UNPI • UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA
Pendidikan Karakter tak Hanya Cukup di Sekolah
Pendidikan Karakter tak Hanya Cukup di Sekolah
unpi/republika • Rabu, 09 Oktober 2019 10:00 Wib
Pendidikan Karakter tak Hanya Cukup di Sekolah
Sumber Foto : aat.org.uk
UNPI-CIANJUR.AC.ID - Mantan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN), Prof Azyumardi Azra menjadi salah satu narasumber Konferensi Internasional tentang keagamaan dan pendidikan (The 1st Internasional Conference on Relegion and Education/INCRE) di Bintaro, Tangerang, Selasa (8/10). Ia membahas makalah berjudul 'Tantangan Pendidikan Karakter di Era Global: Peran Sekolah dan Keluarga'.

Azyumardi menjelaskan, zaman global, sejak awal 1990-an, telah membuat perubahan yang sangat cepat di hampir semua lapisan masyarakat. Globalisasi telah membuat kemajuan signifikan di bidang komunikasi dan transportasi. Karena itu, beberapa ahli juga menyebut zaman ini sebagai zaman disrupsi.

Menurut Azyumardi, zaman global  tentu memiliki banyak aspek positif, tapi pada saat yang sama juga memiliki aspek negatif. Salah satu dampak negatif dari globalisasi di antaranya akan membuat para siswa dan pelajar kehilangan identitas dan karakter aslinya.

Fenomena kehilangan identitas dan karakter di kalangan generasi muda itu bisa dilihat misalnya dalam keterlibatan mereka dalam perkelahian massal (tawuran). Selain itu, juga bisa diihat dari meningkatnya praktik bullying di sekolah.

Untuk merespon hal itu, pemerintah kemudian memperkenalkan Kurikulum 2013, yang mana bertujuan untuk memperkuat pendidikan karakter di sekolah atau madrasah.  Menurut Azyumardi, madrasah dan sekolah serta lembaga pendidikan lainnya telah berusaha mengembangkan dan mengimplementasikan pendidikan karakter tersebut, tetapi masih tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.

"Karena itu jelas bahwa pendidikan karakter bukanlah hal yang sederhana. Saya menyarankan agar pendidikan karakter berhasil, kita perlu memperkuatnya tidak hanya di sekolah atau madrasah, tetapi juga di rumah dan masyarakat pada umumnya," ujar Azyumardi, dilansir Republika.

Menurut dia, jika pendidikan karakter hanya dilakukan di sekolah, maka akan sulit untuk membentuk karakter anak-anak muda Indonesia. Karena, menurut dia, pendidikan karakter tidak hanya berkaitan dengan pendidikan, tetapi juga dengan berbagai aspek kehidupan seperti politik, ekonomi, sosial, budaya, dan agama.

"Karena itu, ketika kehidupan politik, ekonomi, sosial, budaya dan agama tidak kondusif, maka sangat sulit untuk berharap bahwa pendidikan karakter di sekolah akan mampu berhasil," kata Azyumardi.
Berita Terkini
Mendikbud Berkomitmen Memerdekakan Unit Pendidikan
Selasa, 19 Nopember 2019 13:31 Wib • unpi/republika
Kemendikbud Utamakan Teknologi Digital
Selasa, 19 Nopember 2019 12:30 Wib • unpi/antaranews
Berita Populer
Apa itu STEM (Science Technology Engineering Math)?
Jumat, 24 Agustus 2018 09:15 Wib • unpi/Lifewire
Provinsi Jawa Barat Raih Swasti Saba 2017
Rabu, 29 Nopember 2017 12:00 Wib • glg/infopublik
Perkembangan Teknologi Pengaruhi Tingkat Pengangguran
Jumat, 17 Februari 2017 09:21 Wib • glg/antara
Olahraga +
Awal Mula Kejuaraan Dunia Balap Motor Terbentuk
unpi/antaranews • Jumat, 14 Juni 2019 14:17 Wib
Meski Puasa Intensitas Olahraga tak Perlu Dikurangi
unpi/republika • Senin, 13 Mei 2019 16:00 Wib
Lalu Zohri, Manusia Tercepat Asia Tenggara
unpi/cnnindonesia • Selasa, 23 April 2019 15:00 Wib
Politik dan Hukum +
Mahfud MD: Milenial Rugi kalau Tidak Memilih
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 14:14 Wib
Pelajar Indonesia Tempuh 13 jam Perjalanan untuk Pemilu di Moskow
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 11:20 Wib
Kemenpora: Generasi Milenial jangan Golput
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 09:10 Wib
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi +
Kominfo Luncurkan Program Literasi Privasi dan Keamanan Digital
unpi/kemkominfo • Selasa, 23 April 2019 14:40 Wib
Ini Fitur Whatsapp untuk Lindungi Privasi dan Keamanan Data Digital
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 10:00 Wib
Cepat atau Lambat Indonesia Pasti Gunakan PLTN
unpi/kemenristek/BRIN • Selasa, 23 April 2019 09:06 Wib
Sosial +
Pemahaman Dunia Kerja Harus Diberikan Sejak Dini
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 11:00 Wib
Intoleran Akibat Tidak Biasa Berpikir Reflektif
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 09:09 Wib
Presiden: Pemindahan Ibu Kota Negara Bukan Sekedar Pindah Tempat
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 13:53 Wib
Pendidikan +
Mendikbud Berkomitmen Memerdekakan Unit Pendidikan
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 13:31 Wib
Kemendikbud Utamakan Teknologi Digital
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 12:30 Wib
Mahasiswa Harus Punya Kemampuan Menulis Karya Ilmiah
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 15:00 Wib

PROGRAM STUDI UNPI

Universitas Putra Indonesia, saat ini memiliki 4 fakultas

FAKULTAS EKONOMI
Menyiapkan sarjana di bidang manajemen yang mampu mengelola perusahaan dalam proses pemasaran, sumber daya manusia serta mampu menyelesaikan masalah perusahaan.
FAKULTAS TEKNIK
Menyiapkan sarjana dalam bidang teknik yang mampu menguasai dan menyelesaikan masalah dengan komputer dan berperan sebagai pembuat perangkat lunak komputer
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
Menyiapkan sarjana yang mampu mencari, mengolah, menulis dan menyampaikan berita secara efektif melalui media massa yang sesuai dengan kode etik jurnalistik
FAKULTAS SASTRA
Menyiapkan Sarjana dalam bidang Sastra Inggris yang mampu mengembangkan lembaga kerja yang menggunakan komunikasi lisan dan tulisan dalam Bahasa Inggris