UNPI • UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA
Pelajar Indonesia Tempuh 13 jam Perjalanan untuk Pemilu di Moskow
Pelajar Indonesia Tempuh 13 jam Perjalanan untuk Pemilu di Moskow
unpi/antaranews • Selasa, 16 April 2019 11:20 Wib
Pelajar Indonesia Tempuh 13 jam Perjalanan untuk Pemilu di Moskow
Sumber Foto : Antaranews.com
UNPI-CIANJUR.AC.ID - Mohammad Farhan Ramadhan, mahasiswa Indonesia penerima beasiswa dari Pemerintah Rusia di Kazan Federal University, menempuh perjalanan 13 jam dengan menggunakan kereta api dari Kota Kazan menuju Moskow untuk menyalurkan hak pilihnya pada Pemilu 2019.
 
"Ini Pemilu pertama saya dan saya ingin mempunyai andil juga dalam menyalurkan hak suara saya sebagai warga negara demi bangsa Indonesia," kata Farhan dalam keterangan tertulis KBRI Moskow, Senin.
 
Farhan rela menempuh jarak 816 kilometer dari Kazan ke Moskow agar sekaligus bisa bersilaturahim dengan sesama warga Indonesia di Rusia, setelah pemungutan suara, Minggu (14/4).
 
Sementara itu, Ni Made Setyawati, seorang pekerja terampil di salah satu spa therapy di Moskow, bersama sekitar 30 orang temannya sesama spa therapists, sengaja datang ke Tempat Pemungutan Suara Luar Negeri (TPSLN) yang bertempat di KBRI Moskow sejak pemungutan suara dibuka pagi hari pukul 08.00 waktu setempat.
 
"Kami datang pagi-pagi karena pukul 12 mulai kerja, dan pihak perusahaan mengijinkan kita datang pagi-pagi," kata Ni Made.
 
Sementara WNI lain ada yang datang hanya dua jam karena masalah izin kerja, namun tidak sedikit warga yang mengambil cuti agar bisa mengikuti rangkaian kegiatan Pemilu di Moskow sampai selesai.
 
Duta Besar RI untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus M. Wahid Supriyadi sempat berbincang dengan mereka dan menanyakan tentang kesan-kesan selama bekerja di Rusia. Mereka mengatakan selama ini tidak masalah, gaji selalu tepat waktu dan sesuai kontrak serta akomodasi cukup memadai.
 
Hadir juga delapan orang pekerja profesional yang bekerja untuk perusahaan LG yang direkrut dari LG Indonesia. Mereka mengaku sudah tiga tahun di Rusia, namun belum melakukan lapor diri ke KBRI Moskow.
 
Kesempatan Pemilu dimanfaatkan mereka untuk lapor diri dan sekaligus menyalurkan hak pilihnya sebagai WNI.
 
Saat ini, WNI yang tercatat di Rusia berjumlah 1.033 orang. Namun, secara keseluruhan diperkirakan jumlahnya mencapai sekitar 1.300 orang.
 
Hampir separuhnya adalah mahasiswa, selebihnya berasal dari kalangan tenaga terampil, profesional, keluarga besar KBRI Moskow, dan diaspora Indonesia yang menikah dengan warga Rusia.
 
Dinginnya musim semi kota Moskow yang mencapai 0 derajat Celcius dan disertai rintik hujan salju, tidak menyurutkan antusiasme WNI di Moskow dan sekitarnya untuk mendatangi KBRI Moskow.
 
Pemungutan suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden serta Anggota DPR 2019 yang dilaksanakan pukul 08.00-18.30 berjalan lancar hampir tanpa hambatan.
 
Menurut Ketua PPLN Moskow Lusy Surjandari, satu-satunya kasus adalah adanya lima orang WNI yang tidak dapat mencoblos karena status mereka sebagai turis dan tidak membawa formulir A5 (pindahan), sementara tiga orang temannya dapat memilih karena telah mengantongi formulir A5.
 
Suasana penuh keakraban terlihat sepanjang pelaksanaan pemilu. Cukup banyak WNI yang masih bergerombol hingga berakhir acara, sambil menikmati makanan yang disiapkan panitia.
 
Proses perhitungan suara akan dilakukan secara terbuka untuk umum dan serentak dengan 130 PPLN lainnya di 96 negara pada 17 April 2019 siang, bersamaan dengan penghitungan suara di Indonesia.
 
Sebanyak 370 warga Indonesia telah menyalurkan hak suara mereka secara langsung di TPSLN KBRI Moskow pada Pemilu kali ini.
 
Jumlah ini mencapai 63,5 persen dari 583 warga Indonesia yang sudah mendaftarkan diri sebelumnya melalui PPLN Moskow untuk pemilihan langsung.
 
Dari jumlah 370 orang tersebut, terdiri dari 223 orang wanita dan 147 orang pria.
 
Di samping itu, hingga tanggal 14 April 2019 PPLN Moskow telah menerima 183 surat suara melalui pos dan masih menantikan diterimanya surat suara melalui pos lainnya hingga tanggal 17 April 2019 pagi. Sebanyak 513 surat suara telah dikirimkan oleh PPLN Moskow sejak 14 Maret 2019.
Berita Terkini
Mahasiswa Memiliki Akses yang Tidak Merata ke Teknologi
Jumat, 19 Juli 2019 15:00 Wib • unpi/Sciencedaily
Menpora: ASEAN Schools Games akan Hasilkan Generasi Terbaik
Jumat, 19 Juli 2019 12:45 Wib • unpi/infopublik
Berita Populer
Provinsi Jawa Barat Raih Swasti Saba 2017
Rabu, 29 Nopember 2017 12:00 Wib • glg/infopublik
Pro-Kontra Gerakan Anti Hoax
Rabu, 01 Februari 2017 14:42 Wib • glg/antara
Olahraga +
Awal Mula Kejuaraan Dunia Balap Motor Terbentuk
unpi/antaranews • Jumat, 14 Juni 2019 14:17 Wib
Meski Puasa Intensitas Olahraga tak Perlu Dikurangi
unpi/republika • Senin, 13 Mei 2019 16:00 Wib
Lalu Zohri, Manusia Tercepat Asia Tenggara
unpi/cnnindonesia • Selasa, 23 April 2019 15:00 Wib
Politik dan Hukum +
Mahfud MD: Milenial Rugi kalau Tidak Memilih
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 14:14 Wib
Pelajar Indonesia Tempuh 13 jam Perjalanan untuk Pemilu di Moskow
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 11:20 Wib
Kemenpora: Generasi Milenial jangan Golput
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 09:10 Wib
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi +
Peneliti UI Temukan Bakteri Genus Baru di Sukabumi
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 13:56 Wib
FaceAppChallenge, Saat Orang Tak Lagi Takut Jadi Tua
unpi/cnnindonesia • Selasa, 23 April 2019 14:40 Wib
Menkominfo Dukung Milenial Kembangkan Ekosistem Gim Indonesia
unpi/kemkominfo • Selasa, 23 April 2019 10:00 Wib
Sosial +
Menpar Pastikan Atraksi Wisata Indonesia Miliki Kualitas Terbaik
unpi/infopublik • Selasa, 23 April 2019 12:30 Wib
Lindungi Pancasila, Toleransi, dan Keberagaman
unpi/kemkominfo • Selasa, 23 April 2019 11:00 Wib
Pemblokiran Ponsel Black Market Tidak Berlaku Surut
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 13:29 Wib
Pendidikan +
Mahasiswa Memiliki Akses yang Tidak Merata ke Teknologi
unpi/Sciencedaily • Selasa, 23 April 2019 15:00 Wib
Menpora: ASEAN Schools Games akan Hasilkan Generasi Terbaik
unpi/infopublik • Selasa, 23 April 2019 12:45 Wib

PROGRAM STUDI UNPI

Universitas Putra Indonesia, saat ini memiliki 4 fakultas

FAKULTAS EKONOMI
Menyiapkan sarjana di bidang manajemen yang mampu mengelola perusahaan dalam proses pemasaran, sumber daya manusia serta mampu menyelesaikan masalah perusahaan.
FAKULTAS TEKNIK
Menyiapkan sarjana dalam bidang teknik yang mampu menguasai dan menyelesaikan masalah dengan komputer dan berperan sebagai pembuat perangkat lunak komputer
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
Menyiapkan sarjana yang mampu mencari, mengolah, menulis dan menyampaikan berita secara efektif melalui media massa yang sesuai dengan kode etik jurnalistik
FAKULTAS SASTRA
Menyiapkan Sarjana dalam bidang Sastra Inggris yang mampu mengembangkan lembaga kerja yang menggunakan komunikasi lisan dan tulisan dalam Bahasa Inggris