UNPI • UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA
Ilmuwan India Ragukan Albert Einstein dan Isaac Newton
Ilmuwan India Ragukan Albert Einstein dan Isaac Newton
unpi/cnnindonesia • Selasa, 08 Januari 2019 13:25 Wib
Ilmuwan India Ragukan Albert Einstein dan Isaac Newton
Sumber Foto : udgtv.com
UNPI-CIANJUR.AC.ID - Beberapa akademisi Kongres Sains India membantah penemuan Albert Einstein dan Isaac Newton. Ilmuwan dari universitas di negara bagian selatan Tamil Nadu yang mengatakan bahwa teori gelombang gravitasi harus diganti namanya menjadi 'Narendra Modi Waves', sesuai dengan nama Perdana Menteri India Narendra Modi.
 
Dr KJ Krishnan mengatakan teori Einstein 'menyesatkan'. Selain itu, dia juga menyebut bahwa Newton gagal 'memahami gaya tolak gravitasi', seperti dilaporkan BBC.
 
Mereka juga mengatakan orang Hindu kuno telah menemukan penelitian penting di masa lalu. G Nageshwar Rao, wakil rektor Universitas Andhra, mengatakan seorang raja iblis dari epos agama Hindu Ramayana memiliki 24 jenis pesawat dan jaringan jalur pendaratan di Sri Lanka modern.
 
"Dewa Hindu Wisnu menggunakan rudal yang dipandu yang dikenal sebagai 'Wisnu Chakra' dan mengejar target yang bergerak," tambah profesor kimia anorganik tersebut.
 
Para kritikus mengatakan teks-teks kuno masih harus dibaca dan dinikmati, tetapi tidak masuk akal untuk menyatakan bahwa itu adalah sains. Berkat klaim itu, teori-teori berdasarkan mitologi dan agama Hindu dianggap semakin menjadi bagian dari agenda Kongres Sains India ini.
 
Penyelenggara acara mencoba untuk membungkam pernyataan tersebut. Mereka "menyayangkan" acara bergengsi itu tergelincir karena kontroversi. Asosiasi Kontres Ilmiah India juga mengungkapkan perhatian serius atas pernyataan tersebut. 
 
"Kami tidak memiliki pandangan yang sama dengan mereka dan menjauhkan diri dari komentar mereka. Ini sangat disayangkan," kata Premendu P Mathur, sekretaris jenderal Asosiasi Kongres Sains India, dilansir CNNIndonesia.
 
"Ada kekhawatiran serius tentang ucapan seperti itu oleh orang-orang yang bertanggung jawab."
 
The Guardian menyatakan banyak tokoh terkemuka mengutip teks Hindu kuno seperti Purana dan Veda sebagai bukti kuat dari kecakapan teknologi bangsa itu. Menteri Pendidikan Tinggi India, Satyapal Singh, tahun lalu mengatakan teori evolusi Darwin salah dan bersumpah untuk mengubah kurikulum sekolah nasional.
 
Sebelumnya, Narendra Modi sendiri pada 2015 menunjuk kitab suci Hindu sebagai bukti bahwa operasi plastik ada di India kuno. Ia mengasosiasikannya dengan Dewa Ganesha yang memiliki badan manusia dan kepala gajah.
Berita Terkini
Cianjur Rescue UNPI Juara 2 FIT COMPETITION USKW 2019
Sabtu, 23 Maret 2019 09:21 Wib • unpi
Bijaklah Menggunakan Fintech
Jumat, 22 Maret 2019 12:56 Wib • unpi/infopublik
Berita Populer
Provinsi Jawa Barat Raih Swasti Saba 2017
Rabu, 29 Nopember 2017 12:00 Wib • glg/infopublik
Pro-Kontra Gerakan Anti Hoax
Rabu, 01 Februari 2017 14:42 Wib • glg/antara
Olahraga +
Sukses Asian Games tak Semata Perolehan Medali
unpi/antara • Jumat, 24 Agustus 2018 13:00 Wib
Sejarah Asian Games
unpi/asiangames2018 • Jumat, 24 Agustus 2018 10:00 Wib
Asian Games Jadi Momen Penting Perdamaian Korea
unpi/kominfo • Senin, 20 Agustus 2018 15:07 Wib
Politik dan Hukum +
KPK Buka Call Center 198
unpi/cnnindonesia • Senin, 20 Agustus 2018 14:20 Wib
Remaja 14 Tahun Calonkan Diri Jadi Gubernur AS
unpi/cnnindonesia • Senin, 20 Agustus 2018 15:00 Wib
Mahkamah Agung: Indonesia Kekurangan 4.000 Hakim
unpi/cnnindonesia • Senin, 20 Agustus 2018 10:20 Wib
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi +
Cianjur Rescue UNPI Juara 2 FIT COMPETITION USKW 2019
unpi • Senin, 20 Agustus 2018 09:21 Wib
Microsoft Windows 7 Tamat Tahun Depan?
unpi/antaranews • Senin, 20 Agustus 2018 13:58 Wib
Kenapa Software Bajakan Sulit Diberantas
unpi/antaranews • Senin, 20 Agustus 2018 13:41 Wib
Sosial +
Bijaklah Menggunakan Fintech
unpi/infopublik • Senin, 20 Agustus 2018 12:56 Wib
Bangun Industri Skala Besar, Siapkan Lapangan Kerja untuk Generasi Muda
unpi/kemkominfo • Senin, 20 Agustus 2018 10:00 Wib
Sepanjang 2018, Kemkominfo Blokir 961.456 Akun
unpi/antaranews • Senin, 20 Agustus 2018 15:10 Wib
Pendidikan +
8,3 Juta Peserta Siap Ikuti UN , 91% Berbasis Komputer
unpi/jpp • Senin, 20 Agustus 2018 08:58 Wib
Perguruan Tinggi Berperan Dalam Pengembangan Arsip
unpi/antaranews • Senin, 20 Agustus 2018 11:09 Wib

PROGRAM STUDI UNPI

Universitas Putra Indonesia, saat ini memiliki 4 fakultas

FAKULTAS EKONOMI
Menyiapkan sarjana di bidang manajemen yang mampu mengelola perusahaan dalam proses pemasaran, sumber daya manusia serta mampu menyelesaikan masalah perusahaan.
FAKULTAS TEKNIK
Menyiapkan sarjana dalam bidang teknik yang mampu menguasai dan menyelesaikan masalah dengan komputer dan berperan sebagai pembuat perangkat lunak komputer
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
Menyiapkan sarjana yang mampu mencari, mengolah, menulis dan menyampaikan berita secara efektif melalui media massa yang sesuai dengan kode etik jurnalistik
FAKULTAS SASTRA
Menyiapkan Sarjana dalam bidang Sastra Inggris yang mampu mengembangkan lembaga kerja yang menggunakan komunikasi lisan dan tulisan dalam Bahasa Inggris