UNPI • UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA
1 dari 5 Ponsel yang Dijual di Indonesia Barang Black Market
1 dari 5 Ponsel yang Dijual di Indonesia Barang Black Market
unpi/cnnindonesia • Kamis, 08 Nopember 2018 13:00 Wib
1 dari 5 Ponsel yang Dijual di Indonesia Barang Black Market
Sumber Foto : projectcoordinator.net
UNPI-CIANJUR.AC.ID - Ketua Asosiasi Industri Perangkat Telematika Indonesia (AIPTI) Ali Soebroto bahkan menyebut bahwa saat ini penjualan ponsel black market di Indonesia sudah mencapai tingkat 20 persen dari total penjualan perangkat pintar.
 
Ini berarti 1 dari 5 ponsel yang dijual merupakan ponsel selundupan. Namun, saat ditanya lebih lanjut, ia menolak untuk menyebut sumber dari klaimnya tersebut.
 
Berdasarkan data GfK, total ponsel yang terjual di Indonesia sepanjang 2017 sebanyak 1,46 miliar unit, menilik dari data tersebut, maka diperkirakan sekitar 292 juta unit adalah ponsel produk selundupan.
 
Selain itu, Ali menyebut penyelundupan ini dilakukan menggunakan kapal pribadi, sehingga pengiriman barang ilegal tersebut tidak diketahui oleh pemerintah. Menurut data yang keluarkan oleh Strategic Analytics pada Mei 2014, pasar ponsel selundupan di Indonesia akan terus mengalami kenaikan hingga 2020.
 
Secara nilai, pemerintah menyebut bahwa kerugian Indonesia akibat dari penjualan perangkat ponsel selundupan atau black market (BM) mencapai Rp1 triliun.
 
"Total kerugian negara akibat peredaran ponsel BM bisa mencapai Rp1 trilun per tahun," jelas Airlangga seperti dilansir CNNIndonesia.com.
 
Indonesia juga disebut akan menduduki urutan ketiga sebagai pasar ponsel selundupan terbesar dunia setelah India dan Pakistan. Berkaca pada data ini, Anggota DPR Komisi 11 Eva Kusuma Sundari menyatakan pentingnya sistem DIRBS (Device Identification, Registration, and Blocking System) yang akan dibuat oleh Kominfo.
 
"Kasus penjualan barang BM ini sudah menjadi modus dan harus disikapi dengan benar," ujarnya.
 
Ali menilai pengendalian perangkat ilegal menggunakan identifikasi IMEI ini akan terlihat lebih efektif dan praktis, dibandingkan dengan mengumpulkan seluruh data produksi dan penjualan melalui neraca.
"Memang pendekatan melalui teknis ini lebih efektif dan praktis, karena 'kan menggunakan teknologi. ide pengendalian IMEI ini Isebenarnya sudah lama, tetapi belum bisa (diaplikasikan), entah ada banyak hambatan," jelasnya.
Berita Terkini
Cianjur Rescue UNPI Juara 2 FIT COMPETITION USKW 2019
Sabtu, 23 Maret 2019 09:21 Wib • unpi
Bijaklah Menggunakan Fintech
Jumat, 22 Maret 2019 12:56 Wib • unpi/infopublik
Berita Populer
Provinsi Jawa Barat Raih Swasti Saba 2017
Rabu, 29 Nopember 2017 12:00 Wib • glg/infopublik
Pro-Kontra Gerakan Anti Hoax
Rabu, 01 Februari 2017 14:42 Wib • glg/antara
Olahraga +
Sukses Asian Games tak Semata Perolehan Medali
unpi/antara • Jumat, 24 Agustus 2018 13:00 Wib
Sejarah Asian Games
unpi/asiangames2018 • Jumat, 24 Agustus 2018 10:00 Wib
Asian Games Jadi Momen Penting Perdamaian Korea
unpi/kominfo • Senin, 20 Agustus 2018 15:07 Wib
Politik dan Hukum +
KPK Buka Call Center 198
unpi/cnnindonesia • Senin, 20 Agustus 2018 14:20 Wib
Remaja 14 Tahun Calonkan Diri Jadi Gubernur AS
unpi/cnnindonesia • Senin, 20 Agustus 2018 15:00 Wib
Mahkamah Agung: Indonesia Kekurangan 4.000 Hakim
unpi/cnnindonesia • Senin, 20 Agustus 2018 10:20 Wib
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi +
Cianjur Rescue UNPI Juara 2 FIT COMPETITION USKW 2019
unpi • Senin, 20 Agustus 2018 09:21 Wib
Microsoft Windows 7 Tamat Tahun Depan?
unpi/antaranews • Senin, 20 Agustus 2018 13:58 Wib
Kenapa Software Bajakan Sulit Diberantas
unpi/antaranews • Senin, 20 Agustus 2018 13:41 Wib
Sosial +
Bijaklah Menggunakan Fintech
unpi/infopublik • Senin, 20 Agustus 2018 12:56 Wib
Bangun Industri Skala Besar, Siapkan Lapangan Kerja untuk Generasi Muda
unpi/kemkominfo • Senin, 20 Agustus 2018 10:00 Wib
Sepanjang 2018, Kemkominfo Blokir 961.456 Akun
unpi/antaranews • Senin, 20 Agustus 2018 15:10 Wib
Pendidikan +
8,3 Juta Peserta Siap Ikuti UN , 91% Berbasis Komputer
unpi/jpp • Senin, 20 Agustus 2018 08:58 Wib
Perguruan Tinggi Berperan Dalam Pengembangan Arsip
unpi/antaranews • Senin, 20 Agustus 2018 11:09 Wib

PROGRAM STUDI UNPI

Universitas Putra Indonesia, saat ini memiliki 4 fakultas

FAKULTAS EKONOMI
Menyiapkan sarjana di bidang manajemen yang mampu mengelola perusahaan dalam proses pemasaran, sumber daya manusia serta mampu menyelesaikan masalah perusahaan.
FAKULTAS TEKNIK
Menyiapkan sarjana dalam bidang teknik yang mampu menguasai dan menyelesaikan masalah dengan komputer dan berperan sebagai pembuat perangkat lunak komputer
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
Menyiapkan sarjana yang mampu mencari, mengolah, menulis dan menyampaikan berita secara efektif melalui media massa yang sesuai dengan kode etik jurnalistik
FAKULTAS SASTRA
Menyiapkan Sarjana dalam bidang Sastra Inggris yang mampu mengembangkan lembaga kerja yang menggunakan komunikasi lisan dan tulisan dalam Bahasa Inggris