UNPI • UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA
Aplikasi Android Kirim Data Pengguna ke Facebook Tanpa Izin
Aplikasi Android Kirim Data Pengguna ke Facebook Tanpa Izin
unpi/cnnindonesia • Rabu, 02 Januari 2019 13:07 Wib
Aplikasi Android Kirim Data Pengguna ke Facebook Tanpa Izin
Sumber Foto : AFP
UNPI-CIANJUR.AC.ID - Privacy International, perusahaan non profit Inggris untuk keamanan privasi di dunia, belum lama ini mengungkap setidaknya 20-34 aplikasi populer Android mengirimkan data pengguna ke Facebook tanpa meminta izin dari pemilik data.
 
Di antara aplikasi tersebut merupakan aplikasi yang dekat dengan pengguna seperti MyFitnessPal, TripAdvisor, Kayak hingga Skyscanner. Aplikasi-aplikasi itu biasanya mengirim data analitik yang dikirim saat peluncuran aplikasi, termasuk ID Android unik pengguna.
 
Mesin pencari perjalanan seperti Kayak, misalnya, mengirimkan data pencarian tujuan dan penerbangan, tanggal perjalanan, dan apakah ada anak-anak yang ikut atau tidak.
 
Menurut Engadget, data mungkin tidak langsung mengidentifikasikan siapa pemilik identitas itu, tetapi secara teoretis dapat digunakan untuk mengenali seseorang melalui sarana seperti aplikasi yang telah mereka pasang atau apakah mereka bepergian dengan orang yang sama, dilansir CNNIndonesia.
 
Sementara itu, Eropa kini memiliki Peraturan Perlindungan Data Umum (GDPR) yang disahkan sejak Mei 2018. Aplikasi seluler diharuskan untuk memiliki persetujuan eksplisit dari pengguna sebelum mengumpulkan informasi pribadi mereka. 
 
Beberapa minggu setelah GDPR disahkan, Facebook sudah menerima keluhan dari pengembang aplikasi yang menyatakan mereka tidak bisa memenuhi peraturan GDPR terkait dengan software development kit [SDK] Facebook yang umumnya digunakan untuk menghubungkan data aplikasi ke Facebook. 
 
Namun Facebook menjawab telah membuat perbaikan yang harus diunduh pengembang untuk digunakan. Tetapi pengembang terus mengajukan laporan bug dan tidak jelas apakah perbaikannya berhasil.
 
Selain itu, juru bicara Facebook juga mengatakan bahwa pengembang aplikasi dapat menonaktifkan pengumpulan data otomatis. Tahun ini, Facebook juga mengklaim telah memperkenalkan opsi baru yang memungkinkan pengembang untuk menunda pengumpulan informasi analisis aplikasi.
 
Memang, para peneliti Privacy International menemukan bahwa aplikasi yang mengirimkan data tanpa sepengetahuan penggunanya masih menggunakan SDK lama Facebook. 
 
Juru bicara Skyscanner mengatakan mereka tak menyadari ada data yang dikirim ke Facebook tanpa pengetahuan pengguna. Hal itu disebutnya melanggar aturan perusahaan soal integrasi dengan teknologi pihak ketiga dan sedang menyelidiki kejadian.
 
TripAdvisor dan Kayak belum merespons permintaan komentar, sementara MyFitnessPal menolak memberikan tanggapan.
 
Sementara itu, merespons masih banyaknya aplikasi terhubung dengan Facebook tanpa izin pengguna, juru bicara Facebook mengatakan bahwa perusahaan saat ini sedang mengerjakan alat untuk mengontrol data apa saja yang akan dikirim pada akun mereka.
 
"Penting bagi pengguna untuk memiliki akses ketika kami menerima informasi tentang mereka ketika mereka tidak menggunakan layanan kami, dan untuk memiliki kontrol apakah kami mengaitkan informasi ini dengan mereka," kata Facebook pada Financial Times.
 
"Menyadari adanya peningkatan di bidang ini, kami saat ini sedang mengerjakan serangkaian perubahan, termasuk mengembangkan alat baru yang disebut Clear History, yang kami harap akan menjawab umpan balik," lanjutnya.
Berita Terkini
UGM Naik 71 Peringkat dalam QS World University Ranking
Kamis, 20 Juni 2019 14:42 Wib • unpi/antaranews
Jadikan Indonesia Surga Startup Digital
Kamis, 20 Juni 2019 13:00 Wib • unpi/infopublik
Menristekdikti Dorong Prodi Akuntansi Penuhi Tuntutan Industri 4.0
Kamis, 20 Juni 2019 11:37 Wib • unpi/kemristekdikti
Berita Populer
Provinsi Jawa Barat Raih Swasti Saba 2017
Rabu, 29 Nopember 2017 12:00 Wib • glg/infopublik
Pro-Kontra Gerakan Anti Hoax
Rabu, 01 Februari 2017 14:42 Wib • glg/antara
Olahraga +
Awal Mula Kejuaraan Dunia Balap Motor Terbentuk
unpi/antaranews • Jumat, 14 Juni 2019 14:17 Wib
Meski Puasa Intensitas Olahraga tak Perlu Dikurangi
unpi/republika • Senin, 13 Mei 2019 16:00 Wib
Lalu Zohri, Manusia Tercepat Asia Tenggara
unpi/cnnindonesia • Selasa, 23 April 2019 15:00 Wib
Politik dan Hukum +
Mahfud MD: Milenial Rugi kalau Tidak Memilih
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 14:14 Wib
Pelajar Indonesia Tempuh 13 jam Perjalanan untuk Pemilu di Moskow
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 11:20 Wib
Kemenpora: Generasi Milenial jangan Golput
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 09:10 Wib
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi +
Jadikan Indonesia Surga Startup Digital
unpi/infopublik • Selasa, 23 April 2019 13:00 Wib
Jumlah Pecandu Game Online di Indonesia Diduga Tertinggi di Asia
unpi/okezone • Selasa, 23 April 2019 14:30 Wib
Satelit Terbesar se-Asia Ada Di Indonesia
unpi/cnbc • Selasa, 23 April 2019 15:30 Wib
Sosial +
Kominfo Blokir Iklan Rokok di Internet
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 10:58 Wib
Jangan Ragu Terhadap Produk Berertifikasi Halal
unpi/infopublik • Selasa, 23 April 2019 15:40 Wib
Keunikan Rempah-Rempah Nusantara yang Mendunia
unpi/indonesia.go.id • Selasa, 23 April 2019 13:45 Wib
Pendidikan +
UGM Naik 71 Peringkat dalam QS World University Ranking
unpi/antaranews • Selasa, 23 April 2019 14:42 Wib
Menristekdikti Dorong Prodi Akuntansi Penuhi Tuntutan Industri 4.0
unpi/kemristekdikti • Selasa, 23 April 2019 11:37 Wib
Kelulusan Bukan Semata Dilihat dari Nilai UTBK
unpi/republika • Selasa, 23 April 2019 13:21 Wib

PROGRAM STUDI UNPI

Universitas Putra Indonesia, saat ini memiliki 4 fakultas

FAKULTAS EKONOMI
Menyiapkan sarjana di bidang manajemen yang mampu mengelola perusahaan dalam proses pemasaran, sumber daya manusia serta mampu menyelesaikan masalah perusahaan.
FAKULTAS TEKNIK
Menyiapkan sarjana dalam bidang teknik yang mampu menguasai dan menyelesaikan masalah dengan komputer dan berperan sebagai pembuat perangkat lunak komputer
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
Menyiapkan sarjana yang mampu mencari, mengolah, menulis dan menyampaikan berita secara efektif melalui media massa yang sesuai dengan kode etik jurnalistik
FAKULTAS SASTRA
Menyiapkan Sarjana dalam bidang Sastra Inggris yang mampu mengembangkan lembaga kerja yang menggunakan komunikasi lisan dan tulisan dalam Bahasa Inggris