UNPI • UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA
Rusia Bakal Balas Usir Diplomat Inggris
Rusia Bakal Balas Usir Diplomat Inggris
glg/cnnindonesia • Jumat, 16 Maret 2018 13:21 Wib
Rusia Bakal Balas Usir Diplomat Inggris
Sumber Foto : gilangnetworks
UNPI-CIANJUR.AC.ID - Rusia menyatakan akan segera mengusir diplomat Inggris, membalas tindakan serupa yang diambil oleh negara tersebut setelah menuding Moskow terlibat dalam upaya pembunuhan seorang eks mata-mata agen ganda.
 
Dalam laporan kantor berita RIA yang dikutip Reuters pada Kamis (15/3), Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan tuduhan tersebut tidak dapat diterima dan diplomat Inggris akan diusir.
 
Inggris lebih dulu mengusir 23 diplomat Rusia karena negara tersebut diduga terlibat dalam serangan racun terhadap Sergei Skripal dan putrinya, Yulia, di Salisbury.
 
Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson menuduh Rusia membanggakan serangan terhadap Skripal, menyebutnya sebagai cara untuk menakut-nakuti mereka yang melawan Presiden Vladimir Putin.
 
Johnson, seperti dilansir CNNIndonesia.com, mengatakan bukti kesalahan Rusia 'sangat banyak' karena hanya Moskow yang memiliki akses terhadap racun yang digunakan dan motif untuk melukai Sergei Skripal.
 
"Ada kesombongan dan sarkasme dalam respons yang kami dengar dari Rusia yang mengindikasi kesalahan mereka," katanya, kepada BBC, sebagaimana dikutip Reuters. "Mereka ingin menyangkal sekaligus membanggakannya."
 
Inggris menyuebut Skripal dan Yulia diserang dengan racun era Soviet, 'Novichok'. Mereka ditemukan tak sadarkan diri pada 4 Maret dan sekarang masih dalam keadaan kritis di rumah sakit.
 
Skripal yang merupakan seorang mantan agen GRU, badan intelijen militer Rusia, mengkhianati puluhan agen Rusia untuk Inggris sebelum ditangkap di Moskow dan dipenjara pada tahun 2006. Dia dibebaskan sebagai bagian dari kesepakatan pertukaran mata-mata pada tahun 2010 dan menetap di Inggris.
 
Di dalam negeri, pemerintah Inggris mendapat tekanan dari anggota parlemen dan media untuk menegaskan sikap kepada Rusia.
 
Johnson menyarankan adanya konsekuansi lebih lanjut terhadap orang-orang kaya Rusia yang memiliki aset di Inggris. Badan Kejahatan Nasional dan Kejahatan Ekonomi tengah menjalankan investigasi kepada sejumlah orang namun menolak untuk memberi detail dengan alasan hukum.
 
"Apa yang diinginkan orang adalah beberapa orang kaya ... dengan kekayaannya yang dapat dihubungkan dengan Vladimir Putin, mungkin saja badan hukum, yang dapat dihukum oleh polisi atas kekayaan yang tidak dapat dijelaskan, untuk membawa mereka ke pengadilan atas tindakan kotor korupsi mereka," katanya.
Berita Terkini
Agenda Wisata di Bogor Sepanjang Agustus 2018
Rabu, 18 Juli 2018 12:00 Wib • unpi/antara
Berita Populer
Syarat Agar Kartu SIM yang Diblokir Bisa Dipakai Lagi
Senin, 16 Oktober 2017 15:00 Wib • glg/cnnindonesia
Perkembangan Teknologi Pengaruhi Tingkat Pengangguran
Jumat, 17 Februari 2017 09:21 Wib • glg/antara
Pro-Kontra Gerakan Anti Hoax
Rabu, 01 Februari 2017 14:42 Wib • glg/antara
Olahraga +
Kominfo Luncurkan Aplikasi Duta Suporter Indonesia
unpi/antara • Rabu, 11 Juli 2018 09:14 Wib
Pemprov Kepri akan Bangun Sirkuit Balap Motor Level Dunia
unpi/cnnindonesia • Kamis, 24 Mei 2018 09:00 Wib
Del Piero: Tugas Pesepakbola Satukan Perdamaian
unpi/antara • Jumat, 18 Mei 2018 14:00 Wib
Politik dan Hukum +
KPU Cianjur Mencatat Angka Partisipasi Pilgub Jabar Meningkat
unpi/antara • Jumat, 18 Mei 2018 09:07 Wib
Pilkada Jabar Berjalan Aman dan Kondusif
unpi/antara • Jumat, 18 Mei 2018 11:57 Wib
Erdogan Menang Lagi di Pemilihan Presiden Turki
unpi/antara • Jumat, 18 Mei 2018 10:00 Wib
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi +
Waktu Terbaik Saksikan Blood Moon Terpanjang di Indonesia
unpi/antara • Jumat, 18 Mei 2018 15:30 Wib
Aplikasi Haji Pintar 2018 Sudah Tersedia untuk Diunduh
unpi/antara • Jumat, 18 Mei 2018 14:37 Wib
Sosial +
Agenda Wisata di Bogor Sepanjang Agustus 2018
unpi/antara • Jumat, 18 Mei 2018 12:00 Wib
BI Selenggarakan Pameran Karya Kreatif Indonesia 2018
unpi/infopublik • Jumat, 18 Mei 2018 15:30 Wib
Parade 1001 Kuda Sandelwood, Atraksi Wisata Pulau Sumba
unpi/antara • Jumat, 18 Mei 2018 12:30 Wib
Pendidikan +
Lifelong Learning Kunci Menghadapi Tantangan di Era Revolusi Industri 4.0
unpi/ristekdikti • Jumat, 18 Mei 2018 14:16 Wib
Mendikbud: Zonasi Pintu Masuk Pembenahan Pendidikan Nasional
unpi/netralnews • Jumat, 18 Mei 2018 11:00 Wib

PROGRAM STUDI UNPI

Universitas Putra Indonesia, saat ini memiliki 4 fakultas

FAKULTAS EKONOMI
Menyiapkan sarjana di bidang manajemen yang mampu mengelola perusahaan dalam proses pemasaran, sumber daya manusia serta mampu menyelesaikan masalah perusahaan.
FAKULTAS TEKNIK
Menyiapkan sarjana dalam bidang teknik yang mampu menguasai dan menyelesaikan masalah dengan komputer dan berperan sebagai pembuat perangkat lunak komputer
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
Menyiapkan sarjana yang mampu mencari, mengolah, menulis dan menyampaikan berita secara efektif melalui media massa yang sesuai dengan kode etik jurnalistik
FAKULTAS SASTRA
Menyiapkan Sarjana dalam bidang Sastra Inggris yang mampu mengembangkan lembaga kerja yang menggunakan komunikasi lisan dan tulisan dalam Bahasa Inggris