UNPI • UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA
AI untuk Dunia Kesehatan, Permudah Klaim Asuransi hingga Beli Obat
AI untuk Dunia Kesehatan, Permudah Klaim Asuransi hingga Beli Obat
unpi/antaranews • Kamis, 06 Desember 2018 12:20 Wib
AI untuk Dunia Kesehatan, Permudah Klaim Asuransi hingga Beli Obat
Sumber Foto : radio.gov.pk
UNPI-CIANJUR.AC.ID - Pemanfaatan teknologi artificial intelligence (AI) kini sudah mencakupi sejumlah industri di tanah air, salah satunya kesehatan. 
  
GM Medlinx, Timur Bawono di Jakarta, Rabu mengatakan dengan memanfaatkan AI, perusahaannya mempermudah sistem klaim asuransi kliennya. 
  
"Para peserta asuransi bisa melakukan klaim dari rumah sakit langsung ke asuransi. Bisa melihat result-nya langsung," katanya dilansir Antaranews.
  
Menurut Timur, peranan AI juga mencakup analisa data. Pelaku industri kesehatan bisa memanfaatkan data untuk mendapatkan wawasan yang bisa membantu perkembangan bisnis mereka. 
  
Ia menambahkan, "Mereka bisa mendapatkan insight yang bisa membantu perkembangan bisnis mereka. Misalnya kapan waktu yang tepat untuk menambah kapasitas tempat tidur (rumah sakit), kapan harus hire orang. Data-data yang ada di database rumah sakit itu valuable asset."
  
Dalam kesempatan itu, VP Products of Halodoc, Alfonsius P.Timboel mengungkapkan pemanfaatan AI bisa terwujud dalam pemesanan obat secara online dan mengirimkannya pada pemesan. 
  
"Chatbox merupakan bentuk transformasi produk. Kami mulai investasikan platform teknologi yang berbeda, misalnya agar kualiatas konsultasi dengan dokter lebih baik, pengantaran obat. Pengguna kami 90 persen menggunakan fitur konsultasi dokter dan pharmacy delivery," ujar dia. 
  
Hanya saja, teknologi AI sudah sedemikian berkembang di Indonesia, terbentur sejumlah hal. Untuk kasus Halodoc misalnya, belum adanya database obat yang terstandarisasi adalah salah satunya. 
  
"Di Indonesia, tidak punya database obat terstandarisasi. Itu salah satu challange terbesar. Kalau nantinya semua sudah siap, tinggal tingkatkan kualitas dan manjemen agar produk lebih baik," kata Alfonsius. 
  
Di sisi lain, menurut Timur, belum meratanya penentu kebijakan di Indonesia yang memanfaatkan AI menjadi masalah terbesar saat ini. Oleh karenanya, industri kesehatan di tanah air belum semaju di negara lain dan inilah tantangan bagi perusahannya. 
  
"Sebenarnya masalah mindset. Stakeholder kebanyakan menerapkan conventional ways. Ketika kami meluncurkan produk (9 tahun lalu) ternyata use rate-nya tidak tinggi. Untuk AI, bagaimana kami memberikan edukasi agar mindset mereka AI itu bisa berperan untuk bisnis," papar dia. 
Berita Terkini
Nagoro, Desa di Jepang yang Dihuni Boneka
Kamis, 18 April 2019 15:00 Wib • unpi/channelnewsasia
Rendahnya Kompetensi Guru Jadi Masalah Pendidikan Indonesia
Kamis, 18 April 2019 13:30 Wib • unpi/republika
Berita Populer
Provinsi Jawa Barat Raih Swasti Saba 2017
Rabu, 29 Nopember 2017 12:00 Wib • glg/infopublik
Pro-Kontra Gerakan Anti Hoax
Rabu, 01 Februari 2017 14:42 Wib • glg/antara
Olahraga +
Sukses Asian Games tak Semata Perolehan Medali
unpi/antara • Jumat, 24 Agustus 2018 13:00 Wib
Sejarah Asian Games
unpi/asiangames2018 • Jumat, 24 Agustus 2018 10:00 Wib
Asian Games Jadi Momen Penting Perdamaian Korea
unpi/kominfo • Senin, 20 Agustus 2018 15:07 Wib
Politik dan Hukum +
Mahfud MD: Milenial Rugi kalau Tidak Memilih
unpi/antaranews • Senin, 20 Agustus 2018 14:14 Wib
Pelajar Indonesia Tempuh 13 jam Perjalanan untuk Pemilu di Moskow
unpi/antaranews • Senin, 20 Agustus 2018 11:20 Wib
Kemenpora: Generasi Milenial jangan Golput
unpi/antaranews • Senin, 20 Agustus 2018 09:10 Wib
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi +
Kemenristekdikti Klaim Lahirkan 1.307 Startup dalam 3 Tahun
unpi/cnnindonesia • Senin, 20 Agustus 2018 12:36 Wib
Ragam Pemilu Canggih di Negeri Tetangga
unpi/cnnindonesia • Senin, 20 Agustus 2018 09:00 Wib
Aplikasi-aplikasi Alternatif Dalam Negeri Pengganti WhatsApp
unpi/antaranews • Senin, 20 Agustus 2018 10:00 Wib
Sosial +
Nagoro, Desa di Jepang yang Dihuni Boneka
unpi/channelnewsasia • Senin, 20 Agustus 2018 15:00 Wib
Larangan Merokok Sambil Berkendara Disosialisasikan Melalui VMS
unpi/antaranews • Senin, 20 Agustus 2018 15:04 Wib
Influencer Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif
unpi/kemkominfo • Senin, 20 Agustus 2018 14:00 Wib
Pendidikan +
Rendahnya Kompetensi Guru Jadi Masalah Pendidikan Indonesia
unpi/republika • Senin, 20 Agustus 2018 13:30 Wib
Mahasiswa Pemeran Utama Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0
unpi/kemristekdikti • Senin, 20 Agustus 2018 11:00 Wib
16.666 Siswa Lulus PMDK-PN 2019
unpi/kemkominfo • Senin, 20 Agustus 2018 10:10 Wib

PROGRAM STUDI UNPI

Universitas Putra Indonesia, saat ini memiliki 4 fakultas

FAKULTAS EKONOMI
Menyiapkan sarjana di bidang manajemen yang mampu mengelola perusahaan dalam proses pemasaran, sumber daya manusia serta mampu menyelesaikan masalah perusahaan.
FAKULTAS TEKNIK
Menyiapkan sarjana dalam bidang teknik yang mampu menguasai dan menyelesaikan masalah dengan komputer dan berperan sebagai pembuat perangkat lunak komputer
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
Menyiapkan sarjana yang mampu mencari, mengolah, menulis dan menyampaikan berita secara efektif melalui media massa yang sesuai dengan kode etik jurnalistik
FAKULTAS SASTRA
Menyiapkan Sarjana dalam bidang Sastra Inggris yang mampu mengembangkan lembaga kerja yang menggunakan komunikasi lisan dan tulisan dalam Bahasa Inggris