UNPI • UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA
AI DeepMind dari Google Mampu Kenali Penyakit Mata
AI DeepMind dari Google Mampu Kenali Penyakit Mata
unpi/antara • Rabu, 15 Agustus 2018 10:00 Wib
AI DeepMind dari Google Mampu Kenali Penyakit Mata
Sumber Foto : popyard.com
UNPI-CIANJUR.AC.ID - DeepMind, salah satu anak perusahaan Alphabet Inc, induk Google, mengembangkan kecerdasan buatan (artificial intelligence) untuk mendiagnosis penyakit mata.
 
Perusahaan berbasis di London, Inggris Raya ini bekerjasama dengan Rumah Sakit Mata Moorfields untuk mendeteksi penyakit mata. Algoritme DeepMind dilatiih untuk mengenali lebih dari 50 kondisi mata diklaim hasil diagnosis ini hampir sama akuratnya dengan dokter, seperti diberitakan laman CNet.
 
Studi mereka yang dimuat di junral Nature menjelaskan DeepMind melatih algoritme mereka sejak dua tahun lalu, menggunakan ribuan hasil pindai mata untuk mengenali penyakit yang dapat mengakibatkan hilangnya fungsi penglihatan.
 
Studi mereka mengklaim akurasi sistem ini mencapai 94 persen.
 
Kecerdasan buatan diperkirakan akan mampu masuk ke bidang kesehatan mata karena diagnosis penyakit mata melalui pemindai okuler merupakan pekerjaan yang kompleks dan memakan waktu.
 
"Jumlah pemindaian mata yang kami lakukan tumbuh jauh lebih cepat dibandingkan tenaga ahli manusia. Ada risiko yang dapat menyebabkan keterlambatan diagnosis, juga pengobatan penyakit yang mengancam penglihatan," kata konsultan dokter mata di Moorfields, Pearse Keane, dilansir Antaranews.
 
Kecerdasan buatan diharapkan dapat mendiagnosis penyakit lebih awal sehingga pasien dapat menerima perawatan lebih dini, akan berakibat pada kerusakan mata yang lebih minim.
 
AI dari DeepMind hanya dilatih untuk satu pemindai, namun, menurut para peneliti akan dapat dipasangkan ke pemindai model apa saja.
 
AI juga akan dapat menjelaskan kepada dokter apa yang mendasari diagnosis tersebut. Keuntungannya, dokter dapat mengkaji ulang analisis tersebut sebelum memutuskan perawatan yang tepat bagi pasien.
 
AI DeepMind belum digunakan di rumah sakit, ia haris melewati uji coba klinis dan mendapat persetujuan dari regulator.
Berita Terkini
Membangun Kualitas SDM dengan Penguatan Value for Money
Jumat, 15 Februari 2019 14:23 Wib • Unpi / JPP
Belajar Daring Lebih Mudah dengan Rumah Belajar
Jumat, 15 Februari 2019 12:30 Wib • Unpi / kemdikbud
Literasi Tak Hanya Bebas Buta Aksara
Jumat, 15 Februari 2019 11:03 Wib • Unpi / kemdikbud
Berita Populer
Provinsi Jawa Barat Raih Swasti Saba 2017
Rabu, 29 Nopember 2017 12:00 Wib • glg/infopublik
Pro-Kontra Gerakan Anti Hoax
Rabu, 01 Februari 2017 14:42 Wib • glg/antara
Olahraga +
Sukses Asian Games tak Semata Perolehan Medali
unpi/antara • Jumat, 24 Agustus 2018 13:00 Wib
Sejarah Asian Games
unpi/asiangames2018 • Jumat, 24 Agustus 2018 10:00 Wib
Asian Games Jadi Momen Penting Perdamaian Korea
unpi/kominfo • Senin, 20 Agustus 2018 15:07 Wib
Politik dan Hukum +
KPK Buka Call Center 198
unpi/cnnindonesia • Senin, 20 Agustus 2018 14:20 Wib
Remaja 14 Tahun Calonkan Diri Jadi Gubernur AS
unpi/cnnindonesia • Senin, 20 Agustus 2018 15:00 Wib
Mahkamah Agung: Indonesia Kekurangan 4.000 Hakim
unpi/cnnindonesia • Senin, 20 Agustus 2018 10:20 Wib
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi +
Riset Dell: 40 Persen Gen Z Mau Berkarir di Bidang TI
unpi/cnnindonesia • Senin, 20 Agustus 2018 10:00 Wib
Siswa SMP Ubah Limbah Popok Bekas Menjadi Pupuk
unpi/antaranews • Senin, 20 Agustus 2018 10:59 Wib
Sistem Keamanan Operator Mangsa Serangan Siber Motif Baru
unpi/cnnindonesia • Senin, 20 Agustus 2018 10:00 Wib
Sosial +
Model Penanganan Bencana Indonesia Jadi Contoh Dunia
Unpi / Kemlu • Senin, 20 Agustus 2018 09:03 Wib
Polisi Tilang Pengguna GPS Saat Berkendara
unpi/cnnindonesia • Senin, 20 Agustus 2018 14:30 Wib
Indonesia Hanya Punya 21 Sensor Deteksi Dini Serangan Siber
unpi/cnnindonesia • Senin, 20 Agustus 2018 09:05 Wib
Pendidikan +
Membangun Kualitas SDM dengan Penguatan Value for Money
Unpi / JPP • Senin, 20 Agustus 2018 14:23 Wib
Belajar Daring Lebih Mudah dengan Rumah Belajar
Unpi / kemdikbud • Senin, 20 Agustus 2018 12:30 Wib
Literasi Tak Hanya Bebas Buta Aksara
Unpi / kemdikbud • Senin, 20 Agustus 2018 11:03 Wib

PROGRAM STUDI UNPI

Universitas Putra Indonesia, saat ini memiliki 4 fakultas

FAKULTAS EKONOMI
Menyiapkan sarjana di bidang manajemen yang mampu mengelola perusahaan dalam proses pemasaran, sumber daya manusia serta mampu menyelesaikan masalah perusahaan.
FAKULTAS TEKNIK
Menyiapkan sarjana dalam bidang teknik yang mampu menguasai dan menyelesaikan masalah dengan komputer dan berperan sebagai pembuat perangkat lunak komputer
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
Menyiapkan sarjana yang mampu mencari, mengolah, menulis dan menyampaikan berita secara efektif melalui media massa yang sesuai dengan kode etik jurnalistik
FAKULTAS SASTRA
Menyiapkan Sarjana dalam bidang Sastra Inggris yang mampu mengembangkan lembaga kerja yang menggunakan komunikasi lisan dan tulisan dalam Bahasa Inggris