UNPI • UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA
Musuh Kita adalah Kemiskinan dan Ketidakadilan
Musuh Kita adalah Kemiskinan dan Ketidakadilan
unpi/republika • Jumat, 21 September 2018 12:52 Wib
Musuh Kita adalah Kemiskinan dan Ketidakadilan
Sumber Foto : tempo.co
UNPI-CIANJUR.AC.ID - Musuh Indonesia sejatinya bukanlah negara lain, melainkan kemiskinan dan ketidakadilan, menurut Mahfud MD yang menghadiri kuliah umum di Universitas Hasanudin (Unhas), Makassar, Sulawesi Selatan.
 
Mahfud menambahkan, "Musuh kita itu ketidakadilan. Saudara beli senjata F16 misalnya, mau berperang dengan siapa? Yang harus diperangi itu koruptor-koruptor yang merugikan negara ini. Sehingga, arah nasionalisme baru kita ke depan harus ada keadilan."
 
Indonesia bukanlah negara agama yang berdasarkan pada satu agama tertentu. Indonesia bukan negara sekuler karena agama-agama di Indonesia menjadi spirit kehidupan bernegara dan memengaruhi berdirinya negara Indonesia, kata Mahfud, dilansir republika.co.id.
 
Indonesia  adalah negara Pancasila. Di mana di dalamnya memiliki fungsi sebagai dasar negara, tegasnya.
 
Sebagai sasaran negara inilah Pancasila kemudian melahirkan hukum, undang-undang dasar, peraturan pemerintah, keputusan rektor, Perpres. "Itulah yang disebut Pancasila yang mempunyai fungsi sebagai dasar negara yang pemberlakuannya harus diikuti dan dipaksakan oleh negara," ujarnya.
 
Kini, sebagai dasar negara Pancasila menghadapi berbagai masalah dan rintangan yakni dari sisi pembentukan dan penegakan hukum. Dari sisi pembentukan hukum misalnya, di Indonesia masih terjadi jual beli pasal. Sedangkan pada sisi penegakan hukum, Indonesia masih lemah dan diwarnai tindak pidana korupsi.           
 
Mahfud kembali berujar bahwa Pancasila juga mempunyai fungsi lain. Fungsi lain yang dimaksudnya adalah sebagai cara pandang, cara berperilaku, pedoman etik, pemersatu yang tidak berbentuk hukum. Dan kini tambahnya, Pancasila pun menghadapi tantangan gerakan mengganti sistem. Seperti kesenjangan, intoleransi, radikalisme, hingga munculnya ide negara khilafah.
 
Oleh karena itu, menurutnya penegakan hukum menjadi sangat penting untuk memantapkan eksistensi Pancasila dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. "Saya bilang sama teman-teman, lebih dari 50 persen persoalan bangsa ini selesai dengan baik kalau hukum ditegakkan karena semua masalah itu ujungnya di hukum," katanya.
Berita Terkini
MPR Dorong Mahasiswa Bisa Ciptakan Lahan Usaha Baru
Kamis, 13 Desember 2018 16:30 Wib • unpi/okezone
Siswa Indonesia Pengguna Teknologi Tertinggi di Dunia
Kamis, 13 Desember 2018 14:30 Wib • unpi/okezone
Buruh di China akan Didenda jika Berjalan Kaki Kurang dari 180.000 Langkah
Kamis, 13 Desember 2018 13:42 Wib • Unpi/Chinadaily
Berita Populer
Provinsi Jawa Barat Raih Swasti Saba 2017
Rabu, 29 Nopember 2017 12:00 Wib • glg/infopublik
Perkembangan Teknologi Pengaruhi Tingkat Pengangguran
Jumat, 17 Februari 2017 09:21 Wib • glg/antara
Pro-Kontra Gerakan Anti Hoax
Rabu, 01 Februari 2017 14:42 Wib • glg/antara
Olahraga +
Sukses Asian Games tak Semata Perolehan Medali
unpi/antara • Jumat, 24 Agustus 2018 13:00 Wib
Sejarah Asian Games
unpi/asiangames2018 • Jumat, 24 Agustus 2018 10:00 Wib
Asian Games Jadi Momen Penting Perdamaian Korea
unpi/kominfo • Senin, 20 Agustus 2018 15:07 Wib
Politik dan Hukum +
Remaja 14 Tahun Calonkan Diri Jadi Gubernur AS
unpi/cnnindonesia • Senin, 20 Agustus 2018 15:00 Wib
Mahkamah Agung: Indonesia Kekurangan 4.000 Hakim
unpi/cnnindonesia • Senin, 20 Agustus 2018 10:20 Wib
KPU Cianjur Mencatat Angka Partisipasi Pilgub Jabar Meningkat
unpi/antara • Senin, 20 Agustus 2018 09:07 Wib
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi +
BSSN: Serangan Siber Terus Meningkat Jelang Pemilu
unpi/antaranews • Senin, 20 Agustus 2018 15:30 Wib
Memahami Permasalahan Gunung
unpi/cnnindonesia • Senin, 20 Agustus 2018 13:30 Wib
5 tahun lagi, Seluruh Desa di Jawa Barat jadi Desa Digital
unpi/antaranews • Senin, 20 Agustus 2018 14:31 Wib
Sosial +
Buruh di China akan Didenda jika Berjalan Kaki Kurang dari 180.000 Langkah
Unpi/Chinadaily • Senin, 20 Agustus 2018 13:42 Wib
9 November Ditetapkan sebagai Hari Wayang Nasional
unpi/kemkominfo • Senin, 20 Agustus 2018 10:56 Wib
Indonesia Miliki 1.734 Desa Wisata
unpi/infopublik • Senin, 20 Agustus 2018 10:00 Wib
Pendidikan +
MPR Dorong Mahasiswa Bisa Ciptakan Lahan Usaha Baru
unpi/okezone • Senin, 20 Agustus 2018 16:30 Wib
Siswa Indonesia Pengguna Teknologi Tertinggi di Dunia
unpi/okezone • Senin, 20 Agustus 2018 14:30 Wib
Profesi Akuntan Harus Beradaptasi Dengan Revolusi Industri 4.0
unpi/kemristekdikti • Senin, 20 Agustus 2018 12:30 Wib

PROGRAM STUDI UNPI

Universitas Putra Indonesia, saat ini memiliki 4 fakultas

FAKULTAS EKONOMI
Menyiapkan sarjana di bidang manajemen yang mampu mengelola perusahaan dalam proses pemasaran, sumber daya manusia serta mampu menyelesaikan masalah perusahaan.
FAKULTAS TEKNIK
Menyiapkan sarjana dalam bidang teknik yang mampu menguasai dan menyelesaikan masalah dengan komputer dan berperan sebagai pembuat perangkat lunak komputer
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
Menyiapkan sarjana yang mampu mencari, mengolah, menulis dan menyampaikan berita secara efektif melalui media massa yang sesuai dengan kode etik jurnalistik
FAKULTAS SASTRA
Menyiapkan Sarjana dalam bidang Sastra Inggris yang mampu mengembangkan lembaga kerja yang menggunakan komunikasi lisan dan tulisan dalam Bahasa Inggris