UNPI • UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA
Kasus Malware Indonesia Lebih Tinggi dari rata-rata di Asia Pasifik
unpi/antaranews • Senin, 29 Juni 2020 11:08 Wib
Kasus Malware Indonesia Lebih Tinggi dari rata-rata di Asia Pasifik
Sumber Foto : komando.com
UNPI-CIANJUR.AC.ID - Microsoft menemukan kasus malware dan ransomware pada dunia siber Indonesia sepanjang 2019 masih tinggi, lebih tinggi dari kasus rata-rata di kawasan Asia Pasifik.

"Seringkali, kasus malware tinggi berkorelasi dengan tingkat pembajakan dan keamanan dunia maya secara keseluruhan, yang mencakup patching dan pembaruan perangkat lunak secara berkala," kata Presiden Direktur Microsoft Indonesia, Haris Izmee.

Temuan tersebut berdasarkan riset Security Endpoint Threat Report 2019 bahwa kasus malware di Indonesia tertinggi di kawasan Asia Pasifik. Indonesia tercatat memiliki tingkat kasus malware 10,68 persen pada 2019.

Kondisi tersebut dua kali lebih tinggi dari rata-rata regional, meski pun sudah mengalami penurunan 39 persen pada 2019 lalu.

Sementara kasus ransomware Indonesia pada 2019 menduduki posisi kedua tertinggi di Asia Pasifik, sebesar 0,14 persen atau 2,8 kali lebih tinggi dari rata-rata regional.

Kasus ransomware tahun lalu juga turun sebesar 46 persen dibandingkan 2018.

Haris menyatakan negara yang memiliki tingkat pembajakan lebih tinggi dan pengetahuan keamanan siber yang lebih rendah cenderung terdampak lebih besar ancaman siber.

Indonesia juga mengalami kasus penambangan mata uang kripto, atau cryptomining, yang tinggi sebanyak 0,10 persen. Kasus tersebut dua kali lebih tinggi dari rata-rata regional.

"Dengan fluktuasi nilai cryptocurrency sekarang serta meningkatnya waktu yang diperlukan untuk menghasilkan uang digital ini, para penjahat kembali memfokuskan upaya mereka untuk terus mengeksploitasi pasar yang memiliki kesadaran dan adopsi praktik keamanan dunia maya yang rendah," kata Haris, dilansir Antaranews.

Berkaitan dengan keamanan siber terkini, Microsoft melihat pandemi virus corona juga menimbulkan serangan di dunia maya. Tim Microsoft Intelligence Protection menemukan setiap negara setidaknya memiliki satu serangan bertema COVID-19.

Serangan tersebut sebenarnya merupakan cara lama, namun, penjahat siber mengubahnya sedikit dengan tema COVID-19. Mereka menyerang dengan mengirim malware, phishing maupun ransomware yang memuat kata COVID-19.

Microsoft menyarankan untuk mengurangi serangan siber, pengguna individu maupun perusahaan perlu menggunakan perangkat lunak yang sah, patching perangkat lunak, serta memastikan perangkat lunak selalu diperbarui.
Berita Terkini
WHO: Kondisi Terburuk Virus Covid-19 Belum Muncul
Selasa, 30 Juni 2020 13:30 Wib • unpi/republika
Kemendikbud Apresiasi Kampus Berinovasi Selama Pandemi
Selasa, 30 Juni 2020 11:35 Wib • unpi/republika
Berita Populer
Apa itu STEM (Science Technology Engineering Math)?
Jumat, 24 Agustus 2018 09:15 Wib • unpi/Lifewire
Provinsi Jawa Barat Raih Swasti Saba 2017
Rabu, 29 Nopember 2017 12:00 Wib • glg/infopublik
Menristekdikti: 96 Perguruan Tinggi Terakreditasi A
Senin, 23 September 2019 15:22 Wib • unpi/republika
Olahraga +
Awal Mula Kejuaraan Dunia Balap Motor Terbentuk
unpi/antaranews • Jumat, 14 Juni 2019 14:17 Wib
Meski Puasa Intensitas Olahraga tak Perlu Dikurangi
unpi/republika • Senin, 13 Mei 2019 16:00 Wib
Lalu Zohri, Manusia Tercepat Asia Tenggara
unpi/cnnindonesia • Selasa, 23 April 2019 15:00 Wib
Politik dan Hukum +
Mahasiswa harus menjadi Garda Terdepan Tolak Politik Uang
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 12:40 Wib
Mahfud MD: Milenial Rugi kalau Tidak Memilih
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 14:14 Wib
Pelajar Indonesia Tempuh 13 jam Perjalanan untuk Pemilu di Moskow
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 11:20 Wib
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi +
Startup Jepang Ciptakan Masker Cerdas Terkoneksi Internet
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 13:26 Wib
Kasus Malware Indonesia Lebih Tinggi dari rata-rata di Asia Pasifik
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 11:08 Wib
Covid-19 buat Lompatan Besar dalam Transformasi Digital
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 14:00 Wib
Sosial +
20 Juta Nama Warga RI Belum Sinkron dengan Nomor Induk Kependudukan
unpi/suara.com • Selasa, 23 April 2019 14:50 Wib
Pengertian dan Penerapan Flexible Working Space
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 11:59 Wib
Berpikir Positif Hadapi Normal Baru
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 10:20 Wib
Pendidikan +
Penguatan Ekosistem Kunci Keberhasilan Pernikahan Vokasi dan Industri
unpi/medcom.id • Selasa, 23 April 2019 09:00 Wib
Kemendikbud Apresiasi Kampus Berinovasi Selama Pandemi
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 11:35 Wib
Komisi X: Konsep Kampus Merdeka Masih Sulit Diterapkan PT Swasta
unpi/okezone • Selasa, 23 April 2019 10:00 Wib

PROGRAM STUDI UNPI

Universitas Putra Indonesia, saat ini memiliki 4 fakultas

FAKULTAS EKONOMI
Menyiapkan sarjana di bidang manajemen yang mampu mengelola perusahaan dalam proses pemasaran, sumber daya manusia serta mampu menyelesaikan masalah perusahaan.
FAKULTAS TEKNIK
Menyiapkan sarjana dalam bidang teknik yang mampu menguasai dan menyelesaikan masalah dengan komputer dan berperan sebagai pembuat perangkat lunak komputer
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
Menyiapkan sarjana yang mampu mencari, mengolah, menulis dan menyampaikan berita secara efektif melalui media massa yang sesuai dengan kode etik jurnalistik
FAKULTAS SASTRA
Menyiapkan Sarjana dalam bidang Sastra Inggris yang mampu mengembangkan lembaga kerja yang menggunakan komunikasi lisan dan tulisan dalam Bahasa Inggris