UNPI • UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA
Indonesia Perlu Banyak Tenaga Ahli Logistik
Indonesia Perlu Banyak Tenaga Ahli Logistik
unpi/antaranews • Rabu, 09 Januari 2019 09:14 Wib
Indonesia Perlu Banyak Tenaga Ahli Logistik
Sumber Foto : bizztor.com
UNPI-CIANJUR.AC.ID - Kepala Departemen Logistik PT Pos Indonesia Suntoro mengatakan Indonesia membutuhkan banyak tenaga ahli logistik. Saat ini, terdapat kesenjangan cukup besar antara ketersediaan dengan permintaan sumber daya manusia (SDM) tenaga ahli logistik.
 
"Kebutuhan ahli logistik setiap tahun di Indonesia sekitar 17 ribu orang, dengan asumsi satu perusahaan dua orang tenaga ahli logistik, sementara ketersediaan dan kontribusi SDM di sektor logistik dari lembaga formal hanya ditopang oleh sedikit lembaga tinggi saja," kata Suntoro dalam Workshop Prospek dan Model Pendidikan Program Vokasi Manajemen Logistik dan Bisnis Properti di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di Malang, Jawa Timur, Selasa (8/1).
 
Beberapa lembaga tinggi itu, kata Suntoro, di antaranya adalah Poltek Pos Bandung, ST Logistik Bandung, Institut Teknologi Harapan Bangsa, ST Transportasi Jakarta, Universitas Mercubuana Jakarta, serta Politeknik APP. Oleh karena itu, ia mengapresiasi rencana pendirian program Vokasi Manajemen Logistik dan Bisnis Properti melalui Pusat Pendidikan Vokasi (PPV). "Dalam pendirian program ini, UMM telah turut membantu Indonesia menyuplai tenaga ahli logistik. Saya siap membantu dalam penyusunan kurikulum program vokasi ini," tuturnya, dilansir Antaranews.
 
Menurut Suntoro, semua kegiatan perekonomian di Indonesia adalah kegiatan logistik. Pasalnya, sektor logistik merupakan salah satu acuan perekonomian Indonesia, dimana pergerakan barang dan konsumsi dipantau melalui logistik, baik di pedesaan, perkotaan, maupun di sebuah negara.
 
Logistik, katanya, merupakan seni dan ilmu mengatur dan mengontrol arus barang, energi, informasi dan sumberdaya lainnya, seperti produk, jasa dan manusia, dari sumber produksi ke pasar dengan tujuan mengoptimalkan penggunaan modal. Manufaktur dan marketing akan sulit dilakukan tanpa dukungan logistik.
 
Wakil Rektor 1 UMM Prof Dr Syamsul Arifin mengatakan suka tidak suka pendidikan tinggi harus merespons era industri 4.0 dengan kreatif melalui berbagai program. Sehingga, alumninya bisa ada jaminan masa tunggu kelulusan hingga diterima kerja yang tidak terlalu lama.
Berita Terkini
Menristekdikti Umumkan Klasterisasi Perguruan Tinggi Indonesia 2019
Senin, 19 Agustus 2019 10:00 Wib • unpi/infopublik
Kemendikbud Gelar Lomba Berbahasa Indonesia untuk WNA
Jumat, 16 Agustus 2019 15:00 Wib • unpi/cnnindonesia
Berita Populer
Provinsi Jawa Barat Raih Swasti Saba 2017
Rabu, 29 Nopember 2017 12:00 Wib • glg/infopublik
Pro-Kontra Gerakan Anti Hoax
Rabu, 01 Februari 2017 14:42 Wib • glg/antara
Olahraga +
Awal Mula Kejuaraan Dunia Balap Motor Terbentuk
unpi/antaranews • Jumat, 14 Juni 2019