UNPI • UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA
LIPI Respon Alat Filter Udara Panas Bisa Membunuh Covid-19
unpi/cnnindonesia • Kamis, 16 Juli 2020 13:00 Wib
LIPI Respon Alat Filter Udara Panas Bisa Membunuh Covid-19
Sumber Foto : vaniman.com
UNPI-CIANJUR.AC.ID - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengatakan
alat penyaring udara yang mengeluarkan hawa panas mampu membunuh virus corona SARS-CoV-2
penyebab pandemi Covid-19. 

Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik LIPI, Agus Haryono menjelaskan
udara panas bisa membunuh virus Covid-19 yang disebut mampu bertahan dalam suhu 56
derajat celsius selama sekitar 15 menit.

"Virus Corona memang dapat bertahan dalam suhu 56 derajat celsius selama sekitar 15 menit.
Tentu suhu yang lebih tinggi akan dapat membunuh virus," kata Agus.

Hasil penelitian memang menunjukkan udara panas bisa mengurangi penyebaran virus Covid-19. 

Penelitian pracetak (preprint) yang belum ditinjau oleh peneliti medis lainnya (peer-reviewed)
oleh Harvard Medical School keterkaitan kondisi cuaca, kelembapan, hingga curah hujan
dengan penyebaran Covid-19. Penelitian dilakukan di 3.739 lokasi di seluruh dunia.

Hasil penelitian menunjukkan suhu rata-rata di atas 77 derajat fahrenheit atau  25 derajat celsius
berkaitan dengan pengurangan penularan virus. Setiap kenaikan suhu sebanyak 1 derajat celsius
akan mengurangi penyebaran virus sebanyak 3,1 persen.

Peneliti di University of Houston baru-baru ini mengembangkan sistem penyaring atau filtrasi.
Studi dalam pengembangan sistem mencatat bahwa virus corona keseluruhan tidak dapat bertahan
terhadap suhu di atas 158 derajat. 

Oleh karena itu, sistem penyaringan berjalan sangat panas hingga 392 derajat sehingga disebut
dapat secara efektif membunuh virus corona saat kontak. 

Di sisi lain, Agus mengatakan penyaring udara dengan hawa panas ini akan memakan banyak
energi karena mencakup bidang yang luas, seperti di fasilitas umum atau ruangan kantor, bukan
hanya fokus di satu benda.

"Hanya saja saya membayangkan sirkulasi udara di fasilitas umum dengan menggunakan
penyaringan dengan udara panas, tentu akan membutuhkan banyak sumber energi," ujar Agus.

Agus menjelaskan LIPI sendiri sedang mengembangkan alat uap untuk mensterilisasi limbah
rumah sakit untuk menghilangkan potensi kontaminasi virus Corona pada limbah medis.
Berbeda dengan alat penyaringan yang digunakan untuk sterilisasi ruangan, alat ini bertujuan
untuk fokus membunuh virus di benda.

Agus mengatakan beberapa kajian menunjukkan virus SARS-Cov-2 mampu bertahan hidup
di permukaan benda dari beberapa jam hingga beberapa hari.

"Jumlah virus pada permukaan benda tersebut semakin lama semakin berkurang. Karena
virus SARS-Cov-2 tidak bisa mereplikasi diri nya atau tidak bisa berkembang biak, jika tidak
berada pada inang yang hidup, seperti sel manusia," ujar Agus.

Sebelumnya, sistem penyaringan buatan University of Houston diklaim dapat langsung
menetralisir dan membunuh 99,8 persen dari Covid-19 dalam satu kali penyaringan.

Penemuan yang dipublikasi di Materials Today penyaring udara ini mampu menangkap
dan membunuh Covid-19. Sistem penyaringan ini mengeluarkan hawa yang sangat panas
untuk membunuh Covid-19.

"Filter ini dapat berguna di bandara dan di pesawat terbang, di gedung perkantoran, sekolah,
dan kapal pesiar untuk menghentikan penyebaran Covid-19," kata salah satu penulis studi Zhifeng Ren.
Berita Terkini
Gubernur BI Ajak Mahasiswa Adaptasi Digitalisasi Keuangan
Kamis, 06 Agustus 2020 12:00 Wib • unpi / medcom.id
Mengenal Tipe Plagiat Karya Ilmiah yang Banyak Ditemukan
Kamis, 06 Agustus 2020 10:00 Wib • unpi/republika
Berita Populer
Apa itu STEM (Science Technology Engineering Math)?
Jumat, 24 Agustus 2018 09:15 Wib • unpi/Lifewire
Provinsi Jawa Barat Raih Swasti Saba 2017
Rabu, 29 Nopember 2017 12:00 Wib • glg/infopublik
Timor Leste Masuk ASEAN 2017
Rabu, 25 Mei 2016 08:00 Wib • glg/antara
Olahraga +
Awal Mula Kejuaraan Dunia Balap Motor Terbentuk
unpi/antaranews • Jumat, 14 Juni 2019 14:17 Wib
Meski Puasa Intensitas Olahraga tak Perlu Dikurangi
unpi/republika • Senin, 13 Mei 2019 16:00 Wib
Lalu Zohri, Manusia Tercepat Asia Tenggara
unpi/cnnindonesia • Selasa, 23 April 2019 15:00 Wib
Politik dan Hukum +
 Pentingnya Paten Bagi Sebuah Penemuan
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 16:56 Wib
Mahasiswa harus menjadi Garda Terdepan Tolak Politik Uang
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 12:40 Wib
Mahfud MD: Milenial Rugi kalau Tidak Memilih
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 14:14 Wib
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi +
Satelit Baru Bakal Diluncurkan Dukung Digitalisasi Pendidikan
unpi/medcom.id • Selasa, 23 April 2019 12:30 Wib
Menristek Berbagi Cara Mengasah Daya Inovasi
unpi/medcom.id • Selasa, 23 April 2019 11:22 Wib
BlackRock, Malware Pencuri Data di Instagram Hingga TikTok
unpi/cnnindonesia • Selasa, 23 April 2019 10:51 Wib
Sosial +
Perlunya Konsep Dasar Perlindungan Data Pribadi
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 18:00 Wib
AICoSH 2020 Bahas Pengembangan Ilmu Sosial Humaniora
unpi/republika.co.id • Selasa, 23 April 2019 12:00 Wib
20 Juta Nama Warga RI Belum Sinkron dengan Nomor Induk Kependudukan
unpi/suara.com • Selasa, 23 April 2019 14:50 Wib
Pendidikan +
Mengenal Tipe Plagiat Karya Ilmiah yang Banyak Ditemukan
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 10:00 Wib
Kemdikbud Gandeng Industri untuk Kembangkan Talenta Digital
unpi/berita satu • Selasa, 23 April 2019 15:06 Wib

PROGRAM STUDI UNPI

Universitas Putra Indonesia, saat ini memiliki 4 fakultas

FAKULTAS EKONOMI
Menyiapkan sarjana di bidang manajemen yang mampu mengelola perusahaan dalam proses pemasaran, sumber daya manusia serta mampu menyelesaikan masalah perusahaan.
FAKULTAS TEKNIK
Menyiapkan sarjana dalam bidang teknik yang mampu menguasai dan menyelesaikan masalah dengan komputer dan berperan sebagai pembuat perangkat lunak komputer
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
Menyiapkan sarjana yang mampu mencari, mengolah, menulis dan menyampaikan berita secara efektif melalui media massa yang sesuai dengan kode etik jurnalistik
FAKULTAS SASTRA
Menyiapkan Sarjana dalam bidang Sastra Inggris yang mampu mengembangkan lembaga kerja yang menggunakan komunikasi lisan dan tulisan dalam Bahasa Inggris