UNPI-CIANJUR.AC.ID - Pemkab Cianjur, Jawa Barat, membuka peluang investor untuk berinvetasi di wilayah tersebut, termasuk membuka tempat hiburan seperti bioskop dengan catatan memenuhi semua peraturan serta mengutamakan kearifan lokal.
Terkait kasus yang menimpa pengusaha bioskop di Jalan Raya Puncak, yang izinya dicabut, karena tidak melakukan saran yang telah diberikan pemerintah daerah, menurut Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman. "Salah satunya dengan melakukan kordinasi dengan berbagai pihak muspika, muspida termasuk warga sekitar. Sejak jauh hari kami sudah menyarankan, agar dijalin hubungan emosional tersebut."
Untuk melancarkan usaha pemodal di wilayah tersebut, pihaknya menyarankan untuk berkordinasi terlebih dahulu dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, agar saat beroperasi tidak menyalahi aturan dan menjadi kendala.
Herman menambahkan, "Banyak bidang usaha yang dapat dilakukan di wilayah Cianjur, termasuk pengembangan sejumlah destinasi wisata yang bisa di kelola bersama dengan pihak swasta. Kami juga akan membuka peluang dibidang lain seperti peternakan dan pembudidayaan."
Sedangkan untuk tempat hiburan bioskop, pihaknya akan menyediakan sejumlah gedung atau lokasi milik pemkab untuk dikelola bersama yang letaknya di tengah kota Cianjur.
Pasalnya selama ini, banyak warga yang berharap Cianjur, memiliki gedung bioskop dan sejumlah tempat hiburan lainnya yang dikelola secara agamis, salah satunya hutan Kota sebagai tempat wisata yang bernuansa islami, ujarnya.
Herman menjelaskan, "Peluang lain yang dapat dikembangkan seperti wisata air terjun, danau, pantai dan kampung wisata Pandanwangi serta Gunung Padang. Untuk itu, kita akan berikan berbagai kemudahan bagiu investor untuk menanamkan modalnya di Cianjur."