UNPI • UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA
Ini Fitur Whatsapp untuk Lindungi Privasi dan Keamanan Data Digital
unpi/antaranews • Selasa, 19 Nopember 2019 10:00 Wib
Ini Fitur Whatsapp untuk Lindungi Privasi dan Keamanan Data Digital
Sumber Foto : neurogadget.net
UNPI-CIANJUR.AC.ID - Sejumlah fitur WhatsApp yang telah diluncurkan untuk menjaga privasi dan keamanan data digital, menurut Direktur Kebijakan WhatsApp Asia Pasifik, Clair Deevy.

"Pertama, kalo kita mendapatkan pesan dari orang tak dikenal. WhatsApp akan otomatis memberikan pilihan apakah ingin kita laporkan orang itu atau mau kita block," ujar Clair dalam peluncuran program 'Literasi Privasi dan Keamanan Digital' di kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika di Jakarta, Senin.

Tahun lalu, WhatsApp juga telah meluncurkan fitur forward atau pesan terusan dengan memberikan tanda 'forward' pada pesan.

"Kami juga ingin memberikan secara lebih transparan, pesan yang Anda terima itu ditulis memang dari orang yang mengirim ataukah hasil forward atau pesan yang diteruskan," kata Clair.

Lebih jauh lagi, untuk membatasi penyebaran berita tidak benar, WhatsApp hanya mengizinkan sebuah pesan bisa diteruskan maksimal ke lima orang/grup.

Dari inisiatif tersebut, data WhatsApp menunjukkan telah terjadi 25 persen penurunan pesan yang diteruskan ke grup Whatsapp.

"Yang kami yakini adalah dengan memberi pembatasan seperti itu, kami bisa membantu menanggulangi ketika ada penyebaran informasi yang keliru atau yang salah," ujar Clair, dilansir Antaranews.

Pekan lalu, WhatsApp bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika meluncurkan fitur baru untuk menghadirkan perlindungan privasi yang lebih baik kepada para pengguna.

Fitur, yang dapat ditemui di pengaturan WhatsApp, tersebut memungkinkan pengguna untuk memilih siapa saja dalam kontak yang punya akses untuk menambahkannya ke dalam grup.

"Memang betul aplikasi WhatsApp kita ingin berbagi sebanyak mungkin, tapi kami juga di WhatsApp memperhatikan keamanan dan keselamatan data sehingga kita tahu betul dijaga di lingkaran teman, saudara dan keluarga kita," kata Clair.

Selain itu, WhatsApp juga memiliki program edukasi masyarakat sehingga aplikasi pesan instan itu dapat digunakan untuk tujuan yang baik, tujuan yang positif, bukan menyebar hoaks.

"Kami juga secara proaktif menyisir akun-akun yang mungkin fake dan juga meluncurkan program-program seperti ini untuk menjaga keamanan pengguna," ujar Clair.

Clair mengatakan pengguna WhatsApp di Indonesia jumlahnya terbesar di dunia. WhatsApp juga menjadi aplikasi pesan instan yang paling banyak digunakan di Indonesia. Pengguna internet di Indonesia ada 171 juta, di mana 83 persen dari angka itu adalah pengguna WhatsApp.

WhatsApp turut terlibat dalam program 'Literasi Privasi dan Keamanan Digital' yang diluncurkan bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama ICT Watch, dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Berita Terkini
Lebih 50% Anak Indonesia Terpengaruh Iklan Digital dalam Berbelanja
Senin, 09 Desember 2019 13:50 Wib • unpi/antaranews
Robot Gantikan Tugas ASN?
Senin, 09 Desember 2019 12:30 Wib • unpi/republika
Kominfo: Perpustakaan Nasional adalah Jantung Peradaban
Senin, 09 Desember 2019 11:37 Wib • unpi/antaranews
Berita Populer
Apa itu STEM (Science Technology Engineering Math)?
Jumat, 24 Agustus 2018 09:15 Wib • unpi/Lifewire
Provinsi Jawa Barat Raih Swasti Saba 2017
Rabu, 29 Nopember 2017 12:00 Wib • glg/infopublik
Perkembangan Teknologi Pengaruhi Tingkat Pengangguran
Jumat, 17 Februari 2017 09:21 Wib • glg/antara
Olahraga +
Awal Mula Kejuaraan Dunia Balap Motor Terbentuk
unpi/antaranews • Jumat, 14 Juni 2019 14:17 Wib
Meski Puasa Intensitas Olahraga tak Perlu Dikurangi
unpi/republika • Senin, 13 Mei 2019 16:00 Wib
Lalu Zohri, Manusia Tercepat Asia Tenggara
unpi/cnnindonesia • Selasa, 23 April 2019 15:00 Wib
Politik dan Hukum +
Mahfud MD: Milenial Rugi kalau Tidak Memilih
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 14:14 Wib
Pelajar Indonesia Tempuh 13 jam Perjalanan untuk Pemilu di Moskow
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 11:20 Wib
Kemenpora: Generasi Milenial jangan Golput
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 09:10 Wib
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi +
Robot Gantikan Tugas ASN?
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 12:30 Wib
Pakar Keamanan AS: Jaringan 4G Rentan Kena Serangan Siber
unpi/cnnindonesia • Selasa, 23 April 2019 10:00 Wib
Menristek: Indonesia Harus Lakukan Lompatan Teknologi AI
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 15:00 Wib
Sosial +
Lebih 50% Anak Indonesia Terpengaruh Iklan Digital dalam Berbelanja
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 13:50 Wib
Kenapa 12.12 jadi Harbolnas Terpopuler di Indonesia?
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 09:00 Wib
Lukman Hakim: Toleransi, Buah Moderasi Beragama
unpi/infopublik • Selasa, 23 April 2019 14:02 Wib
Pendidikan +
Kominfo: Perpustakaan Nasional adalah Jantung Peradaban
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 11:37 Wib
Kini Gelar Tak Lagi Menjamin Kompetensi
unpi/okezone • Selasa, 23 April 2019 10:00 Wib
Waspada, Ada Serangan Siber yang Bisa Hancurkan Nilai Budaya dan Agama
unpi/kemkominfo • Selasa, 23 April 2019 09:01 Wib

PROGRAM STUDI UNPI

Universitas Putra Indonesia, saat ini memiliki 4 fakultas

FAKULTAS EKONOMI
Menyiapkan sarjana di bidang manajemen yang mampu mengelola perusahaan dalam proses pemasaran, sumber daya manusia serta mampu menyelesaikan masalah perusahaan.
FAKULTAS TEKNIK
Menyiapkan sarjana dalam bidang teknik yang mampu menguasai dan menyelesaikan masalah dengan komputer dan berperan sebagai pembuat perangkat lunak komputer
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
Menyiapkan sarjana yang mampu mencari, mengolah, menulis dan menyampaikan berita secara efektif melalui media massa yang sesuai dengan kode etik jurnalistik
FAKULTAS SASTRA
Menyiapkan Sarjana dalam bidang Sastra Inggris yang mampu mengembangkan lembaga kerja yang menggunakan komunikasi lisan dan tulisan dalam Bahasa Inggris