UNPI • UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA
Psikolog: E-book tak Dapat Gantikan Buku Anak-anak
Psikolog: E-book tak Dapat Gantikan Buku Anak-anak
unpi/antaranews • Kamis, 14 Maret 2019 14:30 Wib
Psikolog: E-book tak Dapat Gantikan Buku Anak-anak
Sumber Foto : tempo.co
UNPI-CIANJUR.AC.ID - Psikolog anak Luh Surini Yulia Savitri dari Klinik Terpadu Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, mengatakan, kehadiran buku elektronik (electronic book/e-book) tidak dapat menggantikan buku anak-anak dalam bentuk cetak yang spesifikasinya dirancang khusus untuk mereka.
 
"Saat membaca tablet, mereka hanya menggeser-geser layar, sedangkan kalau buku fisik berbeda-beda bentuk dan teksturnya. Terjadi stimulasi sensorik pada buku fisik," katanya.
 
Keunggulan buku fisik, menurut dia, ada pada banyaknya ragam bentuk dan jenisnya.
 
Buku untuk anak usia satu sampai dua tahun biasanya dirancang berbahan plastik atau material tahan air sehingga tidak rusak saat terkena air.
 
Sementara buku-buku untuk anak usia tiga sampai empat tahun, umumnya berbahan kertas tebal sehingga tidak mudah sobek, dan buku untuk anak yang lebih besar kertasnya semakin tipis.
 
Yulia, yang aktif mengajar di Fakultas Psikologi, mengimbau para orangtua menyisihkan waktu membacakan buku untuk anak.
 
Selain bisa meningkatkan keterikatan antara orangtua dan anak, menurut dia, kegiatan membaca buku untuk anak juga bisa menjadi sarana untuk membangun literasi, mengajarkan membaca, menulis, dan berhitung dengan cara yang menyenangkan.
 
"Tetapi jika orangtua membacakan bukunya dengan suasana hati yang tidak baik, anak dapat merasakannya," kata Yulia, dilansir Antaranews.
 
Keberadaan gawai menghadirkan tantangan bagi orangtua dan anak masa kini. Terlepas dari sisi-sisi positifnya, dengan segenap kemampuannya gawai juga membawa dampak negatif bagi perkembangan anak.
 
"Salah satu penyebab anak sekarang cepat sekali berpindah fokus adalah gawai. Dengan gawai, saat bosan ia dapat dengan cepat mengganti tontonan atau permainan," ujar Yulia.
 
Kalau membaca buku fisik, ia melanjutkan, saat bosan dengan satu buku anak harus meletakkan buku tersebut ke tempat semula sebelum mengambil buku lain. Orangtua pun masih bisa membujuknya untuk kembali menikmati buku tersebut dengan membacanya bersama-sama.
Berita Terkini
Cianjur Rescue UNPI Juara 2 FIT COMPETITION USKW 2019
Sabtu, 23 Maret 2019 09:21 Wib • unpi
Bijaklah Menggunakan Fintech
Jumat, 22 Maret 2019 12:56 Wib • unpi/infopublik
Berita Populer
Provinsi Jawa Barat Raih Swasti Saba 2017
Rabu, 29 Nopember 2017 12:00 Wib • glg/infopublik
Pro-Kontra Gerakan Anti Hoax
Rabu, 01 Februari 2017 14:42 Wib • glg/antara
Olahraga +
Sukses Asian Games tak Semata Perolehan Medali
unpi/antara • Jumat, 24 Agustus 2018 13:00 Wib
Sejarah Asian Games
unpi/asiangames2018 • Jumat, 24 Agustus 2018 10:00 Wib
Asian Games Jadi Momen Penting Perdamaian Korea
unpi/kominfo • Senin, 20 Agustus 2018 15:07 Wib
Politik dan Hukum +
KPK Buka Call Center 198
unpi/cnnindonesia • Senin, 20 Agustus 2018 14:20 Wib
Remaja 14 Tahun Calonkan Diri Jadi Gubernur AS
unpi/cnnindonesia • Senin, 20 Agustus 2018 15:00 Wib
Mahkamah Agung: Indonesia Kekurangan 4.000 Hakim
unpi/cnnindonesia • Senin, 20 Agustus 2018 10:20 Wib
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi +
Cianjur Rescue UNPI Juara 2 FIT COMPETITION USKW 2019
unpi • Senin, 20 Agustus 2018 09:21 Wib
Microsoft Windows 7 Tamat Tahun Depan?
unpi/antaranews • Senin, 20 Agustus 2018 13:58 Wib
Kenapa Software Bajakan Sulit Diberantas
unpi/antaranews • Senin, 20 Agustus 2018 13:41 Wib
Sosial +
Bijaklah Menggunakan Fintech
unpi/infopublik • Senin, 20 Agustus 2018 12:56 Wib
Bangun Industri Skala Besar, Siapkan Lapangan Kerja untuk Generasi Muda
unpi/kemkominfo • Senin, 20 Agustus 2018 10:00 Wib
Sepanjang 2018, Kemkominfo Blokir 961.456 Akun
unpi/antaranews • Senin, 20 Agustus 2018 15:10 Wib
Pendidikan +
8,3 Juta Peserta Siap Ikuti UN , 91% Berbasis Komputer
unpi/jpp • Senin, 20 Agustus 2018 08:58 Wib
Perguruan Tinggi Berperan Dalam Pengembangan Arsip
unpi/antaranews • Senin, 20 Agustus 2018 11:09 Wib

PROGRAM STUDI UNPI

Universitas Putra Indonesia, saat ini memiliki 4 fakultas

FAKULTAS EKONOMI
Menyiapkan sarjana di bidang manajemen yang mampu mengelola perusahaan dalam proses pemasaran, sumber daya manusia serta mampu menyelesaikan masalah perusahaan.
FAKULTAS TEKNIK
Menyiapkan sarjana dalam bidang teknik yang mampu menguasai dan menyelesaikan masalah dengan komputer dan berperan sebagai pembuat perangkat lunak komputer
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
Menyiapkan sarjana yang mampu mencari, mengolah, menulis dan menyampaikan berita secara efektif melalui media massa yang sesuai dengan kode etik jurnalistik
FAKULTAS SASTRA
Menyiapkan Sarjana dalam bidang Sastra Inggris yang mampu mengembangkan lembaga kerja yang menggunakan komunikasi lisan dan tulisan dalam Bahasa Inggris