UNPI • UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA
Peneliti Anjurkan Program SKJ Dikembalikan
unpi/republika • Kamis, 11 Juli 2019 15:00 Wib
Peneliti Anjurkan Program SKJ Dikembalikan
Sumber Foto : akurat.co
UNPI-CIANJUR.AC.ID - Peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia menganjurkan kurikulum pendidikan Indonesia untuk mengembalikan program olahraga layaknya senam kesehatan jasmani seperti di tahun 90-an. Program itu untuk mengatasi masalah psikis siswa.
 
Ahli fisiologi olahraga Dr.dr.Jajat Darajat Kusumah Negara Sp.Pd M.Kes AIFO di Jakarta, Rabu (10/7), mengungkapkan dalam penelitiannya bahwa olahraga yang terukur dan tidak berlebihan bisa menurunkan kadar hormon kortisol yang berkaitan dengan stres bagi siswa.
 
Dalam penelitiannya terkait olahraga futsal, Jajat mengemukakan bahwa olahraga futsal selama 60 menit tiga kali dalam seminggu mampu menurunkan kadar kortisol dan MDA yang berkaitan dengan radikal bebas. Di samping menurunnya efek negatif dari tingkat stress dan radikal bebas, olahraga intens tiga kali dalam seminggu juga terbukti meningkatkan fungsi kognitif anak.
 
"Ternyata futsal yang tiga kali seminggu itu luar biasa sangat optimum untuk mengembangkan neuroplastisitas otak. Sementara neuroplastisitas otak itu akan berbanding terbalik dengan MDA," kata Jajat, dilansir Republika.
 
Fungsi kognitif yang diketahui meningkat dari regenerasi saraf otak (neuroplastisitas) berdampak pada peningkatan atensi, fungsi eksekutif, kontrol diri, memori, dan rasa percaya diri remaja. Selain itu olahraga futsal juga menstimulasi remaja untuk berpikir kritis dan kreatif, yang mana dilakukan saat variasi gerak saat berolahraga.
 
Dia berencana untuk mensosialisasikan dan mempresentasikan hasil penelitiannya pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan agar olahraga layaknya program SKJ bisa kembali diterapkan di sekolah-sekolah. Menurut dia, kurikulum olahraga di sekolah saat ini hanya menghadirkan waktu sekitar dua jam dalam seminggu, itu pun tidak sepenuhnya melakukan olahraga.
 
Terlebih lagi, remaja perempuan yang dinilai lebih kurang bergerak dibanding remaja laki-laki.Jajat juga memperhatikan kondisi psikis remaja saat ini yang sebagian bahkan sudah berani bertindak kriminal seperti merundung atau bahkan membunuh orang lain. Itu dinilai dari pengendalian psikis yang tidak optimal.
Berita Terkini
Perpusnas Luncurkan Buku Ikon Peradaban dan Ilmu Pengetahuan
Senin, 09 Desember 2019 14:50 Wib • unpi/infopublik
Lebih 50% Anak Indonesia Terpengaruh Iklan Digital dalam Berbelanja
Senin, 09 Desember 2019 13:50 Wib • unpi/antaranews
Robot Gantikan Tugas ASN?
Senin, 09 Desember 2019 12:30 Wib • unpi/republika
Berita Populer
Apa itu STEM (Science Technology Engineering Math)?
Jumat, 24 Agustus 2018 09:15 Wib • unpi/Lifewire
Provinsi Jawa Barat Raih Swasti Saba 2017
Rabu, 29 Nopember 2017 12:00 Wib • glg/infopublik
Perkembangan Teknologi Pengaruhi Tingkat Pengangguran
Jumat, 17 Februari 2017 09:21 Wib • glg/antara
Olahraga +
Awal Mula Kejuaraan Dunia Balap Motor Terbentuk
unpi/antaranews • Jumat, 14 Juni 2019 14:17 Wib
Meski Puasa Intensitas Olahraga tak Perlu Dikurangi
unpi/republika • Senin, 13 Mei 2019 16:00 Wib
Lalu Zohri, Manusia Tercepat Asia Tenggara
unpi/cnnindonesia • Selasa, 23 April 2019 15:00 Wib
Politik dan Hukum +
Mahfud MD: Milenial Rugi kalau Tidak Memilih
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 14:14 Wib
Pelajar Indonesia Tempuh 13 jam Perjalanan untuk Pemilu di Moskow
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 11:20 Wib
Kemenpora: Generasi Milenial jangan Golput
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 09:10 Wib
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi +
Robot Gantikan Tugas ASN?
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 12:30 Wib
Pakar Keamanan AS: Jaringan 4G Rentan Kena Serangan Siber
unpi/cnnindonesia • Selasa, 23 April 2019 10:00 Wib
Menristek: Indonesia Harus Lakukan Lompatan Teknologi AI
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 15:00 Wib
Sosial +
Lebih 50% Anak Indonesia Terpengaruh Iklan Digital dalam Berbelanja
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 13:50 Wib
Kenapa 12.12 jadi Harbolnas Terpopuler di Indonesia?
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 09:00 Wib
Lukman Hakim: Toleransi, Buah Moderasi Beragama
unpi/infopublik • Selasa, 23 April 2019 14:02 Wib
Pendidikan +
Perpusnas Luncurkan Buku Ikon Peradaban dan Ilmu Pengetahuan
unpi/infopublik • Selasa, 23 April 2019 14:50 Wib
Kominfo: Perpustakaan Nasional adalah Jantung Peradaban
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 11:37 Wib
Kini Gelar Tak Lagi Menjamin Kompetensi
unpi/okezone • Selasa, 23 April 2019 10:00 Wib

PROGRAM STUDI UNPI

Universitas Putra Indonesia, saat ini memiliki 4 fakultas

FAKULTAS EKONOMI
Menyiapkan sarjana di bidang manajemen yang mampu mengelola perusahaan dalam proses pemasaran, sumber daya manusia serta mampu menyelesaikan masalah perusahaan.
FAKULTAS TEKNIK
Menyiapkan sarjana dalam bidang teknik yang mampu menguasai dan menyelesaikan masalah dengan komputer dan berperan sebagai pembuat perangkat lunak komputer
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
Menyiapkan sarjana yang mampu mencari, mengolah, menulis dan menyampaikan berita secara efektif melalui media massa yang sesuai dengan kode etik jurnalistik
FAKULTAS SASTRA
Menyiapkan Sarjana dalam bidang Sastra Inggris yang mampu mengembangkan lembaga kerja yang menggunakan komunikasi lisan dan tulisan dalam Bahasa Inggris