UNPI • UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA
Mahkamah Agung: Indonesia Kekurangan 4.000 Hakim
Mahkamah Agung: Indonesia Kekurangan 4.000 Hakim
unpi/cnnindonesia • Kamis, 19 Juli 2018 10:20 Wib
Mahkamah Agung: Indonesia Kekurangan 4.000 Hakim
Sumber Foto : tempo.co
UNPI-CIANJUR.AC.ID - Indonesia masih kekurangan setidak-tidaknya 4000 hakim sampai hari ini. Juru Bicara Mahkamah Agung (MA) Suhadi mengatakan saat ini hanya ada sekitar 7000 hakim yang bertugas di seluruh Indonesia.
 
"Dulu kita pernah jumlah hakim 8000. Idealnya itu 11.000, kurang 4000 hakim lagi. Sekarang ada yang 1.591 hakim lagi latihan," kata Suhadi.
 
Suhadi menerangkan sekitar 1500 lebih hakim yang sedang pendidikan itu tidak bisa langsung bekerja. Mereka harus menyelesaikan masa pendidikan selama kurang lebih 3 tahun untuk siap bertugas.
 
"Pendidikan 2,5 tahun setelahnya ada putusan presiden, biasanya 6 bulan baru bisa diutus ke daerah. Karena itu sekarang banyak pengadilan yang sidang dengan hakim tunggal," katanya, seperti dilansir CNNIndonesia.com.
 
Aparatur peradilan di daerah perbatasan sangat susah untuk dicari. Bahkan, sempat ada usulan agar standar penerimaan hakim diturunkan dan diutamakan bagi putera daerah, menurut Kepala Biro Hukum dan Humas MA Abdullah.
 
Namun, Suhadi menegaskan MA akan tetap menetapkan kompetensi hakim sesuai standar. Setiap hakim juga diharuskan untuk siap mengabdi di seluruh pelosok negeri.
 
"Tidak bisa disesuaikan dengan domisili. Kalau begitu nanti hakim ngumpul di Jawa, ngumpul di Medan. Hakim harus keliling," tegas dia.
 
Presiden telah mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 13 Tahun 2016 tentang Pembentukan 86 pengadilan. Namun, Suhadi mengatakan peresmian pengadilan tersebut masih tertunda.
 
"Kekurangan hakim dan juga pembangunan dari gedung pengadilan itu sendiri menunggu support pemerintah. Ada juga DIPA dari MA," ungkap dia.
 
Sebanyak 86 pengadilan baru dibentuk lantaran ada pemekaran daerah di Indonesia. Dia mencontohkan pengadilan untuk kabupaten dan kota Tangerang nantinya akan dipisah karena pemekaran.
 
"Tapi bertahap, mana yang urgen digeser. Karena hakim itu dia pangkat 4b," tutupnya.
Berita Terkini
Puasa sebagai Terapi
Senin, 20 Mei 2019 16:00 Wib • unpi/republika
Akademisi: Pengembangan Kompetensi Mahasiswa tak hanya Konsep
Senin, 20 Mei 2019 15:00 Wib • unpi/antaranews
Berita Populer
Provinsi Jawa Barat Raih Swasti Saba 2017
Rabu, 29 Nopember 2017 12:00 Wib • glg/infopublik
Pro-Kontra Gerakan Anti Hoax
Rabu, 01 Februari 2017 14:42 Wib • glg/antara
Olahraga +
Meski Puasa Intensitas Olahraga tak Perlu Dikurangi
unpi/republika • Senin, 13 Mei 2019 16:00 Wib
Lalu Zohri, Manusia Tercepat Asia Tenggara
unpi/cnnindonesia • Selasa, 23 April 2019 15:00 Wib
80 Perguruan Tinggi Ikuti Pekan Olahraga Mahasiswa
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 12:30 Wib
Politik dan Hukum +
Mahfud MD: Milenial Rugi kalau Tidak Memilih
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 14:14 Wib
Pelajar Indonesia Tempuh 13 jam Perjalanan untuk Pemilu di Moskow
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 11:20 Wib
Kemenpora: Generasi Milenial jangan Golput
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 09:10 Wib
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi +
Pengguna Berhak Minta Hapus Data Pribadi di Medsos
unpi/cnnindonesia • Selasa, 23 April 2019 11:03 Wib
Ilmuwan Sebut Kolaborasi Sains dan Seni Bisa Dorong Inovasi
unpi/cnnindonesia • Selasa, 23 April 2019 10:00 Wib
Tahun 2018, Pengguna Internet di Indonesia 2018 capai 171 juta orang
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 09:00 Wib
Sosial +
Berdayakan Kaum Muda untuk Tangkal Radikalisme dan Terorisme
unpi/wapresri • Selasa, 23 April 2019 12:50 Wib
Puasa Ramadhan Melatih Diri Istikamah
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 15:50 Wib
Agar Nafas Segar Selama Berpuasa
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 16:00 Wib
Pendidikan +
Pengamat Pendidikan: UTBK PTN Mengurangi Spekulasi Calon Mahasiswa
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 08:55 Wib
Akademisi: Pengembangan Kompetensi Mahasiswa tak hanya Konsep
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 15:00 Wib
Kemenpar ajak Mahasiswa Berperan Aktif Perkuat Pariwisata Indonesia
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 13:42 Wib

PROGRAM STUDI UNPI

Universitas Putra Indonesia, saat ini memiliki 4 fakultas

FAKULTAS EKONOMI
Menyiapkan sarjana di bidang manajemen yang mampu mengelola perusahaan dalam proses pemasaran, sumber daya manusia serta mampu menyelesaikan masalah perusahaan.
FAKULTAS TEKNIK
Menyiapkan sarjana dalam bidang teknik yang mampu menguasai dan menyelesaikan masalah dengan komputer dan berperan sebagai pembuat perangkat lunak komputer
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
Menyiapkan sarjana yang mampu mencari, mengolah, menulis dan menyampaikan berita secara efektif melalui media massa yang sesuai dengan kode etik jurnalistik
FAKULTAS SASTRA
Menyiapkan Sarjana dalam bidang Sastra Inggris yang mampu mengembangkan lembaga kerja yang menggunakan komunikasi lisan dan tulisan dalam Bahasa Inggris