UNPI • UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA
Mahasiswa Brunei Pelajari Kebijakan Penanganan Kemiskinan di Indonesia
Mahasiswa Brunei Pelajari Kebijakan Penanganan Kemiskinan di Indonesia
unpi/netralnews • Jumat, 21 September 2018 14:00 Wib
Mahasiswa Brunei Pelajari Kebijakan Penanganan Kemiskinan di Indonesia
Sumber Foto : CrossedFlagPins.com
UNPI-CIANJUR.AC.ID - Kementerian Sosial (Kemensos) menerima lawatan dari delegasi Universitas Islam Sultan Sharif Ali Brunei Darrusalam. Mereka hadir untuk mendapatkan pengalaman Indonesia menangani masalah kemiskinan.
 
Rombongan sebanyak 33 orang terdiri dari mahasiswa, dosen, dan perwakilan lembaga keuangan dari negeri jiran ini.
 
Para tamu disambut Kepala Biro Perencanaan Adi Karyono dan sejumlah pejabat struktural dan fungsional. Kepada para tamu, Adi Karyono menjelaskan bagaimana pemerintah bekerja menangani masalah kemiskinan.
 
"Untuk menangani masalah kemiskinan, Kementerian Sosial meluncurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Kedua program ini terbukti efektif menurunkan angka kemiskinan," kata Adi, dilansir Netralnews.
 
Di hadapan tamu, Adi menjelaskan keseriusan pemerintah menangani kemiskinan. Hal ini ditunjukkan dengan terus meningkatnya anggaran untuk program penanganan kemiskinan.  
 
Ia menambahkan, "Tahun ini, anggaran Kementerian Sosial sebesar Rp43, 2 triliun, dimana Rp19 triliun untuk untuk PKH dan sekitar Rp21 triliun untuk BPNT. Tahun 2019, anggaran Kementerian Sosial akan naik lagi menjadi Rp58, 3 triliun. Pada tahun 2019, untuk PKH alokasi anggarannya mencapai angka Rp34,4 triliun."
 
Di satu sisi, kenaikan anggaran menunjukkan komitmen besar pemerintah terhadap penanganan masalah kemiskinan. Tapi di sisi lain,  kenaikan anggaran ini juga menuntut tanggung jawab besar.
 
"Kami berkomitmen agar bantuan yang salurkan benar-benar bisa dipertanggungjawabkan. Salah satu solusinya adalah menyalurkan bansos secara non tunai," katanya.
 
Dengan penyaluran secara cashless, bantuan bisa langsung diterima oleh penerima bantuan, atau tepat sasaran. Selain tepat sasaran, diharapkan bantuan juga tepat waktu dan tempat jumlah.  
 
PKH dan BPNT dinilai memberikan kontribusi signifikan terhadap penurunan angka kemiskinan. Survei Badan Pusat Statistik (BPS) sebesar  9,82 persen per Maret 2018 dibandingkan September 2017 sebanyak 26,58 juta orang atau 10,12 persen.
 
"Pemerintah akan terus menekan angka kemiskinan menjadi 9,2 persen pada akhir tahun ini. Dan akan terus memperkecil menjadi 8 persen akhir 2019," kata Adi.
 
Untuk itu, pemerintah juga akan meningkatkan baik jumlah penerima bansos PKH dan BPNT, maupun indeks atau jumlah bantuan.
 
"Untuk PKH jumlah penerima sebanyak 10 juta keluarga. Tahun 2019,  jumlah penerima  BPNT  akan dinaikkan menjadi 15,6 juta penerima," kata Adi.
Berita Terkini
Penulis Berperan Tingkatkan Kualitas Baca Tulis Masyarakat
Jumat, 19 Oktober 2018 14:00 Wib • unpi/republika
Perguruan Tinggi Didorong Lakukan Transformasi Digital
Jumat, 19 Oktober 2018 12:38 Wib • unpi/republika
Mahasiswa Pilar Penting Bangun Generasi Antikorupsi
Jumat, 19 Oktober 2018 10:30 Wib • unpi/republika
Berita Populer
Perkembangan Teknologi Pengaruhi Tingkat Pengangguran
Jumat, 17 Februari 2017 09:21 Wib • glg/antara
Provinsi Jawa Barat Raih Swasti Saba 2017
Rabu, 29 Nopember 2017 12:00 Wib • glg/infopublik
Pro-Kontra Gerakan Anti Hoax
Rabu, 01 Februari 2017 14:42 Wib • glg/antara
Olahraga +
Sukses Asian Games tak Semata Perolehan Medali
unpi/antara • Jumat, 24 Agustus 2018 13:00 Wib
Sejarah Asian Games
unpi/asiangames2018 • Jumat, 24 Agustus 2018 10:00 Wib
Asian Games Jadi Momen Penting Perdamaian Korea
unpi/kominfo • Senin, 20 Agustus 2018 15:07 Wib
Politik dan Hukum +
Remaja 14 Tahun Calonkan Diri Jadi Gubernur AS
unpi/cnnindonesia • Senin, 20 Agustus 2018 15:00 Wib
Mahkamah Agung: Indonesia Kekurangan 4.000 Hakim
unpi/cnnindonesia • Senin, 20 Agustus 2018 10:20 Wib
KPU Cianjur Mencatat Angka Partisipasi Pilgub Jabar Meningkat
unpi/antara • Senin, 20 Agustus 2018 09:07 Wib
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi +
Indonesia Butuh Banyak Fintech dengan Sistem yang Open Mind
Unpi/Antaranews • Senin, 20 Agustus 2018 13:00 Wib
Kemkominfo Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Smartphone
unpi/infopublik • Senin, 20 Agustus 2018 11:47 Wib
Menkominfo: Startup harus Diberi Kemudahan
unpi/antara • Senin, 20 Agustus 2018 09:18 Wib
Sosial +
Bantuan Pendidikan Tahap Pertama UNICEF Tiba
unpi/kemdikbud • Senin, 20 Agustus 2018 09:01 Wib
Tahun Ini Indonesia Tetapkan 225 Warisan Budaya Takbenda
unpi/kemdikbud • Senin, 20 Agustus 2018 12:30 Wib
Indonesia Raih Perunggu di Itaewon Global Village Festival 2018
unpi/KBRI Seoul • Senin, 20 Agustus 2018 11:00 Wib
Pendidikan +
Penulis Berperan Tingkatkan Kualitas Baca Tulis Masyarakat
unpi/republika • Senin, 20 Agustus 2018 14:00 Wib
Perguruan Tinggi Didorong Lakukan Transformasi Digital
unpi/republika • Senin, 20 Agustus 2018 12:38 Wib
Mahasiswa Pilar Penting Bangun Generasi Antikorupsi
unpi/republika • Senin, 20 Agustus 2018 10:30 Wib

PROGRAM STUDI UNPI

Universitas Putra Indonesia, saat ini memiliki 4 fakultas

FAKULTAS EKONOMI
Menyiapkan sarjana di bidang manajemen yang mampu mengelola perusahaan dalam proses pemasaran, sumber daya manusia serta mampu menyelesaikan masalah perusahaan.
FAKULTAS TEKNIK
Menyiapkan sarjana dalam bidang teknik yang mampu menguasai dan menyelesaikan masalah dengan komputer dan berperan sebagai pembuat perangkat lunak komputer
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
Menyiapkan sarjana yang mampu mencari, mengolah, menulis dan menyampaikan berita secara efektif melalui media massa yang sesuai dengan kode etik jurnalistik
FAKULTAS SASTRA
Menyiapkan Sarjana dalam bidang Sastra Inggris yang mampu mengembangkan lembaga kerja yang menggunakan komunikasi lisan dan tulisan dalam Bahasa Inggris