh Iklan Digital dalam Berbelanja
Senin, 09 Desember 2019 13:50 Wib • unpi/antaranews
Robot Gantikan Tugas ASN?
Senin, 09 Desember 2019 12:30 Wib • unpi/republika
Berita Populer
Apa itu STEM (Science Technology Engineering Math)?
Jumat, 24 Agustus 2018 09:15 Wib • unpi/Lifewire
Provinsi Jawa Barat Raih Swasti Saba 2017
Rabu, 29 Nopember 2017 12:00 Wib • glg/infopublik
Perkembangan Teknologi Pengaruhi Tingkat Pengangguran
Jumat, 17 Februari 2017 09:21 Wib • glg/antara
Olahraga +
Awal Mula Kejuaraan Dunia Balap Motor Terbentuk
unpi/antaranews • Jumat, 14 Juni 2019 14:17 Wib
Meski Puasa Intensitas Olahraga tak Perlu Dikurangi
unpi/republika • Senin, 13 Mei 2019 16:00 Wib
Lalu Zohri, Manusia Tercepat Asia Tenggara
unpi/cnnindonesia • Selasa, 23 April 2019 15:00 Wib
Politik dan Hukum +
Mahfud MD: Milenial Rugi kalau Tidak Memilih
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 14:14 Wib
Pelajar Indonesia Tempuh 13 jam Perjalanan untuk Pemilu di Moskow
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 11:20 Wib
Kemenpora: Generasi Milenial jangan Golput
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 09:10 Wib
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi +
Robot Gantikan Tugas ASN?
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 12:30 Wib
Pakar Keamanan AS: Jaringan 4G Rentan Kena Serangan Siber
unpi/cnnindonesia • Selasa, 23 April 2019 10:00 Wib
Menristek: Indonesia Harus Lakukan Lompatan Teknologi AI
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 15:00 Wib
Sosial +
Lebih 50% Anak Indonesia Terpengaruh Iklan Digital dalam Berbelanja
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 13:50 Wib
Kenapa 12.12 jadi Harbolnas Terpopuler di Indonesia?
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 09:00 Wib
Lukman Hakim: Toleransi, Buah Moderasi Beragama
unpi/infopublik • Selasa, 23 April 2019 14:02 Wib
Pendidikan +
Perpusnas Luncurkan Buku Ikon Peradaban dan Ilmu Pengetahuan
unpi/infopublik • Selasa, 23 April 2019 14:50 Wib
Kominfo: Perpustakaan Nasional adalah Jantung Peradaban
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 11:37 Wib
Kini Gelar Tak Lagi Menjamin Kompetensi
unpi/okezone • Selasa, 23 April 2019 10:00 Wib

PROGRAM STUDI UNPI

Universitas Putra Indonesia, saat ini memiliki 4 fakultas

FAKULTAS EKONOMI
Menyiapkan sarjana di bidang manajemen yang mampu mengelola perusahaan dalam proses pemasaran, sumber daya manusia serta mampu menyelesaikan masalah perusahaan.
FAKULTAS TEKNIK
Menyiapkan sarjana dalam bidang teknik yang mampu menguasai dan menyelesaikan masalah dengan komputer dan berperan sebagai pembuat perangkat lunak komputer
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
Menyiapkan sarjana yang mampu mencari, mengolah, menulis dan menyampaikan berita secara efektif melalui media massa yang sesuai dengan kode etik jurnalistik
FAKULTAS SASTRA
Menyiapkan Sarjana dalam bidang Sastra Inggris yang mampu mengembangkan lembaga kerja yang menggunakan komunikasi lisan dan tulisan dalam Bahasa Inggris