UNPI • UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA
Menristek: Kampus ke depan bisa jadi Museum
Menristek: Kampus ke depan bisa jadi Museum
unpi/jpp • Senin, 07 Januari 2019 16:00 Wib
Menristek: Kampus ke depan bisa jadi Museum
Sumber Foto : wikipedia
UNPI-CIANJUR.AC.ID - Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir mengingatkan kampus tiba-tiba bisa menjadi 'museum' seiring perkembangan teknologi ke depan, termasuk dalam perkuliahan.
 
"Kenapa museum? Karena mereka mungkin sudah tidak lagi kuliah di kampus," katanya.
 
Menurut dia, perkembangan yang terjadi di dunia ini sekarang berlangsung sangat cepat, mulai transportasi, telekomunikasi, perhotelan, konstruksi, perbankan, sampai perguruan tinggi.
 
Pada perguruan tinggi, kata Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Undip itu, perkembangan teknologi telah merambah sistem perkuliahan yang tidak mengharuskan tatap muka.
 
"Anywhere, anyplace, anytime (di manapun dan kapanpun). Perguruan tinggi harus menghadapi hal yang sama. Kalau tidak diperhatikan, akan tergilas," katanya.
 
Nasir menjelaskan realitas pendidikan tinggi di luar negeri sudah mulai menyiapkan diri menghadapi perkembangan yang dinamakan disruptif, terkait perubahan yang sangat mendasar.
 
Menghadapi perubahan tersebut, diakuinya, penting dilakukan perampingan perguruan tinggi, seperti dilakukan di Amerika Serikat (AS) kepada 25 persen kampus yang berada paling bawah.
 
"Korea Selatan juga menerapkan kebijakan. Perguruan tinggi yang berada 25 persen terbawah diperkirakan tutup atau bergabung hingga 10-15 tahun ke depan," katanya.
 
Artinya, kata dia, tidak menutup kemungkinan di Indonesia bakal terjadi merger atau akuisisi antarperguruan tinggi negeri (PTN), seiring dengan perubahan disruptif tersebut.
 
"Mungkin tidak terjadi merger atau akuisisi antar-PTN. Mungkin saja terjadi, tetapi kapannya, nanti. Nanti bisa muncul yang namanya `holding` di PTN," kata Nasir.
 
Perubahan disruptif, kata dia, terjadi secara mendasar dan sedemikian cepat yang akan memengaruhi kehidupan sehari-hari dan perilaku masyarakat di masa yang akan datang.
 
"Dalam sistem pembayaran. Yang namanya 'cashless' (nontunai, red.). sudah menggunakan kartu, 'e-money'. Dulu, tidak ada anjungan tunai mandiri (ATM). Perubahan begitu cepat," katanya.
Berita Terkini
Cianjur Rescue UNPI Juara 2 FIT COMPETITION USKW 2019
Sabtu, 23 Maret 2019 09:21 Wib • unpi
Bijaklah Menggunakan Fintech
Jumat, 22 Maret 2019 12:56 Wib • unpi/infopublik
Berita Populer
Provinsi Jawa Barat Raih Swasti Saba 2017
Rabu, 29 Nopember 2017 12:00 Wib • glg/infopublik
Pro-Kontra Gerakan Anti Hoax
Rabu, 01 Februari 2017 14:42 Wib • glg/antara
Olahraga +
Sukses Asian Games tak Semata Perolehan Medali
unpi/antara • Jumat, 24 Agustus 2018 13:00 Wib
Sejarah Asian Games
unpi/asiangames2018 • Jumat, 24 Agustus 2018 10:00 Wib
Asian Games Jadi Momen Penting Perdamaian Korea
unpi/kominfo • Senin, 20 Agustus 2018 15:07 Wib
Politik dan Hukum +
KPK Buka Call Center 198
unpi/cnnindonesia • Senin, 20 Agustus 2018 14:20 Wib
Remaja 14 Tahun Calonkan Diri Jadi Gubernur AS
unpi/cnnindonesia • Senin, 20 Agustus 2018 15:00 Wib
Mahkamah Agung: Indonesia Kekurangan 4.000 Hakim
unpi/cnnindonesia • Senin, 20 Agustus 2018 10:20 Wib
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi +
Cianjur Rescue UNPI Juara 2 FIT COMPETITION USKW 2019
unpi • Senin, 20 Agustus 2018 09:21 Wib
Microsoft Windows 7 Tamat Tahun Depan?
unpi/antaranews • Senin, 20 Agustus 2018 13:58 Wib
Kenapa Software Bajakan Sulit Diberantas
unpi/antaranews • Senin, 20 Agustus 2018 13:41 Wib
Sosial +
Bijaklah Menggunakan Fintech
unpi/infopublik • Senin, 20 Agustus 2018 12:56 Wib
Bangun Industri Skala Besar, Siapkan Lapangan Kerja untuk Generasi Muda
unpi/kemkominfo • Senin, 20 Agustus 2018 10:00 Wib
Sepanjang 2018, Kemkominfo Blokir 961.456 Akun
unpi/antaranews • Senin, 20 Agustus 2018 15:10 Wib
Pendidikan +
8,3 Juta Peserta Siap Ikuti UN , 91% Berbasis Komputer
unpi/jpp • Senin, 20 Agustus 2018 08:58 Wib
Perguruan Tinggi Berperan Dalam Pengembangan Arsip
unpi/antaranews • Senin, 20 Agustus 2018 11:09 Wib

PROGRAM STUDI UNPI

Universitas Putra Indonesia, saat ini memiliki 4 fakultas

FAKULTAS EKONOMI
Menyiapkan sarjana di bidang manajemen yang mampu mengelola perusahaan dalam proses pemasaran, sumber daya manusia serta mampu menyelesaikan masalah perusahaan.
FAKULTAS TEKNIK
Menyiapkan sarjana dalam bidang teknik yang mampu menguasai dan menyelesaikan masalah dengan komputer dan berperan sebagai pembuat perangkat lunak komputer
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
Menyiapkan sarjana yang mampu mencari, mengolah, menulis dan menyampaikan berita secara efektif melalui media massa yang sesuai dengan kode etik jurnalistik
FAKULTAS SASTRA
Menyiapkan Sarjana dalam bidang Sastra Inggris yang mampu mengembangkan lembaga kerja yang menggunakan komunikasi lisan dan tulisan dalam Bahasa Inggris