UNPI • UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA
Mahasiswa ITS Ubah Cangkang Keong jadi Beton
Mahasiswa ITS Ubah Cangkang Keong jadi Beton
unpi/antaranews • Kamis, 27 Desember 2018 13:25 Wib
Mahasiswa ITS Ubah Cangkang Keong jadi Beton
Sumber Foto : id.wikipedia.org
UNPI-CIANJUR.AC.ID - Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menangkap peluang tingginya permintaan di masyarakat dengan berinovasi membuat abu cangkang keong sawah dan serbuk kapur alami menjadi beton.
 
Inovasi tersebut didasarkan pada material lokal Indonesia yang masih melimpah, namun tidak pernah dimanfaatkan dengan baik, menurut mahasiswa ITS Mohamad Ilham Fahmi ditemui bersama ketiga rekan mahasiswanya Ifon Robi Kurniadi, Ilham Pradana Kusuma dan Aditya Rachmad Andriyono di kampus ITS, Surabaya, seperti dilansir Antaranews.
 
Cangkang keong sawah, juga mengandung kadar kalsium karbonat (CaCO3) yang sangat tinggi, sehingga dapat bereaksi sangat baik dengan semen sebagai bahan utama pembuatan beton, kata Ilham. "Kami memanfaatkan cangkang keong sawah, karena selama ini yang dimanfaatkan hanya dagingnya saja, sedangkan cangkangnya terbuang sia-sia."
 
Ketua tim Pembuatan Beton Cangkang Keong, Ifon Robi Kurniadi mengatakan batuan kapur alami yang dimiliki Indonesia saat ini masih melimpah, khususnya di Provinsi Jawa Timur.
 
Namun, katanya, masyarakat daerah itu masih belum memanfaatkan secara maksimal. Padahal manfaat kapur alami untuk berbagai produksi bahan sangatlah besar, terutama untuk campuran beton, sebab kapur alami memiliki hasil yang sangat baik dalam bereaksi dengan semen pada campuran beton.
 
Ifon menjelaskan produksi semen pozzoland composite cement (PPC) saat ini mencapai 2,8 miliar ton per tahun untuk produksi bahan baku beton, shingga menyumbang dua hingga enam persen dari keseluruhan emisi CO2 oleh manusia dan diprediksi akan terus meningkat. Dalam pembuatan beton, material pozzolanic menjadi campuran dari semen PPC.
 
Untuk mengurangi penggunaan PPC itulah, dia dan tiga rekannya yang tergabung di Tim PERFE-CT mengganti material pozzolanic dan menambahkan komposisinya menggunakan abu cangkang keong dan serbuk kapur alami.
 
"Selain mampu mengganti material pozzolanic, penggunaan material lokal ini juga dapat membantu perekonomian serta meminimalisir limbah yang tak ternilai," tuturnya.
 
Berkat ide inovasi yang murni dan asli tersebut, konsep yang di bawah bimbingan Ridho Bayuaji ST MT PhD ini mendapat tiga penghargaan sekaligus di ajang Kaohsiung International Invention and Design Expo (KIDE) 2018 di Taiwan, awal Desember lalu, antara lain Gold Medal 2018 Kaohsiung International Invention & Design Expo.
 
Selain itu Award of Excellence dari Toronto Canada International Society of Innovation & Advanced Skill, dan Excellent Gold Medal dari Highly Innovative Unique Foundation Kingdom of Saudi Arabia.
Berita Terkini
Kurangi Penggunaan Plastik yang Membahayakan Lingkungan
Kamis, 17 Januari 2019 14:00 Wib • unpi/infopublik
Psikolog Pendidikan di Indonesia Kehilangan Jiwa
Kamis, 17 Januari 2019 12:32 Wib • unpi/republika
BMKG: Indonesia Masuk Puncak Musim Hujan, Waspadai Bencana
Kamis, 17 Januari 2019 11:00 Wib • unpi/republika
Berita Populer
Provinsi Jawa Barat Raih Swasti Saba 2017
Rabu, 29 Nopember 2017 12:00 Wib • glg/infopublik
Perkembangan Teknologi Pengaruhi Tingkat Pengangguran
Jumat, 17 Februari 2017 09:21 Wib • glg/antara
Pro-Kontra Gerakan Anti Hoax
Rabu, 01 Februari 2017 14:42 Wib • glg/antara
Olahraga +
Sukses Asian Games tak Semata Perolehan Medali
unpi/antara • Jumat, 24 Agustus 2018 13:00 Wib
Sejarah Asian Games
unpi/asiangames2018 • Jumat, 24 Agustus 2018 10:00 Wib
Asian Games Jadi Momen Penting Perdamaian Korea
unpi/kominfo • Senin, 20 Agustus 2018 15:07 Wib
Politik dan Hukum +
KPK Buka Call Center 198
unpi/cnnindonesia • Senin, 20 Agustus 2018 14:20 Wib
Remaja 14 Tahun Calonkan Diri Jadi Gubernur AS
unpi/cnnindonesia • Senin, 20 Agustus 2018 15:00 Wib
Mahkamah Agung: Indonesia Kekurangan 4.000 Hakim
unpi/cnnindonesia • Senin, 20 Agustus 2018 10:20 Wib
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi +
Punya Beberapa Akun Media Sosial? Waspada Peningkatan Kecemasan Hingga Depresi
unpi/nationalgeographic • Senin, 20 Agustus 2018 13:22 Wib
21 Januari, Indonesia Diterangi Cahaya Supermoon
unpi/cnnindonesia • Senin, 20 Agustus 2018 12:20 Wib
Lima Daerah di Indonesia
unpi/antaranews • Senin, 20 Agustus 2018 09:05 Wib
Sosial +
Kurangi Penggunaan Plastik yang Membahayakan Lingkungan
unpi/infopublik • Senin, 20 Agustus 2018 14:00 Wib
BMKG: Indonesia Masuk Puncak Musim Hujan, Waspadai Bencana
unpi/republika • Senin, 20 Agustus 2018 11:00 Wib
Cara Bermain Saham Online Bagi Pemula
unpi/indonesia.go.id • Senin, 20 Agustus 2018 12:00 Wib
Pendidikan +
Psikolog Pendidikan di Indonesia Kehilangan Jiwa
unpi/republika • Senin, 20 Agustus 2018 12:32 Wib
Kampus Harus Berkoordinasi dengan Industri Soal Riset
unpi/republika • Senin, 20 Agustus 2018 10:05 Wib
Mendikbud Ubah Pola Penerimaan Peserta Didik Baru
unpi/jpp • Senin, 20 Agustus 2018 09:01 Wib

PROGRAM STUDI UNPI

Universitas Putra Indonesia, saat ini memiliki 4 fakultas

FAKULTAS EKONOMI
Menyiapkan sarjana di bidang manajemen yang mampu mengelola perusahaan dalam proses pemasaran, sumber daya manusia serta mampu menyelesaikan masalah perusahaan.
FAKULTAS TEKNIK
Menyiapkan sarjana dalam bidang teknik yang mampu menguasai dan menyelesaikan masalah dengan komputer dan berperan sebagai pembuat perangkat lunak komputer
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
Menyiapkan sarjana yang mampu mencari, mengolah, menulis dan menyampaikan berita secara efektif melalui media massa yang sesuai dengan kode etik jurnalistik
FAKULTAS SASTRA
Menyiapkan Sarjana dalam bidang Sastra Inggris yang mampu mengembangkan lembaga kerja yang menggunakan komunikasi lisan dan tulisan dalam Bahasa Inggris