UNPI • UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA
Aplikasi-aplikasi Alternatif Dalam Negeri Pengganti WhatsApp
Aplikasi-aplikasi Alternatif Dalam Negeri Pengganti WhatsApp
unpi/antaranews • Selasa, 16 April 2019 10:00 Wib
Aplikasi-aplikasi Alternatif Dalam Negeri Pengganti WhatsApp
Sumber Foto : pesan.kita.id
UNPI-CIANJUR.AC.ID - Warganet sebagai pengguna berbagai layanan komunikasi melalui jaringan Internet semestinya tidak khawatir jika salah satu layanan yang mereka gunakan mengalami gangguan, seperti media sosial Facebook, Instagram, maupun WhatsApp.
 
Tercatat sudah dua kali dalam sebulan aplikasi berbagi pesan WhatsApp mengalami gangguan layanan dan terakhir pada Minggu (14/4) petang. Sejumlah pengguna layanan bahkan harus kembali memanfaatkan pesan singkat (sms) untuk berkomunikasi dengan kolega mereka ketika WhatsApp down.
 
Padahal selain layanan sms, masyarakat dapat menggunakan aplikasi-aplikasi pesan instan lain. Misalnya, aplikasi pesan instan asal China, We Chat, atau aplikasi pesan instan milik Rusia, Telegram.
 
Namun, masyarakat sebaiknya menggunakan aplikasi berbagi pesan instan karya anak negeri demi keamanan dan kepastian layanan.
 
Sejumlah aplikasi pesan instan milik Indonesia, seperti dipantau Antara di Jakarta, Senin, telah tersedia di toko aplikasi Google Play Store. Aplikasi-aplikasi itu antara lain PesanKita, Catfiz Messenger dan Pusat Pesan APUS, bahkan GOJEK.
 
Aplikasi pesan instan PesanKita telah dirilis sejak 1 Juni 2017. Aplikasi itu bahkan mendapat pembaruan fitur Kawal Pilpres 2019 pada 12 April 2019.
 
Dalam deskripsi aplikasi, PesanKita dapat menampung lebih dari 256 anggota untuk mengikuti percakapan pada setiap grup pengguna. Aplikasi itu unggul dalam mengirim berkas (file) dengan format apapun, bahkan foto dan video yang dikirim diklaim tidak turun resolusinya.
 
Aplikasi PesanKita juga dilengkapi fitur pengatur waktu untuk menghapus pesan secara otomatis setelah dibaca oleh penerima. Aplikasi dengan bobot 25,49MB itu juga memiliki fitur enkripsi dan pencegah cuplikan layar (screenshot).
 
PesanKita telah diunduh lebih dari 10 ribu kali dengan seribu ulasan dan mendapat rating sebanyak 4,3 bintang.
 
Sementara, Catfiz Messenger telah mengantongi rating 4,2 bintang dengan lebih dari 40 ribu ulasan. Aplikasi berbobot 12MB itu juga telah diunduh lebih dari satu juta kali sejak peluncurannya pada 6 November 2019.
 
"Catfiz adalah messenger yang ringan tapi hebat, diramu dengan unik berupa gabungan antara instant messaging, interaksi sosial media, streaming multimedia, dan layanan cloud storage," demikian keterangan aplikasi di Google Play, seperti dilansir Antaranews.
 
Aplikasi Catfiz memiliki fitur menjaga privasi dengan tidak menampilkan nomor telepon, dapat berbagi file apapun dengan ukuran sampai dengan 500MB, memainkan video tanpa harus mengunduh dan kapasitas percakapan grup hingga dua ribu pengguna.
 
Sementara itu, aplikasi pesan instan Pusat Pesan APUS memiliki fitur unik yaitu manajemen pesan — pengelolaan satu langkah (one stop) semua pesan sehingga pesan tidak tersebar lagi.
 
Pusat Pesan APUS telah mengantongi rating dengan 4,6 bintang dan 990 ribu ulasan. Aplikasi dengan bobot 9,5MB itu telah diunduh lebih dari 10 juta kali sejak diluncurkan pada 16 Oktober 2014.
 
Selain tiga aplikasi itu, warganet juga dapat memanfaatkan fitur pesan instan lewat aplikasi GOJEK. Fitur pesan GOJEK berada di halaman muka aplikasi. Fitur berbagi pesan itu berada di bagian bawah, sejajar dengan fitur 'Pesanan' dan 'Inbox'.
Berita Terkini
Perusahaan Fintech dekati Mahasiswa,Tingkatkan Inklusi Keuangan
Selasa, 21 Mei 2019 10:00 Wib • unpi/antaranews
Puasa sebagai Terapi
Senin, 20 Mei 2019 16:00 Wib • unpi/republika
Berita Populer
Provinsi Jawa Barat Raih Swasti Saba 2017
Rabu, 29 Nopember 2017 12:00 Wib • glg/infopublik
Pro-Kontra Gerakan Anti Hoax
Rabu, 01 Februari 2017 14:42 Wib • glg/antara
Olahraga +
Meski Puasa Intensitas Olahraga tak Perlu Dikurangi
unpi/republika • Senin, 13 Mei 2019 16:00 Wib
Lalu Zohri, Manusia Tercepat Asia Tenggara
unpi/cnnindonesia • Selasa, 23 April 2019 15:00 Wib
80 Perguruan Tinggi Ikuti Pekan Olahraga Mahasiswa
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 12:30 Wib
Politik dan Hukum +
Mahfud MD: Milenial Rugi kalau Tidak Memilih
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 14:14 Wib
Pelajar Indonesia Tempuh 13 jam Perjalanan untuk Pemilu di Moskow
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 11:20 Wib
Kemenpora: Generasi Milenial jangan Golput
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 09:10 Wib
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi +
Pengguna Berhak Minta Hapus Data Pribadi di Medsos
unpi/cnnindonesia • Selasa, 23 April 2019 11:03 Wib
Ilmuwan Sebut Kolaborasi Sains dan Seni Bisa Dorong Inovasi
unpi/cnnindonesia • Selasa, 23 April 2019 10:00 Wib
Tahun 2018, Pengguna Internet di Indonesia 2018 capai 171 juta orang
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 09:00 Wib
Sosial +
Berdayakan Kaum Muda untuk Tangkal Radikalisme dan Terorisme
unpi/wapresri • Selasa, 23 April 2019 12:50 Wib
Puasa Ramadhan Melatih Diri Istikamah
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 15:50 Wib
Agar Nafas Segar Selama Berpuasa
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 16:00 Wib
Pendidikan +
Pengamat Pendidikan: UTBK PTN Mengurangi Spekulasi Calon Mahasiswa
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 08:55 Wib
Akademisi: Pengembangan Kompetensi Mahasiswa tak hanya Konsep
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 15:00 Wib
Kemenpar ajak Mahasiswa Berperan Aktif Perkuat Pariwisata Indonesia
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 13:42 Wib

PROGRAM STUDI UNPI

Universitas Putra Indonesia, saat ini memiliki 4 fakultas

FAKULTAS EKONOMI
Menyiapkan sarjana di bidang manajemen yang mampu mengelola perusahaan dalam proses pemasaran, sumber daya manusia serta mampu menyelesaikan masalah perusahaan.
FAKULTAS TEKNIK
Menyiapkan sarjana dalam bidang teknik yang mampu menguasai dan menyelesaikan masalah dengan komputer dan berperan sebagai pembuat perangkat lunak komputer
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
Menyiapkan sarjana yang mampu mencari, mengolah, menulis dan menyampaikan berita secara efektif melalui media massa yang sesuai dengan kode etik jurnalistik
FAKULTAS SASTRA
Menyiapkan Sarjana dalam bidang Sastra Inggris yang mampu mengembangkan lembaga kerja yang menggunakan komunikasi lisan dan tulisan dalam Bahasa Inggris