UNPI • UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA
Keunikan Rempah-Rempah Nusantara yang Mendunia
unpi/indonesia.go.id • Rabu, 12 Juni 2019 13:45 Wib
Keunikan Rempah-Rempah Nusantara yang Mendunia
Sumber Foto : almanac.com
UNPI-CIANJUR.AC.ID - Kita tentu tahu alasan kenapa Indonesia dijajah selama ratusan tahun lamanya. Beberapa negara di belahan dunia seperti Portugis, Spanyol, Belanda hingga Jepang menjadi negara-negara yang tidak asing bagi orang Indonesia. Dari mereka-lah, Nusantara disatukan menjadi Indonesia. Negara dengan sejuta kekayaan dan keberagaman didalamnya.
 
Namun, seiring dengan perkembangan jaman. Muncul pertanyaan yang tidak biasa. Bagaimana cara para penjajah ini bisa sampai ke Nusantara? Bukannya jaman dahulu tidak ada teknologi yang canggih? Butuh berapa lama mereka menyeberangi lautan hingga bisa sampai ke tempat tujuan? Ini pertanyaan yang masuk akal, karena sangat tidak wajar orang mau berlayar di tengah lautan yang membutuhkan waktu hingga berbulan-bulan.
 
Mencari Nusantara
 
Dari kepulauan Maluku. Pertanyaan di atas dapat terjawab. Setidaknya, Maluku menjadi salah satu daerah yang juga menjadi wilayah komoditas Eropa kala itu. Portugis dan Spanyol adalah dua negara yang saling merebut kekuasaan di wilayah Maluku. Tujuan mereka sederhana, merebut dan menguasai rempah-rempah, terutama Pala dan Cengkeh. Penulis ternama Helmy Yahya dan Reinhard R Tawas menjawab kebenaran tersebut melalui karyanya 'Pengeliling Bumi Pertama adalah Orang Indonesia – Enrique Maluku'.
 
Orang Eropa pada kala itu meyakini bahwa, harga satu kilogram Pala dan Cengkeh jauh lebih mahal daripada satu kilogram emas. Karena rempah-rempah pada saat itu khasiatnya jauh lebih banyak dan sedang dicari oleh bangsa Eropa. Namun, di wilayah Eropa dan sekitarnya, tidak ditemukan rempah-rempah seperti Pala dan Cengkeh. Dari situlah bangsa Eropa mencari, di belahan dunia mana yang memiliki kekayaan tersebut. Maka ditemukanlah Maluku. Satu-satunya daerah penghasil Pala dan Cengkeh.
 
Bangsa Eropa mulai memainkan peran dan strateginya masing-masing untuk mencari dan menemukan letak keberadaan pulau kecil ini. Portugis dibawah komando Ferdinand Magelan, dan Spanyol yang dipimpin oleh Ratu Elizabeth adalah aktor penting bagi bangsa Eropa dibalik kejayaan mereka. Portugis dan Spanyol menemukan Maluku melalui jalur sutra – butuh waktu berbulan-bulan, bahkan bisa dalam jangka waktu satu tahun untuk berlayar mengelilingi bumi.
 
Negara di belahan Eropa memang dikenal sebagai negara dengan segala kekuatan yang dimiliki. Ambisi untuk menguasai dunia telah dilakukan dengan berbagai cara. Semua itu tidak terlepas dari sejarah peradaban dunia, bahkan berdampak pada wilayah teritorial Nusantara. Indonesia merupakan negara kepualauan yang dikenal memiliki beragam keunikan. Bukan hanya sebagai salah satu negara dengan penduduk terbanyak di dunia. Kekayaan alam dan kebudayaan lah yang sebenarnya menjadi daya Tarik Indonesia di mata dunia.
 
Khasiat Cengkeh
 
Meskipun bertubuh mungil, cengkeh menjadi salah satu rempah yang selalu kita temukan di dapur rumah kita. Khasiat dari rempah satu ini memiliki banyak manfaatnya. Tidak hanya untuk berbagai bahan maca makanan atau minuman. Karena cengkeh juga bermanfaat untuk kesehatan tubuh manusia loh. Cengkeh sendiri juga mengandung kalsium, magnesium dan vitamin E meskipun jumlahnya sedikit.
 
Dalam ilmu kesehatan, cengkeh diyakini dapat melindungi manusia dari bahaya kanker, karena diperkaya oleh antioksidan eugenol untuk melawan radikan bebas dalam tubuh, yang memicu perkembangan kanker. Cengkeh juga bermanfaat untuk membunuh bakteri penyebab penyakit, karena memiliki sifat anti bakteri yang mampu menghentikan infeksi. Selain itu, juga bermanfaat meningkatkan kesehatan hati, menjaga kesehatan tulang, mengobati sakit maag, mengendalikan kadar gula darah, serta berbagai kesehatan lainnya.
 
Khasiat Pala
 
Buah pala yang dikenal bulat bak bola kecil itu ternyata tidak hanya buahnya saja yang bermanfaat, tapi juga daun dan kulit dari buah pala itu sendiri. Cobalah sesekali kita menggunakan rempah yang satu ini untuk masalah kesehatan.
 
Khasiatnya yang beragam bisa meningkatkan kesehatan otak, mengurangi rasa sakit, mengatasai masalah pencernaan, menjaga kesehatan mulut, mengobati insomnia membantu mengeluarkan racun dari tubuh, merawat kulit dan juga untuk mengendalikan tekanan darah.
 
Keunikan dari pala dan cengkeh ini lah yang membuat Bangsa Eropa menjajah Indonesia. Ratusan tahun lamanya penjajahan terhadap bangsa ini juga didasari atas ambisi para Kolonial ingin merebut kekayaan alam yang terkandung didalamnya. Jika anda ingin belajar sejarah nusantara, berkunjunglah ke daerah penghasil rempah-rempah ini, yakni di Kepulauan Banda Neira (Maluku Tengah) serta Tidore dan Ternate (Maluku Utara). Ketiga daerah tersebutlah yang dikenal luas oleh dunia akan kekayaan rempah-rempah tersebut.
Berita Terkini
Pandemi Covid-19 Ubah Pendekatan Para Pendidik
Jumat, 05 Juni 2020 12:40 Wib • unpi/republika
Pendidikan Jarak Jauh, Strategi Pembelajaran Harus Berubah
Jumat, 05 Juni 2020 10:38 Wib • unpi/republika
Berita Populer
Apa itu STEM (Science Technology Engineering Math)?
Jumat, 24 Agustus 2018 09:15 Wib • unpi/Lifewire
Provinsi Jawa Barat Raih Swasti Saba 2017
Rabu, 29 Nopember 2017 12:00 Wib • glg/infopublik
Perkembangan Teknologi Pengaruhi Tingkat Pengangguran
Jumat, 17 Februari 2017 09:21 Wib • glg/antara
Olahraga +
Awal Mula Kejuaraan Dunia Balap Motor Terbentuk
unpi/antaranews • Jumat, 14 Juni 2019 14:17 Wib
Meski Puasa Intensitas Olahraga tak Perlu Dikurangi
unpi/republika • Senin, 13 Mei 2019 16:00 Wib
Lalu Zohri, Manusia Tercepat Asia Tenggara
unpi/cnnindonesia • Selasa, 23 April 2019 15:00 Wib
Politik dan Hukum +
Mahasiswa harus menjadi Garda Terdepan Tolak Politik Uang
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 12:40 Wib
Mahfud MD: Milenial Rugi kalau Tidak Memilih
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 14:14 Wib
Pelajar Indonesia Tempuh 13 jam Perjalanan untuk Pemilu di Moskow
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 11:20 Wib
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi +
Indonesia akan Daftarkan Enam lagi Aksara Daerah jadi Nama Domain
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 14:00 Wib
Kemenristek Siapkan Perangkat Pendukung Kenormalan Baru
unpi/medcom.id • Selasa, 23 April 2019 10:48 Wib
Indonesia Online Fest 2020 digelar 15-17 Mei
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 14:10 Wib
Sosial +
Kominfo Dukung Layanan Konseling Sejiwa
unpi/kemkominfo • Selasa, 23 April 2019 10:30 Wib
Peneliti: Pastikan Pekerja Indonesia Terserap Pasar Kerja
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 09:00 Wib
Akhir Pandemi Mundur jika Masyarakat Nekat Mudik
unpi/medcom.id • Selasa, 23 April 2019 12:23 Wib
Pendidikan +
Pandemi Covid-19 Ubah Pendekatan Para Pendidik
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 12:40 Wib
Pendidikan Jarak Jauh, Strategi Pembelajaran Harus Berubah
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 10:38 Wib
Pendidikan Karakter Penting untuk SDM Unggul
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 09:00 Wib

PROGRAM STUDI UNPI

Universitas Putra Indonesia, saat ini memiliki 4 fakultas

FAKULTAS EKONOMI
Menyiapkan sarjana di bidang manajemen yang mampu mengelola perusahaan dalam proses pemasaran, sumber daya manusia serta mampu menyelesaikan masalah perusahaan.
FAKULTAS TEKNIK
Menyiapkan sarjana dalam bidang teknik yang mampu menguasai dan menyelesaikan masalah dengan komputer dan berperan sebagai pembuat perangkat lunak komputer
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
Menyiapkan sarjana yang mampu mencari, mengolah, menulis dan menyampaikan berita secara efektif melalui media massa yang sesuai dengan kode etik jurnalistik
FAKULTAS SASTRA
Menyiapkan Sarjana dalam bidang Sastra Inggris yang mampu mengembangkan lembaga kerja yang menggunakan komunikasi lisan dan tulisan dalam Bahasa Inggris