UNPI • UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA
BlackRock, Malware Pencuri Data di Instagram Hingga TikTok
unpi/cnnindonesia • Jumat, 24 Juli 2020 10:51 Wib
BlackRock, Malware Pencuri Data di Instagram Hingga TikTok
Sumber Foto : bestantivirus.com
UNPI-CIANJUR.AC.ID - Perusahaan keamanan siber ThreatFabric memperingatkan bahaya dari malware baru bagi pengguna Android yang disebut BlackRock. ThreatFabric menyebut BlackRock dapat mencuri informasi kartu kredit dengan memanfaatkan ratusan aplikasi yang tersedia bagi ponsel cerdas, misalnya Amazon, Facebook, Gmail, dan Tinder.

BlackRock diketahui bukan merupakan malware baru.  BlackRock berasal dari malware yang mencuri data perbankan sebelumnya.

Melansir India Express, BlackRock bekerja seperti kebanyakan malware Android. Setelah diinstal pada ponsel, BlackRock memonitor aplikasi yang ditargetkan.

Ketika pengguna memasukkan rincian login dan atau kartu kredit, BlackRock mengirim informasi ke server. BlackRock menggunakan fitur aksesibilitas telepon dan kemudian menggunakan DPC Android (pengontrol kebijakan perangkat) untuk memberikan akses ke izin lainnya.

Selain itu, BlackRock menyembunyikan ikonnya dari laci aplikasi, membuatnya tidak terlihat oleh pengguna ketika meminta hak aksesibilitas layanan. Setelah hak istimewa itu diberikan, BlackRock memberikan sendiri izin tambahan yang diperlukan untuk berfungsi penuh tanpa harus berinteraksi lebih jauh dengan korban.

Pada titik itu, bot siap menerima perintah dari server command-and-control dan melakukan serangan.

Lebih lanjut, BlackRock tidak terbatas pada aplikasi perbankan online. BlackRock juga menargetkan aplikasi di berbagai kategori, seperti Buku & Referensi, Bisnis, Komunikasi, Kencan, Hiburan, Gaya Hidup, Musik & Audio, Berita & Majalah, Alat, dan Pemutar & Editor Video.

Para peneliti mencatat bahwa BlackRock mencuri kredensial seperti nama pengguna dan kata sandi dari 226 aplikasi, termasuk PayPal, Amazon, eBay, Gmail, Google Pay, Uber, Yahoo Mail, Amazon dan Netflix.

Selain itu, malware mencuri nomor kartu kredit dari 111 aplikasi tambahan, termasuk Facebook Messenger, Google Hangouts, Instagram, PlayStation, Reddit, Stype, TikTok, Twitter, WhatsApp, dan YouTube.

ThreatFabric mengatakan malware itu dapat digunakan untuk mengirim dan mencuri pesan SMS, menyembunyikan notifikasi, keylogging, deteksi AV, dan banyak lagi.

Melansir laman resmi, ThreatFabric menyebut BlackRock berasal dari kode malware perbankan Xerxes, yang merupakan turunan dari Trojan perbankan Android LokiBot. Kode sumber malware Xerxes diumumkan kepada publik oleh pembuatnya sekitar Mei 2019.

BlackRock menyalahgunakan Layanan Aksesibilitas untuk memeriksa aplikasi mana yang berjalan di latar depan. Seperti Trojan perbankan Android Ginp, BlackRock memiliki dua jenis layar overlay, satu adalah tampilan grabber kartu generik dan yang lainnya spesifik per aplikasi yang ditargetkan, overlay phising kredensial.

Dari 337 aplikasi unik dalam daftar target BlackRock, banyak aplikasi yang belum diamati menjadi target malware perbankan sebelumnya. Sasaran baru itu sebagian besar tidak terkait dengan lembaga keuangan
Berita Terkini
Gubernur BI Ajak Mahasiswa Adaptasi Digitalisasi Keuangan
Kamis, 06 Agustus 2020 12:00 Wib • unpi / medcom.id
Mengenal Tipe Plagiat Karya Ilmiah yang Banyak Ditemukan
Kamis, 06 Agustus 2020 10:00 Wib • unpi/republika
Berita Populer
Apa itu STEM (Science Technology Engineering Math)?
Jumat, 24 Agustus 2018 09:15 Wib • unpi/Lifewire
Provinsi Jawa Barat Raih Swasti Saba 2017
Rabu, 29 Nopember 2017 12:00 Wib • glg/infopublik
Timor Leste Masuk ASEAN 2017
Rabu, 25 Mei 2016 08:00 Wib • glg/antara
Olahraga +
Awal Mula Kejuaraan Dunia Balap Motor Terbentuk
unpi/antaranews • Jumat, 14 Juni 2019 14:17 Wib
Meski Puasa Intensitas Olahraga tak Perlu Dikurangi
unpi/republika • Senin, 13 Mei 2019 16:00 Wib
Lalu Zohri, Manusia Tercepat Asia Tenggara
unpi/cnnindonesia • Selasa, 23 April 2019 15:00 Wib
Politik dan Hukum +
 Pentingnya Paten Bagi Sebuah Penemuan
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 16:56 Wib
Mahasiswa harus menjadi Garda Terdepan Tolak Politik Uang
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 12:40 Wib
Mahfud MD: Milenial Rugi kalau Tidak Memilih
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 14:14 Wib
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi +
Satelit Baru Bakal Diluncurkan Dukung Digitalisasi Pendidikan
unpi/medcom.id • Selasa, 23 April 2019 12:30 Wib
Menristek Berbagi Cara Mengasah Daya Inovasi
unpi/medcom.id • Selasa, 23 April 2019 11:22 Wib
BlackRock, Malware Pencuri Data di Instagram Hingga TikTok
unpi/cnnindonesia • Selasa, 23 April 2019 10:51 Wib
Sosial +
Perlunya Konsep Dasar Perlindungan Data Pribadi
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 18:00 Wib
AICoSH 2020 Bahas Pengembangan Ilmu Sosial Humaniora
unpi/republika.co.id • Selasa, 23 April 2019 12:00 Wib
20 Juta Nama Warga RI Belum Sinkron dengan Nomor Induk Kependudukan
unpi/suara.com • Selasa, 23 April 2019 14:50 Wib
Pendidikan +
Mengenal Tipe Plagiat Karya Ilmiah yang Banyak Ditemukan
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 10:00 Wib
Kemdikbud Gandeng Industri untuk Kembangkan Talenta Digital
unpi/berita satu • Selasa, 23 April 2019 15:06 Wib

PROGRAM STUDI UNPI

Universitas Putra Indonesia, saat ini memiliki 4 fakultas

FAKULTAS EKONOMI
Menyiapkan sarjana di bidang manajemen yang mampu mengelola perusahaan dalam proses pemasaran, sumber daya manusia serta mampu menyelesaikan masalah perusahaan.
FAKULTAS TEKNIK
Menyiapkan sarjana dalam bidang teknik yang mampu menguasai dan menyelesaikan masalah dengan komputer dan berperan sebagai pembuat perangkat lunak komputer
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
Menyiapkan sarjana yang mampu mencari, mengolah, menulis dan menyampaikan berita secara efektif melalui media massa yang sesuai dengan kode etik jurnalistik
FAKULTAS SASTRA
Menyiapkan Sarjana dalam bidang Sastra Inggris yang mampu mengembangkan lembaga kerja yang menggunakan komunikasi lisan dan tulisan dalam Bahasa Inggris