UNPI • UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA
Membuat Kesalahan saat Belajar, Membantu Anda Belajar Lebih Baik
Membuat Kesalahan saat Belajar, Membantu Anda Belajar Lebih Baik
Unpi/Sciencedaily/Baycrest Centre for Geriatric Care • Kamis, 08 Nopember 2018 15:36 Wib
Membuat Kesalahan saat Belajar, Membantu Anda Belajar Lebih Baik
Sumber Foto : prmceam.ac.in
UNPI-CIANJUR.AC.ID - Menurut temuan baru-baru ini oleh para peneliti Baycrest, ketika mempelajari sesuatu yang baru, ada contoh di mana trial and error membantu daripada menghalangi.
 
Berlawanan dengan kepercayaan populer, ketika seseorang membuat kesalahan saat belajar, itu meningkatkan memori mereka untuk informasi yang benar, tetapi hanya jika kesalahannya mendekati jawaban yang benar, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal, Memory.
 
"Penelitian kami menemukan bukti bahwa kesalahan yang merupakan 'nyaris' dapat membantu seseorang mempelajari informasi lebih baik daripada jika tidak ada kesalahan yang dibuat sama sekali," kata Dr Nicole Anderson, penulis senior di koran dan ilmuwan senior di Lembaga Baycrest's Rotman Research. "Jenis-jenis kesalahan ini dapat berfungsi sebagai batu loncatan untuk mengingat jawaban yang benar. Tetapi jika kesalahan yang dibuat adalah tebakan liar dan keluar di bidangnya, maka seseorang tidak mempelajari informasi yang benar dengan mudah."
 
Temuan-temuan ini dapat membantu meningkatkan pendidikan tidak hanya untuk pelajar yang lebih muda, tetapi juga orang dewasa yang sudah lanjut usia.
 
Dalam salah satu penelitian yang dilaporkan di koran, para peneliti merekrut 32 orang dewasa muda tanpa latar belakang Spanyol untuk menebak definisi bahasa Inggris dari kata-kata Spanyol tertentu. Kata-kata bahasa Spanyol yang dipilih mirip dengan kata bahasa Inggris dengan arti yang sama (seperti careera, yang berarti derajat) atau kata itu tampak seperti kata bahasa Inggris, tetapi berarti sesuatu yang berbeda (seperti carpeta, yang menyerupai karpet, tetapi berarti folder).
 
Para peserta ditunjukkan kata-kata Spanyol dan diminta untuk menebak maknanya. Kemudian, mereka secara singkat menunjukkan terjemahan yang benar, sebelum diperlihatkan kata lain dalam bahasa Spanyol. Setelah mengulangi proses ini dengan 16 kata-kata Spanyol, para peserta beristirahat sejenak sebelum memori mereka untuk terjemahan diuji.
 
Peneliti menemukan bahwa orang-orang lebih mampu mengingat terjemahan yang benar untuk kata-kata bahasa Spanyol yang mirip dengan kata bahasa Inggris. Mereka mengalami kesulitan yang lebih besar mengingat arti kata-kata yang tampak menyesatkan.
 
"Berdasarkan temuan ini, seseorang yang belajar untuk ujian hanya harus mengambil latihan quiz setelah meninjau materi," kata Dr Anderson, yang juga seorang profesor psikologi dan psikiatri di University of Toronto. "Jika seseorang mengambil tes latihan dan tidak terbiasa dengan konten, mereka berisiko membuat tebakan yang tidak mendekati jawaban yang benar. Ini bisa membuat lebih sulit bagi mereka untuk mempelajari informasi yang benar nanti."
 
Bahkan jika seseorang membuat kesalahan saat menguji diri mereka sendiri, selama kesalahan mereka mendekati jawaban yang benar, mereka lebih mungkin mengingat informasi yang tepat, tambah Dr. Anderson.
 
Sebagai langkah selanjutnya, tim mempelajari aktivitas otak orang-orang ketika mereka membuat jenis kesalahan 'nyaris ketinggalan' dan "keluar dalam bidangnya" selama pembelajaran. Pekerjaan mereka berusaha untuk mengungkap bagaimana berbagai kesalahan ini memengaruhi fungsi otak seseorang ketika mereka mencoba mengingat informasi yang benar.
Berita Terkini
Facebook Hapus 15,4 Juta Konten Kekerasan
Senin, 19 Nopember 2018 16:00 Wib • unpi/cnnindonesia
JK: Indonesia Bangsa Besar yang Perlu Disyukuri
Senin, 19 Nopember 2018 14:55 Wib • unpi/antaranews
Pemerintah Gandeng Akademisi Perangi Bahaya AMR dan PIB
Senin, 19 Nopember 2018 11:00 Wib • unpi/infopublik
Berita Populer
Provinsi Jawa Barat Raih Swasti Saba 2017
Rabu, 29 Nopember 2017 12:00 Wib • glg/infopublik
Perkembangan Teknologi Pengaruhi Tingkat Pengangguran
Jumat, 17 Februari 2017 09:21 Wib • glg/antara
Pro-Kontra Gerakan Anti Hoax
Rabu, 01 Februari 2017 14:42 Wib • glg/antara
Olahraga +
Sukses Asian Games tak Semata Perolehan Medali
unpi/antara • Jumat, 24 Agustus 2018 13:00 Wib
Sejarah Asian Games
unpi/asiangames2018 • Jumat, 24 Agustus 2018 10:00 Wib
Asian Games Jadi Momen Penting Perdamaian Korea
unpi/kominfo • Senin, 20 Agustus 2018 15:07 Wib
Politik dan Hukum +
Remaja 14 Tahun Calonkan Diri Jadi Gubernur AS
unpi/cnnindonesia • Senin, 20 Agustus 2018 15:00 Wib
Mahkamah Agung: Indonesia Kekurangan 4.000 Hakim
unpi/cnnindonesia • Senin, 20 Agustus 2018 10:20 Wib
KPU Cianjur Mencatat Angka Partisipasi Pilgub Jabar Meningkat
unpi/antara • Senin, 20 Agustus 2018 09:07 Wib
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi +
Kemenag Kembangkan Alquran Digital
unpi/infopublik • Senin, 20 Agustus 2018 16:20 Wib
Pameran STAFair 2018 Ditujukan Untuk Generasi Milenial
unpi/infopublik • Senin, 20 Agustus 2018 15:20 Wib
Balai Arkeologi Lacak Peninggalan Negeri-negeri Lama Maluku
unpi/antaranews • Senin, 20 Agustus 2018 16:00 Wib
Sosial +
Facebook Hapus 15,4 Juta Konten Kekerasan
unpi/cnnindonesia • Senin, 20 Agustus 2018 16:00 Wib
JK: Indonesia Bangsa Besar yang Perlu Disyukuri
unpi/antaranews • Senin, 20 Agustus 2018 14:55 Wib
Riset: Facebook Bikin Pengguna Kesepian dan Depresi
unpi/cnnindonesia • Senin, 20 Agustus 2018 11:37 Wib
Pendidikan +
Pemerintah Gandeng Akademisi Perangi Bahaya AMR dan PIB
unpi/infopublik • Senin, 20 Agustus 2018 11:00 Wib
Lulusan Universitas Harus Siap dengan Tantangan Perubahan
unpi/republika • Senin, 20 Agustus 2018 10:00 Wib
JK: Perguruan Tinggi Harus Terlibat Revolusi Industri 4.0
unpi/republika • Senin, 20 Agustus 2018 08:57 Wib

PROGRAM STUDI UNPI

Universitas Putra Indonesia, saat ini memiliki 4 fakultas

FAKULTAS EKONOMI
Menyiapkan sarjana di bidang manajemen yang mampu mengelola perusahaan dalam proses pemasaran, sumber daya manusia serta mampu menyelesaikan masalah perusahaan.
FAKULTAS TEKNIK
Menyiapkan sarjana dalam bidang teknik yang mampu menguasai dan menyelesaikan masalah dengan komputer dan berperan sebagai pembuat perangkat lunak komputer
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
Menyiapkan sarjana yang mampu mencari, mengolah, menulis dan menyampaikan berita secara efektif melalui media massa yang sesuai dengan kode etik jurnalistik
FAKULTAS SASTRA
Menyiapkan Sarjana dalam bidang Sastra Inggris yang mampu mengembangkan lembaga kerja yang menggunakan komunikasi lisan dan tulisan dalam Bahasa Inggris