UNPI • UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA
Kamus Digital Bali raih Penghargaan UNESCO
unpi/antaranews • Rabu, 11 September 2019 13:42 Wib
Kamus Digital Bali raih Penghargaan UNESCO
Sumber Foto : rising.globalvoices.org
UNPI-CIANJUR.AC.ID - Aplikasi digital kamus bahasa Bali berhasil meraih penghargaan literasi dunia yang diselenggarakan oleh Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO).

Penghargaan tersebut diberikan kepada organisasi di Bali yakni BASAbali, yang berupaya melestarikan Bahasa Bali melalui aplikasi digital kamus bahasa Bali.

Atas upaya pelestarian bahasa daerah tersebut, BASABali mendapatkan The UNESCO Confucius Prize for Literacy yang diberikan di Paris, Perancis, Senin.

Selain Indonesia terdapat dua negara lain yang mendapatkan penghargaan serupa, yakni Kolombia dan Italia.

Dilansir Antaranews, penghargaan tersebut diserahkan oleh Asisten Direktur Jenderal UNESCO untuk bidang Pendidikan, Stefania Giannini kepada Direktur BASABali Gde Nala Antara. Nala didampingi oleh Direktur Jenderal PAUD dan Dikmas Kemendikbud Harris Iskandar dan Surya Rosa Putra, Dubes Wakil Delegasi Tetap RI untuk UNESCO.

Asisten Direktur Jenderal UNESCO untuk bidang Pendidikan, Stefania Giannini mengatakan pada tahun ini UNESCO merayakan Hari Aksara Internasional dengan tema Literacy and Multilingualism, sebab literasi memiliki keterkaitan dengan bahasa.

Berdasarkan data UNESCO Institute for Statistic pada tahun 2019 terdapat sekira 750 juta orang dewasa di dunia yang memiliki keterbatasan kemampuan literasi dasar.

"Saat ini ada sekitar 7.000 bahasa yang digunakan di lebih dari 200 negara, namun terdapat 2.680 bahasa yang nyaris punah,” kata Stefania.

Direktur BASABali Gde Nala Antara menuturkan program BASABali menggabungkan upaya pelestarian bahasa daerah melalui digitalisasi bahasa.

Gde yang juga Wakil Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana ini mengatakan program yang ia kembangkan merupakan integrasi pengembangan bahasa Bali melalui kamus wiki, ensiklopedia, dan perpusatakaan virtual.

"Sejak diluncurkan pada tahun 2011, BASABali Wiki telah digunakan lebih dari 500 ribu orang," kata Gde Nala.

Untuk menjamin kualitas dan akurasi bahasa, BASABali memiliki tim pakar yang memeriksa tiap kosa kata yang diunggah dalam laman mereka https://dictionary.basabali.org. Mereka juga menyajikan kosakata bahasa daerah Bali yang disalin ke dalam bahasa Indonesia dan Inggris.

Dubes Wakil Delegasi Tetap RI untuk UNESCO, Surya Rosa Putra, menegaskan penghargaan itu merupakan pengakuan dunia. Indonesia telah menjadi acuan bagi penyelenggaraan program literasi.

Sebelumnya, pada 2012 Indonesia juga mendapatkan penghargaan sejenis, yakni UNESCO King Sejong Literacy Prize.

"Berdasarkan data UNESCO tahun 2019, Indonesia memiliki 707 bahasa daerah, atau yang terbanyak dari 29 negara yang menjadi target pengembangan literasi oleh UNESCO," kata Surya.

Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kemendikbud, Harris Iskandar, menegaskan bahwa kunci keberhasilan BASABali adalah melestarikan bahasa melalui penggunaan teknologi serta pemberdayaan masyarakat.

Hal itu merupakan hasil berkolaborasi para akademisi, pemerintah daerah, seniman, dan berbagai komunitas untuk turut bersama mengembangkan aplikasi BASAbali. Bahasa daerah memiliki repertoar atau perbendaharaan kata yang amat beragam.

"Dengan adanya kolaborasi itu dapat memperkaya bahasa Indonesia. Pemerintah telah berupaya memfasilitasi pengadopsian kosakata baru bahasa Indonesia dari bahasa daerah. Lestarikan bahasa daerah, kembangkan bahasa Indonesia dan kuasai bahasa asing. Kemampuan menguasai bahasa menjadi pintu masuk untuk mempelajari berbagai keterampilan agar kita memiliki SDM yang unggul menuju Indonesia maju," ajak Harris yang juga Komite Pengarah Aliansi Literasi Dunia (Global Alliance for Literacy) UNESCO itu.
Berita Terkini
Lebih 50% Anak Indonesia Terpengaruh Iklan Digital dalam Berbelanja
Senin, 09 Desember 2019 13:50 Wib • unpi/antaranews
Robot Gantikan Tugas ASN?
Senin, 09 Desember 2019 12:30 Wib • unpi/republika
Kominfo: Perpustakaan Nasional adalah Jantung Peradaban
Senin, 09 Desember 2019 11:37 Wib • unpi/antaranews
Berita Populer
Apa itu STEM (Science Technology Engineering Math)?
Jumat, 24 Agustus 2018 09:15 Wib • unpi/Lifewire
Provinsi Jawa Barat Raih Swasti Saba 2017
Rabu, 29 Nopember 2017 12:00 Wib • glg/infopublik
Perkembangan Teknologi Pengaruhi Tingkat Pengangguran
Jumat, 17 Februari 2017 09:21 Wib • glg/antara
Olahraga +
Awal Mula Kejuaraan Dunia Balap Motor Terbentuk
unpi/antaranews • Jumat, 14 Juni 2019 14:17 Wib
Meski Puasa Intensitas Olahraga tak Perlu Dikurangi
unpi/republika • Senin, 13 Mei 2019 16:00 Wib
Lalu Zohri, Manusia Tercepat Asia Tenggara
unpi/cnnindonesia • Selasa, 23 April 2019 15:00 Wib
Politik dan Hukum +
Mahfud MD: Milenial Rugi kalau Tidak Memilih
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 14:14 Wib
Pelajar Indonesia Tempuh 13 jam Perjalanan untuk Pemilu di Moskow
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 11:20 Wib
Kemenpora: Generasi Milenial jangan Golput
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 09:10 Wib
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi +
Robot Gantikan Tugas ASN?
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 12:30 Wib
Pakar Keamanan AS: Jaringan 4G Rentan Kena Serangan Siber
unpi/cnnindonesia • Selasa, 23 April 2019 10:00 Wib
Menristek: Indonesia Harus Lakukan Lompatan Teknologi AI
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 15:00 Wib
Sosial +
Lebih 50% Anak Indonesia Terpengaruh Iklan Digital dalam Berbelanja
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 13:50 Wib
Kenapa 12.12 jadi Harbolnas Terpopuler di Indonesia?
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 09:00 Wib
Lukman Hakim: Toleransi, Buah Moderasi Beragama
unpi/infopublik • Selasa, 23 April 2019 14:02 Wib
Pendidikan +
Kominfo: Perpustakaan Nasional adalah Jantung Peradaban
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 11:37 Wib
Kini Gelar Tak Lagi Menjamin Kompetensi
unpi/okezone • Selasa, 23 April 2019 10:00 Wib
Waspada, Ada Serangan Siber yang Bisa Hancurkan Nilai Budaya dan Agama
unpi/kemkominfo • Selasa, 23 April 2019 09:01 Wib

PROGRAM STUDI UNPI

Universitas Putra Indonesia, saat ini memiliki 4 fakultas

FAKULTAS EKONOMI
Menyiapkan sarjana di bidang manajemen yang mampu mengelola perusahaan dalam proses pemasaran, sumber daya manusia serta mampu menyelesaikan masalah perusahaan.
FAKULTAS TEKNIK
Menyiapkan sarjana dalam bidang teknik yang mampu menguasai dan menyelesaikan masalah dengan komputer dan berperan sebagai pembuat perangkat lunak komputer
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
Menyiapkan sarjana yang mampu mencari, mengolah, menulis dan menyampaikan berita secara efektif melalui media massa yang sesuai dengan kode etik jurnalistik
FAKULTAS SASTRA
Menyiapkan Sarjana dalam bidang Sastra Inggris yang mampu mengembangkan lembaga kerja yang menggunakan komunikasi lisan dan tulisan dalam Bahasa Inggris