UNPI • UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA
Menaker segera Petakan Lapangan Kerja Masa Depan
unpi/antaranews • Jumat, 14 Februari 2020 15:00 Wib
Menaker segera Petakan Lapangan Kerja Masa Depan
Sumber Foto : thaiembassy.com
UNPI-CIANJUR.AC.ID - Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah mengatakan, pihaknya segera memetakan lapangan kerja di masa depan seiring dengan masuknya ekonomi Indonesia ke dalam era industri 4.0.

"Ratusan pekerja akan hilang namun juga akan memunculkan ratusan jenis lapangan kerja baru," kata Ida Fauziyah saat membuka acara 'Kemnaker Goes to Campus' di Unusia Parung, Bogor, Jawa Barat, Kamis.

Ida mengatakan, Kemnaker memiliki acuan strategi penciptaan tenaga kerja yang berdaya saing mencakup kualitas, kuantitas dan persebaran.

"Harapannya akan ada banyak program kerja yang dirancang untuk memperbesar peluang angkatan kerja kita untuk memenangi persaingan global," ujar Ida, dilansir Antaranews.

Pendidikan dan keterampilan adalah kunci menghadapi era revolusi industri 4.0. Saat ini, Indonesia berhadapan dengan era dimana manusia tidak lagi menjadi satu-satunya penggerak utama. Perkembangan teknologi dan informasi telah berpengaruh terhadap perkembangan ketenagakerjaan.

"Kita ini sedang bersaing dengan mesin karena perubahan teknologi yang bergerak begitu cepat. Di dunia teknologi informasi, bisnis-bisnis baru bermunculan mengalahkan pemain lama yang mungkin tak sengaja lambat berinovasi," tuturnya.

Ida mengungkapkan bahwa yang perlu diperhatikan dari persaingan ini kemenangan tidak mutlak berada di tangan pemilik modal.

"Jadi, jangan khawatir kita yang memiliki modal cekak ini tidak perlu khawatir. Salah satu contohnya, Uber perusahaan transportasi terbesar di dunia tidak bermodalkan kendaraan kalau di Indonesia gojek," katanya.

Facebook, misalnya, sebagai perusahaan platform terbesar saat ini tidak memiliki konten sendiri.

Ia menilai bahwa yang paling cerdas berinovasilah yang unggul di masyarakat, yang paling responsif terhadap perubahanlah yang bertahan.

"Karakter industri pun berubah tidak lagi berbasis pada sumber daya alam (SDA) melainkan berbasis pengetahuan, inovasi, SDM. Jadi, beranilah bersaing," katanya.

Untuk memenangi persaingan global, maka Kemnaker menggelar "Kemnaker Goes to Campus" di Unusia Parung, Bogor, Kamis yang bertajuk "Link and Match Kampus, Dunia Kerja, Kewirausahaan dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Kearifan Lokal".

"'Kemnaker Goes to Campus' ini untuk sarana sosialisasi program-program Kemnaker. Masih banyak generasi muda yang belum mengetahui tentang program Kemnaker, sementara ruang-ruang kerja diisi generasi muda. Program-program Kemnaker ini diharapkan tepat sasaran dan bermanfaat," katanya.

Ida menambahkan, orentasi program kerja Kemnaker adalah mencetak angkatan kerja yang bisa diterima Industri dan mampu berwirausaha dengan SDM berkualitas dan berdaya saing.

"Saya kira Indonesia akan menjadi negara yang lebih besar dan lebih maju dan tahun 2045 kita melompat menjadi empat negara terbesar di dunia," katanya.
Berita Terkini
Tuntutan Industri 4.0 bagi Pekerja Milenial
Jumat, 18 September 2020 22:00 Wib • unpi/kompas.com
Kemendikbud sebut terjadi lompatan perguruan tinggi dalam berinovasi
Senin, 14 September 2020 17:03 Wib • unpi/antaranews.com
BPPT Deteksi 14 Jenis Virus Corona yang Mewabah di Indonesia
Senin, 14 September 2020 11:03 Wib • unpi/cnnindonesia
Berita Populer
Apa itu STEM (Science Technology Engineering Math)?
Jumat, 24 Agustus 2018 09:15 Wib • unpi/Lifewire
Provinsi Jawa Barat Raih Swasti Saba 2017
Rabu, 29 Nopember 2017 12:00 Wib • glg/infopublik
Pentingnya Pengamalan Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-hari
Senin, 25 September 2017 14:00 Wib • glg/infopublik
Olahraga +
Awal Mula Kejuaraan Dunia Balap Motor Terbentuk
unpi/antaranews • Jumat, 14 Juni 2019 14:17 Wib
Meski Puasa Intensitas Olahraga tak Perlu Dikurangi
unpi/republika • Senin, 13 Mei 2019 16:00 Wib
Lalu Zohri, Manusia Tercepat Asia Tenggara
unpi/cnnindonesia • Selasa, 23 April 2019 15:00 Wib
Politik dan Hukum +
 Pentingnya Paten Bagi Sebuah Penemuan
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 16:56 Wib
Mahasiswa harus menjadi Garda Terdepan Tolak Politik Uang
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 12:40 Wib
Mahfud MD: Milenial Rugi kalau Tidak Memilih
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 14:14 Wib
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi +
Tuntutan Industri 4.0 bagi Pekerja Milenial
unpi/kompas.com • Selasa, 23 April 2019 22:00 Wib
Kemampuan Literasi Digital Masyarakat Mulai Berkembang
unpi/republika.co.id • Selasa, 23 April 2019 13:34 Wib
Peningkatan Transaksi Fintech Jadi Sinyal Baik Pemulihan Ekonomi
unpi/medcom.id • Selasa, 23 April 2019 14:23 Wib
Sosial +
 Konsep Ilmu Sosial Barat tak Relevan di Abad ke-21
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 16:06 Wib
Strategi Komunikasi Pada Masa Krisis
unpi/detik.com • Selasa, 23 April 2019 18:22 Wib
Pendidikan +
Kemendikbud sebut terjadi lompatan perguruan tinggi dalam berinovasi
unpi/antaranews.com • Selasa, 23 April 2019 17:03 Wib
Ditjen Dikti gandeng Hutchison 3 Indonesia sedia kuota bagi mahasiswa
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 19:18 Wib
Indonesia Butuh Bangun Kampus Siber UT Bisa Jadi Pelopor
unpi/medcom.id • Selasa, 23 April 2019 17:54 Wib

PROGRAM STUDI UNPI

Universitas Putra Indonesia, saat ini memiliki 4 fakultas

FAKULTAS EKONOMI
Menyiapkan sarjana di bidang manajemen yang mampu mengelola perusahaan dalam proses pemasaran, sumber daya manusia serta mampu menyelesaikan masalah perusahaan.
FAKULTAS TEKNIK
Menyiapkan sarjana dalam bidang teknik yang mampu menguasai dan menyelesaikan masalah dengan komputer dan berperan sebagai pembuat perangkat lunak komputer
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
Menyiapkan sarjana yang mampu mencari, mengolah, menulis dan menyampaikan berita secara efektif melalui media massa yang sesuai dengan kode etik jurnalistik
FAKULTAS SASTRA
Menyiapkan Sarjana dalam bidang Sastra Inggris yang mampu mengembangkan lembaga kerja yang menggunakan komunikasi lisan dan tulisan dalam Bahasa Inggris