UNPI • UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA
FaceAppChallenge, Saat Orang Tak Lagi Takut Jadi Tua
unpi/cnnindonesia • Kamis, 18 Juli 2019 14:40 Wib
FaceAppChallenge, Saat Orang Tak Lagi Takut Jadi Tua
Sumber Foto : Shutterstock
UNPI-CIANJUR.AC.ID - Menjadi tua adalah salah satu masalah yang cepat atau lambat bakal dialami semua orang. Orang-orang pun berlomba untuk merawat kulitnya demi mencegah penuaan dini dan juga kulit keriput.
 
Namun, sejak beberapa hari lalu, orang justru tak lagi takut tua. Bahkan dunia maya diramaikan dengan adanya banyaknya foto orang-orang yang mendadak tua. 'Keramaian' ini disebabkan oleh sebuah aplikasi ponsel pintar bernama Face App.
 
Aplikasi ini membuat orang-orang muda atau paruh baya menjadi tua. Aplikasi 'lucu-lucuan' ini membuat orang memprediksi bagaimana wajahnya saat mereka tua dan keriput nantinya.
 
Tantangan #FaceAppChallenge atau #AgeChallenge ini menggema di Twitter. Selebriti pun ramai-ramai mengunggah foto tua mereka di media sosial. Sebut saja, Bunga Citra Lestari, Agnez Mo, Gordon Ramsay dan lainnya.
 
Sebenarnya memang, menjadi tua itu tak perlu ditakutkan. Jika Anda pernah mendengar ageing gracefully, maka itulah yang harus dilakukan.
 
Mengutip Womans Day, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk 'menua dengan cantik' seperti yang diprediksi oleh Face App.
 
1. Hidup dengan baik
Gen yang diwariskan dari orang tua memang akan berpengaruh pada umur tubuh, beberapa faktor lain juga bisa berpengaruh pada proses penuaan.
 
"Stres, lingkungan, nutrisi, gaya hidup, dan imunitas berpengaruh pada penuaan sebagai faktor tambahan," kata Tom Kirkwood, direktur Institute for Aging and Health.
 
Cara ampuh untuk mengatasi hal ini adalah dengan mengatur tekanan darah, menurunkan kolesterol, menjaga berat badan tubuh sehat, rajin olahraga, dan menghindari rokok.
 
2. Asah otak
Sebagai bagian proses penuaan, otak juga akan mulai tumpul. Ada benarnya jika main TTS atau teka-teki silang bisa membantu mengasah otak agar tak tumpul. Namun tak cuma main TTS saja, Anda juga bisa melakukan hal pengasah otak yang lain seperti meditasi atau aerobik otak.
 
"Tak pernah ada kata terlambat, bahkan orang di usia 70-80 bisa melihat perubahan yang dramatik," kata profesor di University of Alberta Dennis Foth, dilansir CNNIndonesia.
 
3. Bergerak
Berdasarkan studi yang dipublikasikan dalam Journal of Neuroscience, level serotonin dalam tubuh manusia yang memengaruhi mood, nafsu makan, tidur, dan tekanan darah akan menurun seiring bertambahnya usia. Hasilnya depresi, kecemasan, dan penyakit lainnya akan mengintai.
 
Tingkatkan level serotonin Anda dengan berolahraga.
 
4. Nikmati hangatnya matahari
Vitamin D memang dikenal sebagai pendorong imun sistem tubuh, merangsang pertumbuhan sel, dan membantu mencegah berbagai tipe kanker.
 
Berdasarkan studi, 20 menit berada di bawah sinar matahari akan membantu tubuh menyerap sinar matahari yang cukup untuk membuat tulang jadi kuat.
Berita Terkini
Lebih 50% Anak Indonesia Terpengaruh Iklan Digital dalam Berbelanja
Senin, 09 Desember 2019 13:50 Wib • unpi/antaranews
Robot Gantikan Tugas ASN?
Senin, 09 Desember 2019 12:30 Wib • unpi/republika
Kominfo: Perpustakaan Nasional adalah Jantung Peradaban
Senin, 09 Desember 2019 11:37 Wib • unpi/antaranews
Berita Populer
Apa itu STEM (Science Technology Engineering Math)?
Jumat, 24 Agustus 2018 09:15 Wib • unpi/Lifewire
Provinsi Jawa Barat Raih Swasti Saba 2017
Rabu, 29 Nopember 2017 12:00 Wib • glg/infopublik
Perkembangan Teknologi Pengaruhi Tingkat Pengangguran
Jumat, 17 Februari 2017 09:21 Wib • glg/antara
Olahraga +
Awal Mula Kejuaraan Dunia Balap Motor Terbentuk
unpi/antaranews • Jumat, 14 Juni 2019 14:17 Wib
Meski Puasa Intensitas Olahraga tak Perlu Dikurangi
unpi/republika • Senin, 13 Mei 2019 16:00 Wib
Lalu Zohri, Manusia Tercepat Asia Tenggara
unpi/cnnindonesia • Selasa, 23 April 2019 15:00 Wib
Politik dan Hukum +
Mahfud MD: Milenial Rugi kalau Tidak Memilih
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 14:14 Wib
Pelajar Indonesia Tempuh 13 jam Perjalanan untuk Pemilu di Moskow
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 11:20 Wib
Kemenpora: Generasi Milenial jangan Golput
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 09:10 Wib
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi +
Robot Gantikan Tugas ASN?
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 12:30 Wib
Pakar Keamanan AS: Jaringan 4G Rentan Kena Serangan Siber
unpi/cnnindonesia • Selasa, 23 April 2019 10:00 Wib
Menristek: Indonesia Harus Lakukan Lompatan Teknologi AI
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 15:00 Wib
Sosial +
Lebih 50% Anak Indonesia Terpengaruh Iklan Digital dalam Berbelanja
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 13:50 Wib
Kenapa 12.12 jadi Harbolnas Terpopuler di Indonesia?
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 09:00 Wib
Lukman Hakim: Toleransi, Buah Moderasi Beragama
unpi/infopublik • Selasa, 23 April 2019 14:02 Wib
Pendidikan +
Kominfo: Perpustakaan Nasional adalah Jantung Peradaban
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 11:37 Wib
Kini Gelar Tak Lagi Menjamin Kompetensi
unpi/okezone • Selasa, 23 April 2019 10:00 Wib
Waspada, Ada Serangan Siber yang Bisa Hancurkan Nilai Budaya dan Agama
unpi/kemkominfo • Selasa, 23 April 2019 09:01 Wib

PROGRAM STUDI UNPI

Universitas Putra Indonesia, saat ini memiliki 4 fakultas

FAKULTAS EKONOMI
Menyiapkan sarjana di bidang manajemen yang mampu mengelola perusahaan dalam proses pemasaran, sumber daya manusia serta mampu menyelesaikan masalah perusahaan.
FAKULTAS TEKNIK
Menyiapkan sarjana dalam bidang teknik yang mampu menguasai dan menyelesaikan masalah dengan komputer dan berperan sebagai pembuat perangkat lunak komputer
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
Menyiapkan sarjana yang mampu mencari, mengolah, menulis dan menyampaikan berita secara efektif melalui media massa yang sesuai dengan kode etik jurnalistik
FAKULTAS SASTRA
Menyiapkan Sarjana dalam bidang Sastra Inggris yang mampu mengembangkan lembaga kerja yang menggunakan komunikasi lisan dan tulisan dalam Bahasa Inggris